Preview openSUSE 11.1 Part 2 : Gnome Desktop
openSUSE dikenal sebagai distro Linux yang memiliki tampilan indah dan sudah dipoles secara khusus sehingga meski menggunakan desktop environment yang sama, desktop openSUSE memiliki ciri khas tersendiri. Tradisi ini dilanjutkan pada peluncuran openSUSE 11.1 dengan polesan khusus pada Gnome Desktop.
openSUSE 11.1 akan menyertakan Gnome Desktop versi terakhir saat ini, yaitu versi 2.24. Kehadiran pendiri proyek Gnome, Miguel de Icaza dan salah satu tokoh Gnome Federico Mena Quentero di openSUSE merupakan salah satu alasan mengapa Gnome desktop di openSUSE memiliki beberapa improvement khusus dan khas openSUSE.
Yang Baru di GNOME 2.24
Gnome versi 2.24 akan membawa beberapa perbaikan yang signifikan yang akan semakin memudahkan penggunaan openSUSE meski bagi pemula sekalipun. Sebagai contoh adalah penambahan feature kecil dalam bentuk tab browsing, yang sudah lama diaplikasikan di lingkungan KDE dengan Konqueror namun baru saat ini diapliksikan pada Nautilus.
Media Berkomunikasi : Email, Chat dan Telepon
Gnome Desktop pada openSUSE 11.1 menyertakan beberapa aplikasi terkini untuk berkomunikasi, diantaranya adalah Evolution, Pidgin, dan Ekiga. Versi terbaru dari Evolution misalnya, memuat beberapa fungsi tambahan yang menyenangkan bagi penguna email dan aplikasi online milik Google.
Kini Evolution bisa menyimpan suatu email sebagai sebuah template. Ingin mengirim email yang simple dan standar untuk dikirimkan pada beberapa alamat email yang bertanya mengenai hal yang sama ? atau ingin mengirim email yang sama pada tiap klien baru ? Feature terbaru dari Evolution ini akan membantu mempermudah kesemua tujuan itu.
Terbiasa menggunakan GMail namun tidak ingin kehilangan aspek keamanan data dan kecepatan sebuah aplikasi desktop ? Kini Address Book Evolution bisa disinkronisasikan dengan Google Contacts, yang berarti bahwa kita memiliki berbagai fungsi Gmail : Akses Gmail melalui IMAP, Google Calendar yang bisa disinkronisasi dengan Evolution Calendar, dan terakhir adalah sinkronisasi alamat email yang terdapat pada address book.
Jika kamu pengguna aplikasi instant messaging seperti Yahoo Messenger, kehadiran Pidgin versi terbaru akan memastikan penggunaannya tetap nyaman dipakai. Tidak hanya Yahoo Messenger, Pidgin juga memiliki kemampuan protokol yang beragam yang memudahkannya melakukan koneksi dengan aplikasi instant messaging lainnya.
Pidgin dapat dihubungkan dengan beberapa aplikasi instant messaging seperti Yahoo Messenger, AIM, MSN/Windows Live, dan MySpace Chat. Pidgin juga dapat berfungsi sebagai aplikasi untuk IRC channel.
Jika Pidgin belum dapat memenuhi keinginan karena belum bisa digunakan untuk telepon, silakam gunakan Ekiga, aplikasi telepon internet.
dengan Ekiga, sebuah mikrofon atau webcam dan account SIP (yang semuanya disetup saat awal menggunakan Ekiga), berbicara dengan teman, sanak famili dan kerabata bisa lebih mudah dan murah.
Entertainment dan Multimedia
Tidak hanya untuk bekerja, Gnome Desktop pada openSUSE 11.1 juga menyertakan berbagai aplikasi multimedia dan hiburan, mulai dari Banshee music player hingga Brasero, aplikasi DVD dan CD burning yang akan memudahkan pembuatan video dari komputer ke DVD. Selain keduanya, ada juga F-Spot untuk mengatur koleksi foto-foto dan gambar.
