Rilis Terbaru Distro Linux openSUSE : openSUSE 11.2

opensuseSetelah menunggu beberapa tahapan milestone dan release candidate, openSUSE 11.2 secara resmi dirilis pada tanggal 12 November 2009. openSUSE 11.2 merupakan hasil pertama dari perubahan siklus pembuatan selama 8 bulan. openSUSE versi sebelumnya dirilis dalam proses development 6 bulan. Perubahan waktu & fase pembuatan ini diharapkan dapat memberikan kualitas yang teruji, yang terbukti dengan banyaknya respon positif selama versi milestone dan release candidate.

Perubahan mendasar terdapat pada penggunaan versi stabil dari desktop GNOME, KDE, XFCE dan berbagai update pada aplikasi perkantoran OpenOffice.org, browser Firefox (kini menjadi default dan terintegrasi dengan KDE), penggunaan kernel terbaru 2.6.31 dan perubahan mendasar pada themes yang didominasi warna kuning kehijauan yang terdapat pada KDE 4.3. Screenshot tampilan dapat dilihat melalui halaman screenshots.

Apa saja sih perubahan-perubahan dan perbaikan yang dilakukan pada openSUSE 11.2. Mari kita lihat satu persatu :

openSUSE Desktop

Mulai openSUSE 11.2, KDE secara default menjadi pilihan instalasi desktop. Meski demikian, terdapat opsi untuk memilih desktop environment lain semacam GNOME dan XFCE, termasuk pilihan instalasi minimal XWindows dan instalasi Text Mode yang umum dipakai untuk keperluan server. Versi LiveCD juga tersedia untuk openSUSE berbasis KDE atau openSUSE berbasis GNOME dengan opsi tambahan openSUSE LiveCD berbasis LXDE (dibangun menggunakan tools remastering SUSE Studio).

Feature-feature utama KDE 4.3 yang terdapat pada openSUSE 11.2 dapat dibaca pada artikel “Sneak Peeks at openSUSE 11.2: KDE 4.3 Experience, with Luboš Lu?ák” sedangkan untuk GNOME dapat dibaca pada artikel “Sneak Peak at openSUSE 11.2 : GNOME 2.28″

Perbaikan pada KDE mencakup update pada KNetworkManager yang tampil lebih baik dan integrasi Firefox dan OpenOffice, termasuk peningkatan kompatibilitas antara OpenOffice.org 3.1 dengan Microsoft Office serta feature tracking, collaboration pada OpenOffice Writer. Dukungan pada layanan Social networking dipenuhi melalui aplikasi Gwibber, dan Choqok.

openSUSE 11.2 juga menyediakan hybrid iso, yang dapat digunakan untuk instalasi melalui CD/DVD ROM dan dapat dijadikan sebagai media instalasi berbasis USB dengan satu langkah mudah.

Tidak ketinggalan adalah dukungan openSUSE 11.2 pada netbooks sehingga penggunaanya jauh lebih ringan dan cepat.

Sebagai salah satu distro yang terkenal dengan pengaturan dan manajemen sistem yang baik melalui tools YAST, untuk pertama kalinya openSUSE 11.2 juga menyediakan fasilitas manajemen sistem melalui web menggunakan YAST versi web. Tambahan feature ini membuat penanganan sistem menjadi lebih terintegrasi

Media and Download

openSUSE versi ISO kini sudah dapat didownload pada server utama maupun server mirror, termasuk server mirror di Indonesia. Pilihan download tersedia dalam berbagai bentuk, antara lain :

  • openSUSE 11.2 Installable DVD 32-bit
  • openSUSE 11.2 Installable DVD 64-bit
  • openSUSE 11.2 GNOME 32-bit Live CD
  • openSUSE 11.2 GNOME 64-bit Live CD
  • openSUSE 11.2 KDE 32-bit Live CD
  • openSUSE 11.2 KDE 64-bit Live CD

Booting openSUSE 11.2 dari USB Flash Disk :

