<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Vavai &#187; Linux</title>
	<atom:link href="http://vavai.com/blog/v2/tag/linux/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://vavai.com/blog/v2</link>
	<description>Serendipity of Life</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Jan 2011 00:13:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Blog ini Pindah ke Domain Utama</title>
		<link>http://vavai.com/blog/v2/2010/01/24/blog-ini-pindah-ke-domain-utama/</link>
		<comments>http://vavai.com/blog/v2/2010/01/24/blog-ini-pindah-ke-domain-utama/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 07:29:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vavai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[opensuse]]></category>
		<category><![CDATA[planet-terasi]]></category>
		<category><![CDATA[Virtualisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vavai.com/blog/v2/?p=1403</guid>
		<description><![CDATA[Setelah berpikir dan mempertimbangkan beberapa keuntungan dan kerugian, saya memutuskan untuk memindahkan blog utama ini ke blog yang baru menggunakan domain utama http://www.vavai.com. Alasan utama dan pertimbangannya saya tuliskan disini. Alasan lain dan target awal dari pemindahan ini saya tuliskan disini. Mudah-mudahan pemindahan ini bisa bermanfaat secara penuh bagi para pengunjung blog saya dan bagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://vavai.com"><img class="alignnone size-full wp-image-1405" title="vavaidotcom" src="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2010/01/vavaidotcom1.jpeg" alt="" width="480" height="279" /></a></p>
<p>Setelah berpikir dan mempertimbangkan beberapa keuntungan dan kerugian, saya memutuskan untuk memindahkan blog utama ini ke blog yang baru menggunakan domain utama <a href="http://www.vavai.com">http://www.vavai.com</a>.</p>
<p>Alasan utama dan pertimbangannya saya tuliskan <a href="http://vavai.com/2010/01/23/konsolidasi-website-pribadi/">disini</a>. Alasan lain dan target awal dari pemindahan ini saya tuliskan <a href="http://vavai.com/2010/01/22/meningkatkan-performance-blog/">disini</a>. Mudah-mudahan pemindahan ini bisa bermanfaat secara penuh bagi para pengunjung blog saya dan bagi saya pribadi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vavai.com/blog/v2/2010/01/24/blog-ini-pindah-ke-domain-utama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memindahkan Server Linux Fisik Menjadi Server Virtual</title>
		<link>http://vavai.com/blog/v2/2010/01/03/memindahkan-server-linux-fisik-menjadi-server-virtual/</link>
		<comments>http://vavai.com/blog/v2/2010/01/03/memindahkan-server-linux-fisik-menjadi-server-virtual/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 06:51:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vavai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[opensuse]]></category>
		<category><![CDATA[planet-terasi]]></category>
		<category><![CDATA[Virtualisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vavai.com/blog/v2/?p=1311</guid>
		<description><![CDATA[1 pekan menjelang akhir tahun 2009 saya mendapat telepon dari salah satu klien di daerah Jakarta. Pesannya singkat, servernya mengalami problem, ada service yang tidak berjalan sebagai mana mestinya (service Samba PDC+OpenLDAP). Setelah masalah bisa diatasi, ia menanyakan apakah mungkin jika server fisiknya dipindah menjadi server virtual sehingga ia lebih mudah mengelolanya, terutama jika ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2010/01/moving-physical-into-virtual-1.jpeg"><img class="alignnone size-full wp-image-1313" title="CloneZilla Start Up Menu" src="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2010/01/moving-physical-into-virtual-1.jpeg" alt="CloneZilla Start Up Menu" width="446" height="335" /></a></p>