Banshee Media Player didedikasikan sebagai aplikasi multimedia yang tangguh namun tetap mudah digunakan. Banshee dapat digunakan untuk memutar musik dari sistem operasi lain, dari koleksi CD atau dari MP3 player dan secara otomatis melakukan proses katalog dan menampilkan cover untuk masing-masing koleksi. Banshee juga mendukung video playback untuk memutar koleksi dvd dalam bentuk video.
selain dapat secara otomatis melakukan kompilasi album, Banshee juga menyertakan perbaikan pada tampilan album yang sedang diputar. Selain tampilan cover album, Banshee juga menyertakan informasi lagu sehingga penggunaannya menjadi jauh lebih mudah.
Banshee juga mendukung Internet Radio. Di Indonesia mungkin belum ada atau belum terlalu banyak stasiu radio internet namun tersedianya feature ini memberikan tambahan kemampuan bagi Banshee, apalagi Bansheet juga menyertakan cukup banyak alamat stasiun radio internet secara default.
Koleksi foto dapat dengan mudah ditangani dengan F-Spot. Dengan F-Spot, kita dapat melakukan browsing dan pencarian foto berdasarkan tanggal atau tag. Kita juga mudah melakukan beberapa perbaikan kualitas dan modifikasi foto. Kita bahkan dapat melakukan ekspor koleksi foto ke koleksi kita di Internet seperti Flickr, Picasa, atau SmugMug dan Facebook (ke Facebook memerlukan extension tertentu)
F-Spot bahkan mampu mendeteksi foto yang sama agar tidak terjadi koleksi duplikat. Deteksi ini bukan hanya dilakukan pada saat menyimpan sebuah foto namun juga bisa dilakukan dengan sebuah klik pada mouse yang akan memerintahkan F-Spot melakukan analisa foto duplikat.
Jika KDE memiliki K3B untuk melakukan proses burning, Gnome kini menyertakan Brasero.
Brasero dapat digunakan untuk menyimpan video ke DVD untuk kemudian distel di TV, menyimpan lagu untuk nantinya distel di CD player hingga burning file ISO seperti halnya K3B dan Nero.
Selain ketiga aplikasi diatas, openSUSE 11.1 juga menyertakan Cheese. Cheese adalah aplikasi webcam yang dapat digunakan untuk mengambil gambar atau video kita.
Dengan Cheese, kamu dapat menambahkan berbagai efek spesial ke gambar dan video dan dapat membuat video lucu untuk nantinya dikirim ke Youtube. Kita juga dapat membuat berbagai efek gambar untuk menciptakan koleksi gambar yang unik.
Improvement pada Konfigurasi Sistem
openSUSE 11.1 menambahkan beberapa improvement pada administrasi dan konfigurasi desktop, termasuk integrasi YAST dengan Gnome dan kemudahan setting koneksi data 3G.
Improvement pada Integrasi YaST
Integrasi YAST pada Gnome yang dimulai sejak versi 11.0 semakin baik di openSUSE 11.1. Kini ada tambahan keterangan singkat pada setiap modul YAST yang disertai link untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut
Koneksi 3G dan Broadband
Tidak hanya Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex yang memiliki kemampuan ini. Karena sama-sama menggunakan Gnome, baik Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex maupun openSUSE 11.1 Gnome Desktop memiliki kemampuan yang mempermudah koneksi 3G atau HSDPA. Kemampuan ini membuat koneksi data 3G dan HSPDA semudah koneksi menggunakan WIFI ke hotspot.
Dukungan Multi-monitor
Membutuhkan multi monitor untuk aplikasi desain grafis atau aplikasi tertentu ? Ada applet dan konigurasi otomatis yang disertakan yang akan memudahkan dukungan multi monitor ini.