  1. Siapkan Flash Disk, backup datanya karena akan dikosongkan
  2. Download LiveCD ISO diatas
  3. Buka konsole, masuk sebagai root dengan perintah su
  4. Check posisi Flash Disk dengan perintah fdisk -l (misalnya diketahui Flash Disk ada di /dev/sdc)
  5. Gunakan perintah berikut untuk membuat LiveUSB :
dd if=image.iso of=/dev/sdX bs=4M

Alamat Download :
  1. Mirror Utama Komunitas openSUSE Indonesia : http://mirror1.opensuse.or.id/distribution/11.2/iso/
  2. Mirror Kambing-Universitas Indonesia : ftp://kambing.ui.ac.id/iso/opensuse/11.2/iso/
Posted by vavai on Nov 13th, 2009 and is filed under Feature, Komunitas, Linux. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

29 Responses to “Rilis Terbaru Distro Linux openSUSE : openSUSE 11.2”

  1. Eko Kurniawan Khannedy November 13th, 2009, 11:15 am

    wah, keren nih yang baru :D
    tapi entah kenapa saya lebih suka pake GNOME dari pada KDE
    emang apa kelabihan KDE mas vavai? jika dibandingkan dengan GNOME?

  2. vavai November 13th, 2009, 11:23 am

    #Eko,

    Saya juga sering tuker-tukeran antara Gnome dengan KDE. 6 bulan terakhir saya pakai Gnome+openSUSE 11.1 namun di 11.2 ini saya pakai KDE 4.3.3 karena tampilan grafisnya halus dan stabil. Gnome juga stabil tapi tampilannya rasanya biasa-biasa saja dan cenderung konservatif :-D

  3. Eko Kurniawan Khannedy November 13th, 2009, 1:47 pm

    ohh gitu y?
    lantas kalo soal performa (kecepatan) gimana mas?
    lebih cepat yang mana antara GNOME ama KDE?

  4. vavai November 13th, 2009, 2:04 pm

    @Eko,
    Kalau soal kecepatan saya pikir sama saja. Kalau pingin yang stabil dan nggak neko-neko sebaiknya pakai Gnome tapi kalau pingin lebih berani, merasa muda dan open minded bisa pilih KDE.

    BTW, ini pengertian saya saja ya, bukan berarti pakai Gnome = oldies + tidak open minded + penakut. Secara simple saya menyebutnya seperti diatas. Gnome = kalem, konservatif, KDE = Lugas, NextGen

  5. Eko Kurniawan Khannedy November 13th, 2009, 2:55 pm

    ohh begono y

    wah berarti saya tua dunk kalo pake gnome
    hahah :D

  6. Prasetia November 14th, 2009, 7:52 am

    saya kurang familiar dengan KDE nih … lebih suka gnome. Mungkin harus pasang dua-duanya ya, supaya bisa dipakai gantian.

  7. mautauaja November 16th, 2009, 10:24 am

    mas vavai, yang saya ingin tanyakan bagaimana penyelesaian perbedaan antara synaptic (GNOME) dengan YaST pada opensuse. Saya sempat menggunakan desktop GNOME pada openSUSE 11, namun begitu saya menggunakan Synaptic bentrok dengan YaST.
    Apakah fungsi Synaptic memang tidak bisa digunakan pada openSUSE ?
    terima kasih sebelumnya.

  8. Vavai November 16th, 2009, 10:34 am

    @Prasetia,
    Ya, silakan. Bisa nambah pakai LXDE dan XFCE juga kok :-D

    @Mautauaja,

    Pakai Synaptic buat apa ? Install software ? Kenapa nggak pakai YAST | Software | Software Management atau sekalian pakai Zypper ?

  9. mautauaja November 16th, 2009, 1:05 pm

    Synaptic saya gunakan pd openSUSE 11 karena “terbiasa” pada GNOME di Ubuntu (termasuk Linux Mit dan Ultimate Edition). Seingat saya di openSUSE 11 synaptic masih tersedia, gak tau juga nih di versi 11.2. Karena file iso-nya saya baru peroleh pagi ini.