<p>1 pekan menjelang akhir tahun 2009 saya mendapat telepon dari salah satu klien di daerah Jakarta. Pesannya singkat, servernya mengalami problem, ada service yang tidak berjalan sebagai mana mestinya (service Samba PDC+OpenLDAP).</p>
<p>Setelah masalah bisa diatasi, ia menanyakan apakah mungkin jika server fisiknya dipindah menjadi server virtual sehingga ia lebih mudah mengelolanya, terutama jika ia ingin melakukan proses backup &amp; restore sistem secara mudah.</p>
<p>Baca-baca literatur, model pemindahan ini biasa dikena dengan istilah P2V, alias Physical To Virtual. Prosesnya bisa menggunakan VMWare Converter yang gratis untuk digunakan (versi enterprise memiliki lisensi komersil tapi versi open source juga cukup kapabel). Awalnya saya berencana menggunakan VMWare Converter ini namun karena saya tidak memiliki VMWare ESX atau VMWare server untuk menampung hasil transfer, saya akhirnya memilih cara manual menggunakan distro Linux CloneZilla dengan bantuan VMWare Workstation.</p>
<p>Caranya adalah sebagai berikut :</p>
<p><strong>Transfer Harddisk Fisik ke Bentuk Image</strong></p>
<ol>
<li>Siapkan harddisk yang akan dijadikan penampung image sistem hasil transfer CloneZilla. Karena harddisk fisik berkapasitas 250 GB, saya mempersiapkan harddisk penampung sebesar 500 GB, meski nyatanya space yang dibutuhkan tidak sebesar itu.</li>
<li>Download <a href="http://clonezilla.org/">CloneZilla LiveCD</a>. Burn menggunakan CD burner.</li>
<li>Hidupkan server dengan posisi CloneZilla LiveCD sebagai prioritas utama karena kita akan berjalan menggunakan LiveCD CloneZilla</li>
<li>Setelah booting, pilih menu <strong>Device-Image Work with disk or Partitions using Images </strong>karena kita akan menyimpan duplikat harddisk menjadi image untuk disimpan di harddisk kedua</li>
<li>Kita bisa memilih harddisk kedua sebagai lokasi penyimpanan. Anyway, kita juga bisa menyimpan image ke network share, apakah melalui Samba atau NFS ataupun SSH</li>
<li>Setelah proses transfer selesai, simpan file image ke lokasi tertentu</li>
</ol>
<p><strong>Konversi Image Menjadi Harddisk Virtual</strong></p>
<ol>
<li>Buat virtual machine menggunakan model virtual yang diinginkan. Saya menggunakan VMWare Workstation karena imagenya saya simpan di harddisk fisik. VMWare Workstation memiliki kelebihan, yaitu mampu melakukan mounting harddisk atau partisi fisik menjadi harddisk virtual<strong>. </strong>Buat dua buah harddisk. Yang pertama adalah harddisk virtual kosong sebesar kapasitas harddisk fisik yang akan diimport. Saya menyiapkan harddisk virtual sebesar 250 GB dalam modus dinamis sehingga jumlah space terpakai tidak langsung sebesar itu. Harddisk virtual kedua merupakan harddisk 500 GB yang berisi image hasil transfer CloneZilla</li>
<li>Jalankan mesin Virtual dengan posisi CloneZilla LiveCD sebagai posisi start up utama</li>
<li>Saat CloneZilla masuk ke menu utama, pilihlah pilihan Restore image, dan mount harddisk yang berisi image. CloneZilla semestinya langsung mengenali hasil convert yang ada di harddisk tersebut</li>
<li>Lakukan proses kebalikan dari sebelumnya, yaitu sekarang melakukan proses import dari image menjadi harddisk virtual</li>
<li>Setelah selesai, kita bisa langsung melakukan booting menggunakan harddisk virtual hasil transfer. Harddisk virtual kedua yang berisi file image bisa di remove, CloneZilla LiveCD bisa dikeluarkan</li>
</ol>
<p><strong>Catatan Khusus :</strong></p>
<ol>
<li>Proses yang saya lakukan agak sedikit complicated karena harddisk yang saya transfer merupakan harddisk tipe RAID-1 sehingga setelah semuanya selesai dan saya  coba  booting, sistem openSUSE 11.1 64 bit yang ada didalamnya menanyakan posisi harddisk kedua (Raid-1 /dev/md0). Setelah mengubah grub agar booting melalui /dev/sda1, saya bisa booting dengan sukses dan kemudian mengubah grub secara permanen melalui YAST | System | Bootloader. Proses ini semestinya tidak diperlukan jika sistem virtual yang ditransfer tidak menggunakan sistem RAID</li>
