Akhir tahun sudah lewat, awal tahun sudah datang menjelang. Apakah hari-hari akan kembali kita jalani seperti demikian adanya kita jalani. Seperti sedia kala ?
Saat pesta usai, yang tersisa mungkin rasa lelah. Akhir sesuatu sama dengan awal sesuatu. Akhir tahun lalu membuka awal tahun ini. Saat kita berpesta untuk akhir tahun lalu, disaat yang sama kita menghadapi awal tahun baru dengan rasa lelah, bangun siang setelah terkapar semalam.
Apakah itu salah ?
Salah benar itu relatif. Salah atau benar kembali pada diri kita masing-masing. Kita yang melakukan, kita yang menjalani, kita juga yang merasakannya.
Pada intinya, pesta boleh-boleh saja, asal jangan lupa bahwa libur itu bukan segalanya. Libur tetap ada batasannya, hidup juga tetap ada batasannya. Jangan sampai terlalu semangat berpesta hingga lupa mempersiapkan diri untuk masa-masa berikutnya, yang mungkin saja tidak terlampau bersahabat seperti masa-masa yang telah lewat.
Saat semalam pangkas rambut (yeah, menyambut tahun baru dengan model rambut baru sepertinya menarik juga), saya membaca artikel menarik disalah satu majalah yang disediakan, yang kira-kira berbunyi, “Resolusi tahun baru boleh saja, jangan lupa menjalankannya”.
Jadi, siapkan tenaga, ide kreatif dan potensi untuk memulai awal tahun. Jangan biarkan resolusi-resolusi pribadi kita hanya sekedar menjadi wacana belaka.
One Response to “Setelah Pesta Tahun Baru Usai”
Trackbacks