  10. eshape November 16th, 2009, 8:49 pm

    Salam

    Saya juga kok lebih familiar dengan KDE ya
    Enaknya Suse memang pada YAST-nya, wih sudah lama nggak lihat Suse nih. Terakhir pakai yang versi 9 kalau gak salah ingat.

    Kayak apa ya sekarang?

    Biasa pakai Blankon 4 atau Fedora 11 sih.

    Salam

  11. ipal November 17th, 2009, 1:41 am

    Saya dulu pernah pake suse 10. Kalo saya lebih familiar dengan GNOME.
    By the way,..maju terus open source.

  12. Minta Tolong OM November 18th, 2009, 7:27 am

    Cara memasukkan Reposirory untuk ATI gimana? saya udah coba pake menambahkan ini http://www2.ati.com/suse/11.2/ tapi gagal terus, gimana ya? Saya Pake Opensuse 11.2
    Terima Kasih, Mohon Penncerahan ….

  13. Vavai November 18th, 2009, 7:37 am

    @Eshape,

    Sekarang sudah jauh lebih canggih boss. Kalau ada ketemuan saya bawa deh DVD-nya

    @Ipal, Thanks

    @Minta Tolong Om :-P

    http://en.opensuse.org/ATI

  14. Minta Tolong OM November 18th, 2009, 7:40 am

    yang di masukkan ke url ketika tambah repository OM, yang ini http://en.opensuse.org/ATI ya?

  15. vavai November 18th, 2009, 3:18 pm

    @Minta Tolong :-)

    Bukan. Link itu maksudnya supaya diklik & dibaca, disitu ada fasilitas update online.

  16. ariwan November 19th, 2009, 6:42 am

    Saya masih jalan openSUSE 11.2 live usb,..ngikut tutorial diatas. Jadi pingin nginstall ke HD. Masih baca-baca dulu, soalnya ada Jaunty di “/dev/sda2″, tapi setelah mau nginstall si SUSE, koq partisi jaunty jadi terbaca “/dev/sda7″…rencana mau ngilangin si jaunty,…jadi ragu kalo gini!
    Tolong bantuin, mas VAVAI…!

  17. Minta Tolong November 19th, 2009, 12:09 pm

    Mas Vavai saya udah coba untuk mencarai link updatenya, tpi gagal terus, bingung, Tolong di bagian yang mana ya? Bingung banget, tolong tunjukin ya. Matur Nuwun :-)

  18. vavai November 19th, 2009, 12:31 pm

    @Ariwan, kalau mau hilangkan Jaunty kenapa malah ragu mas, kan bisa langsung format

    @Minta Tolong, klik saja yang ada gambar one-click-install-nya mas.

  19. ariwan November 21st, 2009, 7:32 am

    Recananya gitu mas Vavai,..ya itu koq dari /dev/sda2,.. di opensuse dikenal jadi /dev/sda7,..hehe, maklum baru kenal opensuse. Trus masih cari2 codec multimedia,..bingung..hehe, masalah yg umum. Kalau di jaunty saya punya gstreamer0.10-fluendo-mp3_0.10.7.debian-1_i386.deb, tinggal double klik, atau sudo apt-get ubuntu-restricted-extras,..komplit wis. Cari codec yg .rpm trus error..hahaha! Jadi penasaran.
    Terima kasih mas Vavai,…saya jadi kerasan dolan kesini!

  20. deptz November 21st, 2009, 1:35 pm

    @ariawan: http://opensuse-community.org/Restricted_Formats/11.2

    tinggal one click install..:D

  21. ariwan November 24th, 2009, 9:26 am

    wah,.ternyata saya adalah orang yg mudah menyerah. Terpaksa kembali ke ubuntu,..mainin karmic koala dangan repo kambing,…terpaksa!