<li>Server fisik yang saya transfer menggunakan openSUSE 11.1 64 bit berisi Samba PDC + OpenLDAP. Sistem ini saya transfer menjadi mesin virtual dengan host openSUSE 11.2 64 bit</li>
<li>Saya menggunakan VMWare Workstation 6.5.3 64 bit. Beware, VMWare Workstation merupakan produk komersil dari VMWare. Untuk image hasil transfer dalam bentuk file vmdk dapat saya jalankan pada VirtualBox 3.1.2 64 bit</li>
<li>Cara diatas mestinya dapat dijalankan pada mesin 32 bit tanpa perbedaan cara yang terlalu besar</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vavai.com/blog/v2/2010/01/03/memindahkan-server-linux-fisik-menjadi-server-virtual/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Google Chrome for Linux Versi Beta (openSUSE, Ubuntu, Fedora &amp; Debian)</title>
		<link>http://vavai.com/blog/v2/2009/12/09/google-chrome-for-linux-versi-beta-opensuse-ubuntu-fedora-debian/</link>
		<comments>http://vavai.com/blog/v2/2009/12/09/google-chrome-for-linux-versi-beta-opensuse-ubuntu-fedora-debian/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 20:21:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vavai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Google Chrome]]></category>
		<category><![CDATA[opensuse]]></category>
		<category><![CDATA[planet-terasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vavai.com/blog/v2/?p=1248</guid>
		<description><![CDATA[Hello everybody out there using Linux - Google Chrome is go for beta on Linux! Thanks to the many Chromium and WebKit developers who helped make Google Chrome a lean, mean browsing machine. Here are a few fun facts from us on the Google Chrome for Linux team: 60,000 lines of Linux-specific code written 23 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.google.com/chrome/intl/en/w00t.html"><img class="alignnone size-full wp-image-1249" title="Komik Google Chrome, Klik untuk memperbesar" src="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/12/chrome-comic.jpeg" alt="chrome-comic" width="500" height="363" /></a></p>
<blockquote><p>Hello everybody out there using Linux -</p>
<p>Google Chrome is go for beta on Linux! Thanks to the many Chromium and WebKit developers who helped make Google Chrome a lean, mean browsing machine. Here are a few fun facts from us on the Google Chrome for Linux team:</p>
<p>60,000 lines of Linux-specific code written<br />
23 developer builds<br />
2,713 Linux-specific bugs fixed<br />
12 external committers and bug editors to the Google Chrome for Linux code base, 48 external code contributors</p>
<p>Thanks for waiting and we hope that you enjoy using Google Chrome!</p>
<p>Google Chrome Team</p></blockquote>
<p>Biasanya saya menggunakan Google Chrome yang dibuild melalui <a href="http://software.opensuse.org/search">openSUSE Build Service (OBS)</a> namun karena Google sudah mengumumkan paket beta Google Chrome for Linux secara resmi, saya mencobanya pada distro Linux openSUSE 11.2 yang saat ini saya pakai. Saya  mendownload file binary installer dalam bentuk rpm dan kemudian melakukan instalasi menggunakan Zypper :</p>
<p><a href="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/12/zypper-chrome.jpeg"><img class="alignnone size-full wp-image-1250" title="Instalasi Google Chrome Menggunakan Zypper pada openSUSE 11.2" src="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/12/zypper-chrome.jpeg" alt="zypper-chrome" width="500" height="288" /></a></p>
<p>Saya lebih suka menggunakan perintah Zypper dibandingkan perintah standar rpm -ivh karena Zypper dapat secara otomatis melakukan instalasi file dan library lain (<em>dependency files</em>) yang dibutuhkan.</p>
<p>Selesai diinstall, Google Chrome dapat langsung dijalankan menggunakan shortcut yang ada dimenu :</p>
