<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Vavai &#187; Tabungan Mapan</title>
	<atom:link href="http://vavai.com/blog/v2/tag/tabungan-mapan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://vavai.com/blog/v2</link>
	<description>Serendipity of Life</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Jan 2011 00:13:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Rekening Bank</title>
		<link>http://vavai.com/blog/v2/2009/08/13/rekening-bank/</link>
		<comments>http://vavai.com/blog/v2/2009/08/13/rekening-bank/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 09:19:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vavai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Bank]]></category>
		<category><![CDATA[planet-terasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tabungan Mapan]]></category>
		<category><![CDATA[Tabungan Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vavai.com/blog/v2/?p=912</guid>
		<description><![CDATA[Saya sering ditanya, &#8220;Vai, berapa rekening bank yang kamu miliki ?&#8221; yang saya jawab, &#8220;Ya lumayan, ada sekitar 5 rekening dibank yang berbeda&#8221;. Biasanya si penanya berasumsi, &#8220;Wah, banyak uangnya dong&#8230;&#8221; padahal dari semua rekening itu saldo-nya tidak cukup untuk melakukan penarikan, hehehe&#8230; Saya yakin ada banyak rekan lain yang punya rekening bank lebih dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/08/bank.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-913" style="margin: 5px;" title="bank" src="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/08/bank.gif" alt="bank" width="150" height="125" /></a>Saya sering ditanya, &#8220;Vai, berapa rekening bank yang kamu miliki ?&#8221; yang saya jawab, &#8220;Ya lumayan, ada sekitar 5 rekening dibank yang berbeda&#8221;. Biasanya si penanya berasumsi, &#8220;Wah, banyak uangnya dong&#8230;&#8221; padahal dari semua rekening itu saldo-nya tidak cukup untuk melakukan penarikan, hehehe&#8230;</p>
<p>Saya yakin ada banyak rekan lain yang punya rekening bank lebih dari 5 atas berbagai pertimbangan. Saya pribadi memiliki 5 rekening itu bukan karena niat melainkan karena tidak ada pilihan. Rekening bank Permata misalnya, saya miliki karena kantor saya bekerja sewaktu di Cikarang melakukan transfer gaji ke Bank Permata. Rekening bank BNI saya miliki karena saya berniat naik haji (hehehe, bercanda kok). Saya lupa ini rekening buat keperluan apa.</p>
<p>Rekening utama memang ada di bank BCA tapi rekening ini ibarat tempat persinggahan karena begitu masuk uangnya langsung terbagi kemana-mana untuk berbagai keperluan. Salah satu feature utama yang membuat saya bertahan meski kalau antri bisa bikin senewen adalah karena feature Internet Bankingnya yang bisa diakses dengan mudah menggunakan sistem Linux. AFAIK, Internet Banking Bank Permata dulu sulit diakses menggunakan Firefox dan harus menggunakan Internet Explorer. Tidak tahu bagaimana kabarnya sekarang.</p>
<p>Rekening favorit saya adalah Bank Muamalat. Selain karena ini bank syariah, Bank Muamalat juga memiliki jumlah mesin ATM terbanyak dibanding Bank lain. Mengapa ? Karena ATM Bank Muamalat bisa digunakan di ATM BCA, ATM Muamalat dan ATM Bersama dengan dikenakan biaya administrasi yang rendah.</p>
<p>Rekening terakhir yang saya miliki adalah rekening Bank Niaga. Rekening ini saya miliki karena saya membuka tabungan mapan dan tabungan pendidikan untuk Zeze Vavai. Internet Banking Bank Niaga juga mudah diakses menggunakan Firefox dan sistem Linux. Selain itu, saya jarang antri lama jika satu waktu berurusan dengan Bank Niaga di kantor cabang Kelapa Gading.</p>
<p>Meski jarang ada saldonya <img src='http://vavai.com/blog/v2/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  , beberapa rekening bank ini memudahkan saya jika melakukan transaksi antar bank. BCA adalah opsi utama sedangkan rekening bank Muamalat biasanya saya gunakan jika menerima transfer dari rekening group Bank ATM bersama seperti Mandiri, BNI, Danamon dan lainnya.</p>