  22. minta tolong November 26th, 2009, 1:50 pm

    Mas Vavai mint tolong nich bantu install VGA ATI saya di opensuse. Saya udah download di http://www.amd.com udah ta install nympe selasai tapi kok ga bisa, dekstop effect ga bisa diaktifkan

  23. tm_oro November 28th, 2009, 4:11 pm

    ikut komentar ya bang vavai :-)
    Kalo masalah Gnome vs KDE, ane pernah ‘survei-surveian’ pada beberapa orang yang ingin beralih ke linux dengan kondisi baru pertama kali ngeliat linux. Pasti saya tawarin opensuse, apalagi setelah opensuse 11.2 rilis. Orang tsb saya tawarin 2 desktop environment Gnome/KDE atau keduanya diinstall? Saya perlihatkan dua-duanya, dan hampir semua orang2 yang saya tawarin itu prefer ke KDE. Kalo kita2 ini memilih ini itu karena sudah ‘terkontaminasi’ oleh sesuatu dan hanya sedikit orang yang mau terbuka dan tidak bersikap ‘pokoknya’. Makanya orang2 fresh seperti itulah yang patut untuk dilihat penilaiannya. Eniwei, sudahlah masalah itu hanya masalah selera. Gnome, KDE, xfce, lxde, ataupun text-mode silahkan saja. Yang penting anda nyaman menggunakannya :-)

    Dan satu lagi yang masalah packet manager. Di suse ada YaST, yang saat ini sangat tangguh dan performanya juga meyakinkan. Waktu install suse 11.2 ini saya pake CD dan sisanya OL, ketika nyoba performanya itu yang membuat saya mengacungkan jempol untuk wilayah ini. Lebih tangguh dan cepat dari estimasi tercepat saya. Setelah saya cek ternyata Donlod Managernya pake aria2c, ini kenapa lebih cepat http://sourceforge.net/apps/trac/aria2/wiki . Software manager YaST sekarang dah bagus kok, bisa diatur donlod dulu baru install biar tidak merusak instalasi yang mungkin dibatalkan tengah jalan. Lebih cepat dan tangguh intinya. Kenapa masih terpaku pada synaptic jika sudah ada yang tangguh? :-)

  24. legowo November 30th, 2009, 1:44 pm

    Salam kenal mas Vavai…
    sy sudah kepincut sm opensuse.. barusan nyoba opensuse 11.2 dg KDE-nya. setelah sebelumnya pake 10.3.
    sayang g bisa mainkan desktop-effect-nya….

  25. Gadgetboi December 5th, 2009, 4:48 pm

    Emang mas pake gnome di opensuse tanggung Hehe. Soalnya kok menunya hampir sama kayak kde …
    Mas saya mau nanya beberapa hal …
    1. Untuk versi KDE network managernya buggy enggak layaknya di kubuntu? Soalnya di kubuntu saya terpaksa pake wvdial. Network managernya tidak bisa connect ke internet via modem hape … Padahal di ubuntu karmic lancar….
    2. Versi lxde-nya itu minimum spec-nya kira2 bisa diinstalin di kompi jadul saya yg berspek pentium 3 ram 384mb nvidia 4400 32mb enggak?….

    sekian… :)

  26. tm_oro December 10th, 2009, 5:01 am

    ga ada yang jawab, saya jawab deh.
    @gadgetboi:
    1. Dicoba aja pake liveCD yang KDE, ada temen yang bener2 ngerasain plug n play, tancep langsung pake browsing ga konfigurasi apa2, pake HP sony ericsson (lupa tipenya)
    2. Dicoba aja, cuma kalo RAM dibawah 1 GB ada peringatan RAMnya kurang, pernah nyoba di laptop temen RAM 512MB – share vga, lancar2 aja installnya

  27. seloka May 26th, 2010, 8:22 am

    mas vavai..saya sudah install opensuse EDU Li F E, hanya masih ada masalah tuk konektivitas internet via HP smart D1200p. sekiranya menggunakan hp bisa, bagaimana caranya, bila tidak, modem apa kah yang support untuk suse jenis ini ???

  28. huada kh January 8th, 2011, 11:18 am

    gmn carax saya bs dpt dvd opensuse….?
    dah cb download tp g berhasil cz lm.
    d toko g da yg jual,
    toko internet gj(gak jls)

    tengs for all

Trackbacks

  1. Tweets that mention Rilis Terbaru Distro Linux openSUSE : openSUSE 11.2 | Blog Vavai -- Topsy.com

Leave a Reply