<p><a href="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/12/zypper-chrome1.jpeg"><img class="alignnone size-full wp-image-1251" title="Start up menu pada openSUSE 11.2. Shortcut Google Chrome dimasukkan ke Menu Favorit" src="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/12/zypper-chrome1.jpeg" alt="zypper-chrome1" width="423" height="534" /></a></p>
<p><a href="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/12/chrome-start-up.jpeg"><img class="alignnone size-full wp-image-1252" title="Google Chrome pada saat Pertama Kali Dijalankan" src="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/12/chrome-start-up.jpeg" alt="chrome-start-up" width="441" height="246" /></a></p>
<p><a href="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/12/chrome-opensuse-112.jpeg"><img class="alignnone size-full wp-image-1253" title="Google Chrome pada openSUSE 11.2, sedang membuka website Komunitas openSUSE Indonesia" src="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/12/chrome-opensuse-112.jpeg" alt="chrome-opensuse-112" width="504" height="361" /></a></p>
<p>Selain untuk openSUSE, Google Chrome saat ini juga menyediakan binary installer untuk Fedora, Ubuntu dan Debian. Untuk binary installer pada distro Linux lain bisa merujuk pada website komunitas distro masing-masing.</p>
<p><a href="http://www.google.com/chrome/eula.html?hl=en&amp;platform=linux&amp;brand=CHFK"><img class="alignnone size-full wp-image-1256" title="Download Google Chrome Binary Installer for Linux" src="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/12/chrome-download.jpeg" alt="chrome-download" width="303" height="158" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vavai.com/blog/v2/2009/12/09/google-chrome-for-linux-versi-beta-opensuse-ubuntu-fedora-debian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Nasib OpenSolaris Ditangan Oracle&#8230;</title>
		<link>http://vavai.com/blog/v2/2009/07/17/bagaimana-nasib-opensolaris-ditangan-oracle/</link>
		<comments>http://vavai.com/blog/v2/2009/07/17/bagaimana-nasib-opensolaris-ditangan-oracle/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 22:31:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vavai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vavai.com/blog/v2/?p=833</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu sistem operasi yang cukup menarik minat saya diluar Linux adalah OpenSolaris, apalagi dengan adanya feature-feature terbaru dan khas yang menawarkan beberapa fasilitas yang belum ada di distro Linux. Hanya saja, pembelian Sun Microsystem oleh Oracle menimbulkan pertanyaan mengenai masa depan OpenSolaris ditangan Oracle. Apakah OpenSolaris akan tetap diberi otonomi khusus seperti halnya VirtualBox [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu sistem operasi yang cukup menarik minat saya diluar Linux adalah OpenSolaris, apalagi dengan adanya feature-feature terbaru dan khas yang menawarkan beberapa fasilitas yang belum ada di distro Linux.</p>
<p>Hanya saja, pembelian Sun Microsystem oleh Oracle menimbulkan pertanyaan mengenai masa depan OpenSolaris ditangan Oracle. Apakah OpenSolaris akan tetap diberi otonomi khusus seperti halnya VirtualBox dan MySQL ataukah Oracle akan berkonsentrasi pada versi Linux dari Oracle, yaitu &#8220;<a href="http://www.oracle.com/technologies/linux/index.html">Unbreakable Linux</a>&#8220;.</p>
<p>Steven J. Vaughan-Nichols, salah seorang kolumnis IT dalam salah satu artikelnya di ComputerWorld mempertanyakan komitmen Oracle terhadap OpenSolaris dengan kalimat yang menohok :<a href="http://blogs.computerworld.com/is_oracle_getting_ready_to_kill_opensolaris"> &#8220;Is Oracle getting ready to kill OpenSolaris?&#8221;</a></p>
<p>Meski tidak terlalu banyak berkonsentrasi pada lingkungan OpenSolaris, saya pribadi berharap agar OpenSolaris bisa tetap terjaga dan terus dikembangkan. Terakhir saya mencoba OpenSolaris adalah saat mencoba implementasi Zimbra Mail Server &amp; Collaboration Suite agar berjalan di OpenSolaris.</p>
