Tips Zimbra : Zimbra Sebagai Front-End Mail Server

ZimbraBeberapa waktu yang lalu saya berkunjung ke salah satu lembaga negara yang berencana memindahkan Exchange Server ke Zimbra. Untuk sementara mereka meminta agar Zimbra menjadi front-end, firewall, anti spam & anti virus terhadap Exchange. Jadi Exchange ada dibelakang Zimbra. Kalau ada spammer atau hacker yang coba hacking, dia akan bertemu dengan Zimbra yang tidak memiliki mailbox apapun (Zimbra hanya akan melakukan scanning, email langsung dimasukkan ke inbox Exchange). Exchange hanya menggunakan IP Lokal sedangkan Zimbra menggunakan IP Publik.

Secara prinsip back-end mail server tidak harus Exchange, karena bisa saja berupa Zimbra juga atau bisa dalam bentuk existing mail server lainnya. Kebetulan saja kondisi real sekarang menggunakan Exchange.

Dari sisi security implementasi hal ini cukup menarik karena akan :

  1. Mengurangi kemungkinan penyusupan
  2. Kalaupun terjadi penyusupan ke front-end mail server, penyusup tidak menemukan account apa-apa karena semua mailbox disimpan di back-end mail server
  3. Mengurai dan mengurangi beban mail server. Zimbra hanya menangani anti spam & anti virus, sementara Exchange menangani lalu lintas email. Exchange bisa langsung direplace Zimbra setiap saat :-)
  4. Bisa menjadi salah satu metode pilihan jika ingin melakukan migrasi Exchange atau mail server lain secara bertahap tanpa harus mengganggu mail server yang sedang beroperasi

Setup Zimbra sebagai front-end  relatif mudah, hanya install normal kemudian berikan perintah sebagai berikut :

su - zimbra
zmprov md example.com zimbraMailCatchAllAddress @example.com
zmprov md example.com zimbraMailCatchAllForwardingAddress @example.com
zmprov md example.com zimbraMailTransport smtp:mail.example.com

Perintah diatas akan otomatis memforward semua email dengan nama domain example.com. Ganti example.com dengan nama domain anda dan mail.example.com dengan nama mail server si Exchange (Back-end mail server)

Jangan lupa, berikan nama nama hostname yang berbeda antara Front-End dengan Back-End mail server. Jika tidak, besar kemungkinan email akan looping karena Zimbra salah mengenai mail server bac-kend.

Saya mengetes hal diatas menggunakan  Zimbra 5.0.18, openSUSE 11.1 (instalasi menggunakan Zimbra Appliance) . Untuk back-end mail server saya  menggunakan Zimbra 6.0.1 pada openSUSE 11.1 juga. Back-end bisa digantikan dengan mail server yang lain.

Posted by vavai on Oct 12th, 2009 and is filed under Linux, Zimbra. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

7 Responses to “Tips Zimbra : Zimbra Sebagai Front-End Mail Server”

  1. Safik October 27th, 2009, 7:43 am

    Mas.. Duren Jayanya sebelah mana nih.. aku boleh dong main2 ke rumah sambil share.. kebetulan aku di tambun.. pengin tau lebih banyak tentang zimbra..

  2. Vavai October 27th, 2009, 7:58 am

    Warnet Vavai.com, dari Masjid Al Muhajirien lurus ke arah jalan baru. Dekat SD Cenderawasih.

  3. Rengga Patria December 21st, 2009, 10:45 pm

    Mas.. Numpang nanya dong…
    Saya mencoba membuat Zimbra sebagai Front-End saya yang memforward semua incoming mail ke Exchange (Back-End)server saya..
    Kenapa saya mencoba command diatas, tetapi incoming email tidak ada yang terforward ke Exchange Server Saya…
    Butuh pencerahannya dong
    Terima Kasih

    Rengga Patria

Trackbacks

  1. Email Server Handal, Lengkap tapi juga Murah ? Studi Kasus Exchange+Zimbra | Blog Vavai
  2. Email Server Handal, Lengkap tapi juga Murah ? Studi Kasus Exchange+Zimbra » Zimbra Hosting Indonesia
  3. Email Server Handal, Lengkap tapi juga Murah ? Studi Kasus Exchange+Zimbra | Linux Migrations, Freelance Linux Administrator, Open Source Informations
  4. Email Server Handal, Lengkap tapi juga Murah ? Studi Kasus Exchange+Zimbra - Komunitas openSUSE Indonesia

Leave a Reply