Tampilan Login Baru
openSUSE 11.1 menyertakan perubahan yang cukup signifikan pada halaman login GNOME. Tidak perlu mengingat nama user kaena kita bisa memilih nama yang ada. Background juga akan otomatis menyesuaikan diri dengan waktu. Jika waktunya malam, background akan gelap dan jika siang, background akan terang.
Release Party
Ingin bertemu dengan para pengguna openSUSE, mendapatkan CD dan DVD serta berbincang mengenai feature terbaru, strategi implementasi dan pengalaman menggunakan openSUSE ? Silakan meluncur ke pengumuman mengenai release party openSUSE 11.1.
Popularity: 58% [?]






Wah mantap habis, keren
[...] Continue Reading “Preview openSUSE 11.1 Part 2 : Gnome Desktop” Posted by Masim “Vavai” Sugianto on Dec 17th, 2008 and is filed under Linux. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site. [...]
Sip bos… hebat.
wach pake gnome cantik juga yach….bagaimana tampilan yang KDE-nya. Apakah ada hal baru?
Besok yang download pertama bagi ke kita2 ya….
Kalau gak bisa mungkin aku install kayak pas openSuSE 11, lewat internet
@Ikbal, KDE besok dipreview
@Olme, kalau yang KDE 4 LiveCD saya sudah ada
BTW, datang ke Kopdar dong, mudah-mudahan sudah ada dvd-nya.
sepertinya saya masih lebih tertarik ama kdenya, besok semoga internet disini lancar soalnya pingin download suse 11.1 yang udah saya tunggu sejak lama
maklum udah lama ngak pake suse, suse yang terkhir saya pake suse 9.0 sekitar tahun 2003 itupun bajakan, heheh sekarang 2008 opensuse udah benar benar gratis.
Udah keluar belon ya mas?
koq udah di cari2 belum ada yang menyediakannya??
@Doli A H,
Tanggal 18 waktu Jerman mas. Kita kecepetan 7 jam terhadap GMT
Terima kasih review nya pak.
Dari dulu pingin migrasi ke Linux, tapi kenapa ya koq masih ragu2 ?
[...] Gnome Desktop [...]
[...] openSUSE 11.1 : Gnome Desktop [...]
Preview nya bagus sekali.
Jadi tertarik untuk migrasi.. Hehe..
Keliatannya mudah ya ngegunainnya untuk novice user…?
@Kramero,
Kalau nggak mudah digunakan, user dikantor saya yang kebanyakan veteran Windows pasti sudah pada kabur
Mudah kok boss. Kalau ada kesulitan bisa gabung di komunitas.
akhirnya… keinstal juga. setelah pake liveUSB gak bisa, trus beli CD-R, gak bisa delete partisi linux mint yang lama(akhirnya pake g-parted liveUSB), akhirnya terbayar sudah… hehehe
untuk g-nome sih sejauh ini masih biasa ajah… yang tab nautilus bukannya udah lama ada ya???
oh iya, kalo di distro lain gw harus install ndiswrapper dan lain-lain, buat pengguna atheros AR5007EG di opensuse triple one langsung kedetect…
cahyo openSUSE…
mas mo nanya nih saya dah install opensuse 11.1 kde dan saya ada masalah nih dengan kde sebelumnya kan saya biasa pake ubuntu nih, masalah nya ada di bluetooth kok gak ke detek mas beda dengan ubuntu yg kalo saya on kan blututnya dah ada icon yg timbul menandakan si blututnya itu aktif.
mohon bantuannya mas
gimana ya cara nya setting LTSP pakai opensuse,saya dikantor pake fodora…coba sih buat tutorial nya
[...] Gnome Desktop [...]
Mas Vai, saya dah coba pake openSUSE 11.1 GNOME. tapi karena Compiz fusion yang saya pake sering error, saya balik lagi ke 11.0.
Ada yang mau ditanyain nih, kenapa ya aplikasi Cheese-nya nggak mau jalan? gambarnya kayak TV habis siaran, kayak pelangi. Mohon penjelasan… Trims…