<p>Saat ini memang belum ada pengumuman secara resmi dari Oracle mengenai niat mereka terhadap masa depan OpenSolaris, meski saya yakin andaikan OpenSolaris terpaksa dihentikan oleh Oracle, <em>forking</em> dan take over kelanjutan pengembangannya akan segera muncul dari komunitas open source.</p>
<p>Kita tunggu saja bagaimana komitmen Oracle terhadap masa depan OpenSolaris.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vavai.com/blog/v2/2009/07/17/bagaimana-nasib-opensolaris-ditangan-oracle/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Training Trainer of Trainee FOSS di STMIK Bani Saleh Bekasi</title>
		<link>http://vavai.com/blog/v2/2009/07/11/training-trainer-of-trainee-foss-di-stmik-bani-saleh-bekasi/</link>
		<comments>http://vavai.com/blog/v2/2009/07/11/training-trainer-of-trainee-foss-di-stmik-bani-saleh-bekasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 17:50:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vavai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[planet-terasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vavai.com/blog/v2/?p=813</guid>
		<description><![CDATA[Tadi sore sepulang kerja saya mampir sejenak ke STMIK Bani Saleh-Bekasi-almamater saya sendiri-untuk membantu teman-teman KPLI Bekasi (BeLL, Bekasi Linux Lover) yang diminta bantuannya oleh Depkominfo dan pihak IGOS (Indonesia Goes Open Source) melakukan setup komputer untuk training aplikasi FOSS (Free &#38; Open Source Software). Saya lihat teman-teman dari KPLI Bekasi yang dimotori oleh team [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tadi sore sepulang kerja saya mampir sejenak ke STMIK Bani Saleh-Bekasi-almamater saya sendiri-untuk membantu teman-teman KPLI Bekasi (BeLL, Bekasi Linux Lover) yang diminta bantuannya oleh Depkominfo dan pihak IGOS (Indonesia Goes Open Source) melakukan setup komputer untuk training aplikasi FOSS (Free &amp; Open Source Software).</p>
<p>Saya lihat teman-teman dari KPLI Bekasi yang dimotori oleh team dari GXRG cukup responsif dan bersemangat melakukan tugasnya. Rencananya acara akan dilakukan besok pagi, Sabtu 11 Juli 2009, sekitar pukul 09.00 WIB.</p>
<p>Kedatangan saya ke STMIK Bani Saleh jadi serasa reuni dan rendezvous karena saya kuliah disini selama 3 tahun (1996-1999), kemudian menjadi Assisten Lab Software selama 5 tahun (1999-2004) dan mendapat isteri sesama Assisten Lab <img src='http://vavai.com/blog/v2/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Melihat semangat anak-anak BeLL saya jadi ingat masa-masa disaat saya sering harus tidur di Lab Software untuk mengerjakan proyek-proyek komputer yang menjadi minat masing-masing. Kalau dipikir-pikir, dulu serba terbatas, karena aplikasi dan sistem operasi pun masih terbatas. Semasa saya menjadi Assisten Lab Komputer, saya 99% menggunakan Windows dan itupun sempat-sempatnya mencicipi Windows 3.1.1 yang berjalan di sistem Novell Netware.</p>
<p>Sekalinya saya berkenalan dengan Linux adalah saat rekan saya Oktur Suryanto (dia salah seorang programmer jempolan yang usianya dibawah saya tapi kemampuannya jauh melampaui saya) membawa CD SUSE versi 6 dan menginstallnya disalah satu komputer. Mungkin deja vu sehingga beberapa tahun kemudian saya terlibat erat dengan distro berlogo Chameleon ini.</p>
<p>Saran saya bagi teman-teman yang menjadi Assisten Lab di kampus manapun, manfaatkan peluang untuk meningkatkan pengetahuan sebanyak dan sebaik mungkin karena nantinya hal tersebut berguna dalam membentuk fondasi dasar pengetahuan yang akan dikembangkan, baik di dunia kerja, masyarakat maupun komunitas.</p>
<p>Sampai besok di Kampus A STMIK Bani Saleh Lantai 3, Ruang Multimedia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vavai.com/blog/v2/2009/07/11/training-trainer-of-trainee-foss-di-stmik-bani-saleh-bekasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Training Migrasi Server Windows-Linux, 18-19 Juli 2009</title>