<p>Bagaimana dengan anda ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vavai.com/blog/v2/2009/08/13/rekening-bank/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Membiayai Tabungan Pendidikan &amp; Tabungan Mapan</title>
		<link>http://vavai.com/blog/v2/2009/03/24/tips-membiayai-tabungan-pendidikan-tabungan-mapan/</link>
		<comments>http://vavai.com/blog/v2/2009/03/24/tips-membiayai-tabungan-pendidikan-tabungan-mapan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2009 00:28:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vavai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Resensi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[planet-terasi]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Tabungan Mapan]]></category>
		<category><![CDATA[Tabungan Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vavai.com/blog/v2/?p=527</guid>
		<description><![CDATA[Bagi rekan-rekan yang belum membaca artikel tentang tabungan pendidikan dan tabungan mapan, silakan merujuk ke artikel bagian 1, bagian 2 dan bagian 3. Semua orang tahu bahwa tabungan merupakan sesuatu yang penting sebagai antisipasi keadaan yang tidak diinginkan, namun masalahnya, bagaimana menutup biaya atau setoran untuk tabungan jika pendapatan kita selama ini hanya habis untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi rekan-rekan yang belum membaca artikel tentang tabungan pendidikan dan tabungan mapan, silakan merujuk ke artikel <a href="http://vavai.com/blog/v2/2009/03/20/tabungan-pendidikan-dan-tabungan-mapan/">bagian 1</a>, <a href="http://vavai.com/blog/v2/2009/03/21/tabungan-pendidikan-dan-tabungan-mapan-part-2/">bagian 2</a> dan <a href="http://vavai.com/blog/v2/2009/03/23/tabungan-pendidikan-dan-tabungan-mapan-part-3/">bagian 3</a>.</p>
<p><a href="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/03/money-online.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-530" style="margin: 5px;" title="money-online" src="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/03/money-online.jpg" alt="money-online" width="250" height="233" /></a>Semua orang tahu bahwa tabungan merupakan sesuatu yang penting sebagai antisipasi keadaan yang tidak diinginkan, namun masalahnya, bagaimana menutup biaya atau setoran untuk tabungan jika pendapatan kita selama ini hanya habis untuk keperluan belanja bulanan ? Apakah kita harus berhenti makan sekian hari untuk memenuhinya ? <img src='http://vavai.com/blog/v2/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Menyisihkan sebagian dana merupakan cara yang lebih baik namun bagaimana jika tak ada lagi dana yang bisa disisihkan. Alih-alih menabung sebagai bagian dari manajemen resiko, kita malah terkena resiko yang tidak diinginkan karena dana yang kita siapkan untuk keperluan hidup harus dibagi lagi untuk keperluan tabungan.</p>
<p>Ada cara yang lebih elegan untuk itu tanpa harus mengganggu pendapatan rutin bulanan yaitu dengan meningkatkan pendapatan. Caranya bisa dengan bermacam upaya, baik yang memerlukan modal atau tidak tapi saya akan menitik beratkan pada upaya yang sudah saya lakukan karena cara ini semestinya bisa dilakukan oleh setiap blogger, hanya saja cara ini memerlukan kerja keras yang berbeda antar blogger.</p>
<p>Cara yang lebih elegan dan sudah saya praktekkan adalah dengan cara mencari pendapatan secara online, dalam hal ini mengikuti paid review dan menempatkan link berbayar.</p>
<p>Mungkin ada yang langsung ilfil begitu mengetahui cara ini, padahal jika dikelola dengan baik, kita tidak perlu ilfil seperti itu.</p>
<p><a href="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/03/online-earning.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-531" title="online-earning" src="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/03/online-earning.jpg" alt="online-earning" width="297" height="232" /></a>Pertama, paid review yang selama ini saya lakukan (ada di reviewme) bisa saya kelola tanpa harus kehilangan esensi tulisan sebagai sumber informasi. Kedua, keikut sertaan saya pada program paid review yang umumnya menggunakan bahasa Inggris adalah sebagai bagian saya belajar berbahasa <img src='http://vavai.com/blog/v2/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' />  . Ketiga, kita bisa memilih untuk menerima atau menolak review yang kita inginkan.</p>