		<link>http://vavai.com/blog/v2/2009/07/03/training-migrasi-server-windows-linux-18-19-juli-2009/</link>
		<comments>http://vavai.com/blog/v2/2009/07/03/training-migrasi-server-windows-linux-18-19-juli-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 06:35:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vavai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Training]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vavai.com/blog/v2/?p=797</guid>
		<description><![CDATA[Training Administrator Linux ditujukan bagi rekan-rekan yang ingin memahami mekanisme administrasi, setup dan penggunaan Server Linux di perusahaan/instansi/lembaga. Training ini juga bisa menjadi sarana yang tepat untuk mendapatkan pengetahuan mengenai tips dan trick implementasi Linux server skala perusahaan. Continue Reading &#8220;Training Migrasi Server Windows-Linux, 18-19 Juli 2009&#8243;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/07/server-linux.png"><img class="alignleft size-full wp-image-798" style="margin: 5px;" title="server-linux" src="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/07/server-linux.png" alt="server-linux" width="300" height="258" /></a>Training Administrator Linux ditujukan bagi rekan-rekan yang ingin memahami mekanisme administrasi, setup dan penggunaan Server Linux di perusahaan/instansi/lembaga. Training ini juga bisa menjadi sarana yang tepat untuk mendapatkan pengetahuan mengenai tips dan trick implementasi Linux server skala perusahaan.</p>
<p>Continue Reading <a href="http://vavai.com/v2/2009/07/training-administrator-linux-server-18-19-juli-2009/">&#8220;Training Migrasi Server Windows-Linux, 18-19 Juli 2009&#8243;</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vavai.com/blog/v2/2009/07/03/training-migrasi-server-windows-linux-18-19-juli-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertemuan Bulanan #16 Komunitas openSUSE Indonesia</title>
		<link>http://vavai.com/blog/v2/2009/05/20/pertemuan-bulanan-16-komunitas-opensuse-indonesia/</link>
		<comments>http://vavai.com/blog/v2/2009/05/20/pertemuan-bulanan-16-komunitas-opensuse-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 22:23:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vavai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[opensuse]]></category>
		<category><![CDATA[planet-terasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vavai.com/blog/v2/?p=696</guid>
		<description><![CDATA[Komunitas openSUSE Indonesia akan menggelar (tiker kalee digelar ) pada hari Sabtu, 23 Mei 2009 mulai pukul 13.00. Bertempat di Gedung Grha Pemuda &#38; Olah Raga, Kompleks Kementerian Negara Pemuda &#38; Olah Raga Senayan Jakarta (samping TVRI), pertemuan kali ini akan membahas agenda sebagai berikut : Perkembangan organisasi  oleh M Yamin Setting Apache Virtualhost &#38; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Komunitas openSUSE Indonesia akan menggelar (tiker kalee digelar <img src='http://vavai.com/blog/v2/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  ) pada hari Sabtu, 23 Mei 2009 mulai pukul 13.00.</p>
<p>Bertempat di Gedung Grha Pemuda &amp; Olah Raga, Kompleks Kementerian Negara Pemuda &amp; Olah Raga Senayan Jakarta (samping TVRI), pertemuan kali ini akan membahas agenda sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Perkembangan organisasi  oleh M Yamin</li>
<li>Setting Apache Virtualhost &amp; Testing Akses DNS Online oleh Bonnie Kurniawan</li>
<li>Setting Backup Harddisk Otomatis dengan Sistem RAID oleh Vavai</li>
<li>Setting openSUSE sebagai router oleh Edy Purwanto</li>
<li>Tips Troubleshooting &amp; Workaround Penanganan Problem Umum pada openSUSE</li>
</ol>
<p>Detail pengumuman dan keterangan lengkap dapat dibaca di <a href="http://opensuse.or.id/2009/05/19/kopdar-16-opensuse-id/">Pengumuman Kopdar #16-Komunitas openSUSE Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vavai.com/blog/v2/2009/05/20/pertemuan-bulanan-16-komunitas-opensuse-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjadi Moderator Forum Linux Indonesia</title>
		<link>http://vavai.com/blog/v2/2009/03/23/menjadi-moderator-forum-linux-indonesia/</link>
		<comments>http://vavai.com/blog/v2/2009/03/23/menjadi-moderator-forum-linux-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 18:27:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Masim &#34;Vavai&#34; Sugianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[planet-terasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vavai.com/blog/v2/?p=510</guid>
		<description><![CDATA[Tadi sore, sepulang dari rumah orang tua saya di Tambun-Bekasi, saya menerima email dari Willy SR, Admin Forum Linux Indonesia. Willy memberikan kabar bahwa hak akses saya di Forum Linux Indonesia ditingkatkan menjadi moderator, khususnya untuk thread-thread yang berkenaan dengan openSUSE. Hal ini mungkin bukan sesuatu yang yang luar biasa mengingat ada yang sudah lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://forum.linux.or.id"><img class="alignnone size-full wp-image-512" title="forum-linux-indonesia" src="http://vavai.com/blog/v2/wp-content/uploads/2009/03/forum-linux-indonesia.jpg" alt="forum-linux-indonesia" width="500" height="282" /></a></p>
<p>Tadi sore, sepulang dari rumah orang tua saya di Tambun-Bekasi, saya menerima email dari <a href="http://willysr.blogspot.com/">Willy SR</a>, Admin <a href="http://forum.linux.or.id">Forum Linux Indonesia</a>. Willy memberikan kabar bahwa hak akses saya di Forum Linux Indonesia ditingkatkan menjadi moderator, khususnya untuk thread-thread yang berkenaan dengan openSUSE.</p>
<p>Hal ini mungkin bukan sesuatu yang yang luar biasa mengingat ada yang sudah lebih lama menjadi administrator dan moderator berbagai forum, bahkan dengan jumlah member yang luar biasa pula.</p>
<p>Meski demikian, saya tetap menghargai penunjukkan ini karena terlibat dalam berbagai forum Linux sudah menjadi bagian dari hobby saya. Akan sangat menyenangkan melihat jumlah pengguna Linux di Indonesia terus meningkat naik dan Forum Linux Indonesia bisa menjadi salah satu pendukung kearah itu.</p>
<p>Saat ini selain membantu menangani Komunitas openSUSE Indonesia saya juga menjadi admin di Linux.or.id membantu Ronny Haryanto. Masih belum banyak yang bisa saya bantu disana karena saya baru sekedar melakukan counter terhadap upaya-upaya spamming. Mudah-mudahan ada yang bisa lebih banyak saya lakukan dimasa mendatang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vavai.com/blog/v2/2009/03/23/menjadi-moderator-forum-linux-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertemuan Bulanan ke-14 Komunitas openSUSE Indonesia</title>
		<link>http://vavai.com/blog/v2/2009/02/21/pertemuan-bulanan-ke-14-komunitas-opensuse-indonesia/</link>
		<comments>http://vavai.com/blog/v2/2009/02/21/pertemuan-bulanan-ke-14-komunitas-opensuse-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 16:49:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vavai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[opensuse]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vavai.com/blog/v2/?p=342</guid>
		<description><![CDATA[Agenda saya hari Sabtu mendatang, 28 Februari 2009 adalah menghadiri pertemuan bulanan Komunitas openSUSE Indonesia. Pertemuan bulanan ini merangkum hasil diskusi melalui milis, pertanyaan melalui web maupun hasil chatting rekan-rekan online support. Agenda pembahasan pada pertemuan bulanan kali ini adalah sebagai berikut  : Rencana Training openSUSE &#38; Perkembangan Organisasi oleh M Yamin Workaround problem dvd [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" style="margin: 5px;" src="http://kirmann.files.wordpress.com/2008/09/opensuse-id.jpg" alt="openSUSE-ID" width="200" height="200" /></p>