<p>Nilai pembayarannya memang relatif kecil (tergantung ranking blog kita) namun secara umum saya menikmatinya karena paid review ini menyumbang cukup besar meski saya baru 2 bulan ikutan (ikutnya sih sudah lama tapi selama ini saya cuekin <img src='http://vavai.com/blog/v2/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  ).</p>
<p>Saya menikmati kegiatan menulis ini karena tulisan saya memang diarahkan sebagai artikel feature, dalam arti saya memilah mana artikel yang bisa saya kelola dan saya sesuaikan dengan kegiatan yang saya lakukan. Sebagai contoh, salah satu review yang saya lakukan adalah tentang hosting yang memiliki relasi dengan kegiatan ngeblog yang saya lakukan dan tentang kostum ulang tahun untuk anak-anak yang ada kaitannya dengan rencana ulang tahun Zeze Vavai 26 Maret 2009 ini.</p>
<p>Yang kedua adalah menempatkan link berbayar. Pilihannya beragam. Yang saya ikuti antara lain dari Text Link Ads (TLA), Backlinks, Intellilinks dan Infolinks.</p>
<p>Syaratnya memang bervariasi, ada yang memperbolehkan blog berbahasa Indonesia dan ada yang minta blog berbahasa Inggris. Meski demikian, jika kita memiliki blog dengan PageRank yang cukup lumayan (minimal 4) dan memiliki pengunjung tetap yang cukup lumayan, umumnya sebagian besar layanan menerima kita.</p>
<p>Untuk mendaftar juga tidak terlalu sulit. Jika anda pengguna blog berbasis WordPress, tersedia plugin yang bisa langsung diaktifkan kok. Untuk register TLA, silakan gunakan link berikut (link ini menggunakan referal saya, silakan gunakan <a href="http://text-link-ads.com">link ini</a> jika tidak mau menggunakan referal dan ingin submit langsung)</p>
<p><script type="text/javascript"><!--
/* <! [CDATA[ */
function affiliateLink(str){ str = unescape(str); var r = ''; for(var i = 0; i < str.length; i++) r += String.fromCharCode(9^str.charCodeAt(i)); document.write(r); }
affiliateLink('5h%29a%7Blo4+a%7D%7Dy3%26%26%7E%7E%7E%27%60ge%60gbz%27jfd%266%7Blo4%3E9%3F98+7Be%60b%29m%60z%60g%60%29%7Cg%7D%7Cb%29Kl%7Bnhk%7Cgn%29mlgnhg%29%5DEH%29@ge%60gbz5%26h7');
/* 
 */
//  &gt;
// --></script></p>
<p>Mekanisme kerja TLA adalah mendeteksi entry/posting artikel kita menggunakan plugin yang sudah terinstall, kemudian mengambil keyword-keyword tertentu. Jika keyword yang diambil dari blog kita ada peminatnya, TLA secara otomatis menempatkan hyperlink untuk keyword tersebut. Simple tanpa campur tangan kita.</p>
<p>Backlinks, Infolinks dan Intellilinks cara kerjanya mirip dengan TLA. Kita memasang link advertiser dan kita menerima pembayaran untuk hitungan bulanan.</p>
<p>Ingat bahwa kita punya hak untuk menerima atau menolak link yang diberikan jadi kita akan diberikan konfirmasi (sesuai setting yang kita pilih) jika ada peminat terhadap link yang kita sediakan. Beware, ada kabar bahwa Google tidak menyukai link berbayar dan akan melakukan penalti penurunan PageRank, meski hal ini tidak terjadi pada blog yang saya miliki.</p>
<p>Pembayaran dari Link berbayar dan Paid Review ini lebih dari cukup menutup Tabungan Pendidikan dan Tabungan mapan yang saya ambil meski tidak berlebihan amat. Minimal saya bisa mengurangi defisit anggaran melalui side effect dari kegiatan yang merupakan hobby saya yaitu menjadi seorang Blogger.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vavai.com/blog/v2/2009/03/24/tips-membiayai-tabungan-pendidikan-tabungan-mapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tabungan Pendidikan dan Tabungan Mapan Part 3</title>
		<link>http://vavai.com/blog/v2/2009/03/23/tabungan-pendidikan-dan-tabungan-mapan-part-3/</link>