<p>Agenda saya hari Sabtu mendatang, 28 Februari 2009 adalah menghadiri pertemuan bulanan Komunitas openSUSE Indonesia. Pertemuan bulanan ini merangkum hasil diskusi melalui milis, pertanyaan melalui web maupun hasil chatting rekan-rekan online support.</p>
<p>Agenda pembahasan pada pertemuan bulanan kali ini adalah sebagai berikut  :</p>
<ol>
<li>Rencana Training openSUSE &amp; Perkembangan Organisasi oleh M Yamin</li>
<li>Workaround problem dvd writer, sound, killswitch oleh Medwinz</li>
<li>Tips migrasi KDE 4 oleh Edy Purwanto</li>
<li>Apache Web Server &amp; Virtual Host oleh Vavai</li>
<li>Tips PenggunaanYAST &#8211; Proxy Server/Squid</li>
<li>Konfigurasi Hardware, Tips &amp; Seputar Pengisian Halaman Panduan/Wiki openSUSE Indonesia</li>
</ol>
<p>Detail pengumuman dapat dibaca di :</p>
<p><a href="http://opensuse.or.id/2009/02/21/kopdar-14-opensuse-id/" target="_blank">http://opensuse.or.id/2009/02/21/kopdar-14-opensuse-id/</a></p>
<p><strong>Catatan : Pertemuan ini terbuka untuk umum, tidak terbatas pada member openSUSE Indonesia. Siapapun, meski belum pernah menggunakan Linux dipersilakan mengikuti pertemuan bulanan ini dengan terlebih dahulu melakukan registrasi sesuai pengumuman.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vavai.com/blog/v2/2009/02/21/pertemuan-bulanan-ke-14-komunitas-opensuse-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perlindungan File Penting dengan Enkripsi Secara Mudah</title>
		<link>http://vavai.com/blog/v2/2009/01/31/perlindungan-file-penting-dengan-enkripsi-secara-mudah/</link>
		<comments>http://vavai.com/blog/v2/2009/01/31/perlindungan-file-penting-dengan-enkripsi-secara-mudah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 03:39:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vavai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[enkripsi]]></category>
		<category><![CDATA[opensuse]]></category>
		<category><![CDATA[planet-terasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vavai.com/blog/v2/?p=186</guid>
		<description><![CDATA[Punya file curhat yang penting dan akan sangat memalukan jika diketahui orang lain ? Atau punya file penting yang jika diketahui orang lain bisa menimbulkan perang dunia ketiga, atau menimbulkan prahara rumah tangga (lho kok, ngawur ) atau bahkan bisa menimbulkan huru-hara, merugikan orang lain, merugikan diri sendiri, bisa dipecat dari pekerjaan dan lain sebagainya&#8230; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-271 alignleft" title="mcrypt" src="http://vavai.com/v2/wp-content/uploads/mcrypt.png" alt="mcrypt" width="200" height="95" />Punya file curhat yang penting dan akan sangat memalukan jika diketahui orang lain ? Atau punya file penting yang jika diketahui orang lain bisa menimbulkan perang dunia ketiga, atau menimbulkan prahara rumah tangga (lho kok, ngawur <img src='http://vavai.com/blog/v2/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' />  ) atau bahkan bisa menimbulkan huru-hara, merugikan orang lain, merugikan diri sendiri, bisa dipecat dari pekerjaan dan lain sebagainya&#8230;</p>
<p>Kita tidak perlu menjadi seorang kryptographer untuk sekedar melindungi file-file penting yang kita miliki. Proses yang kita lakukan malah sangat mudah jika kita menggunakan Linux karena aspek keamanan data yang tinggi pada Linux membuat berbagai aplikasi penting dibidang security data sudah disertakan secara default.</p>
<p>Panduannya ? Silakan meluncur ke artikel : <a href="http://vavai.com/v2/2009/01/lindungi-file-penting-anda-dengan-enkripsi/">Lindungi File Penting Anda dengan Enkripsi</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vavai.com/blog/v2/2009/01/31/perlindungan-file-penting-dengan-enkripsi-secara-mudah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