		<comments>http://vavai.com/blog/v2/2009/03/23/tabungan-pendidikan-dan-tabungan-mapan-part-3/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2009 11:39:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vavai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Resensi]]></category>
		<category><![CDATA[planet-terasi]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Tabungan Mapan]]></category>
		<category><![CDATA[Tabungan Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vavai.com/blog/v2/?p=520</guid>
		<description><![CDATA[Setelah berbicara mengenai tabungan pendidikan pada 2 artikel sebelumnya, sekarang giliran Tabungan Mapan. Tabungan Mapan prinsipnya adalah tabungan hari tua. Tabungan Mapan ini merupakan istilah dari Bank Niaga untuk jenis tabungan yang mereka sediakan yang setorannya dilakukan secara rutin langsung dalam bentuk debet rekening tabungan yang kita tunjuk. Singkatnya, kita memilih untuk dipaksa menabung. Silakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/03/alam-yang-damai.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-525" title="alam-yang-damai" src="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/03/alam-yang-damai.jpg" alt="alam-yang-damai" width="500" height="375" /></a></p>
<p>Setelah berbicara mengenai tabungan pendidikan pada 2 artikel sebelumnya, sekarang giliran Tabungan Mapan.</p>
<p>Tabungan Mapan prinsipnya adalah tabungan hari tua. Tabungan Mapan ini merupakan istilah dari Bank Niaga untuk jenis tabungan yang mereka sediakan yang setorannya dilakukan secara rutin langsung dalam bentuk debet rekening tabungan yang kita tunjuk. Singkatnya, kita memilih untuk dipaksa menabung. Silakan <a href="http://www.cimbniaga.com/index.asp?lang=1&amp;chl=1&amp;idm=1&amp;idsm=37&amp;id=55&amp;idsc=38&amp;preview=0">klik disini</a> untuk penjelasan secara detail.</p>
<p>Ada banyak pilihan jumlah besaran setoran rutin tiap bulan dan jangka waktu yang bisa diambil. Minimal jumlah setoran adalah sebesar Rp. 100 ribu per bulan. Kita bisa memilih tanggal pendebetan sesuai keinginan kita, misalnya disesuaikan dengan tanggal gajian atau beberapa hari setelahnya.</p>
<p>Kita juga bisa menentukan jangka waktu yang diinginkan, misalnya saya mengambil pilihan jangka waktu 20 tahun dengan estimasi pada waktu itu usia saya mencapai 50 tahun.</p>
<p>Satu hal yang perlu diperhatikan dari tabungan mapan ini adalah bunga yang rendah (berkisar antara 5-10% per tahun) dan dimasa-masa awal tabungan ini tidak bisa diambil kecuali dikenakan penalti.</p>
<p>Sesuai dengan namanya, tabungan ini diperuntukkan bagi simpanan jangka panjang. Bagi PNS yang memiliki hak pensiun mungkin tabungan ini kurang bermanfat namun bagi pegawai swasta yang tidak memiliki hak pensiun dan perusahaannya tidak memiliki fasilitas Jaminan Hari Tua (JHT), tabungan mapan ini sebaiknya diambil agar bisa menjadi dana cadangan MPP (Masa Persiapan Pensiun).</p>
<p>Seperti halnya tabungan pendidikan, tabungan mapan juga disertai fasilitas asuransi jiwa. Tabungan Mapan di Bank Niaga melakukan cover asuransi mulai tahun ketiga kita menjadi nasabah. Jika kita menjadi nasabah, kita akan menerima sertifikat atau piagam yang menjadi bukti keikutsertaan kita.</p>
<p>Satu hal yang saya tekankan adalah bahwa apa-apa yang kita lakukan adalah bagian dari rencana antisipasi. Saya tentu saja tidak tahu apa yang akan terjadi dimasa mendatang. Pilihan saya jatuh pada Bank Niaga adalah atas pertimbangan bahwa bank ini cukup sehat dengan layanan yang cukup baik. Mohon sesuaikan dengan pengalaman anda sendiri karena saya sendiri bukan mengendorse satu layanan bank tertentu. (Ini bukan paid review lha ya, <img src='http://vavai.com/blog/v2/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' />  )</p>
<p>Pada artikel selanjutnya, saya akan membahas tips menutup biaya tabungan pendidikan dan tabungan mapan agar tidak terlalu memberatkan keuangan yang sudah dipersiapkan untuk keperluan hidup bulanan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vavai.com/blog/v2/2009/03/23/tabungan-pendidikan-dan-tabungan-mapan-part-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

