Mungkinkah Membuat Blog Statis Tanpa Database?

appliance-vavai-com-thumb

Beberapa bulan terakhir ini saya memiliki beberapa proyek terkait dengan open source, terutama yang berkaitan dengan pembuatan Appliance berbasis SUSE Studio. Selama ini saya menuliskannya sebagai posting terpisah meski umumnya posting tersebut saling terkait dan merupakan update dari posting sebelumnya. Sempat terpikir oleh saya untuk membuat halaman khusus pada blog-blog terkait yang saya miliki namun akhirnya saya memilih pendekatan lain.

Saya kerap menemukan fakta, masalah utama gangguan akses ke blog yang saya miliki sebagian besar terkait dengan akses database. Tentu saja bukan hal yang aneh karena saya masih menggunakan shared hosting meski ada juga sebagian blog yang saya pisahkan dalam account khusus yang bukan shared hosting.

Saat ini blognya masih dalam pembenahan :-) . Mengingat adanya libur lebaran, kemungkinan besar saya baru bisa merilisnya setelah libur lebaran 1 pekan mendatang.

Fakta masalah akses database ini membuat saya berpikir, apakah mungkin membuat blog tanpa database. Jika menggunakan engine blog semacam WordPress, MOvable Type atau Serendipity hanya perlu memikirkan template dan plugin lantas bisa langsung melakukan posting, membuat blog tanpa database kemungkinan besar akan berkait langsung dengan akses kode-kode HTML.

Ada beberapa aplikasi yang mengklaim bahwa aplikasi tersebut mampu membuat blog tanpa database namun setelah mencoba beberapa diantaranya, saya memutuskan untuk kembali ke bentuk dasar yang paling sederhana, yaitu dalam bentuk halaman HTML statis. Murni HTML tanpa bahasa pemrogramman tertentu seperti PHP.

Pilihan ini saya ambil karena blog ini akan memuat informasi yang sifatnya statis, jarang diupdate secara harian kecuali ada alasan tertentu. Ilustrasi paling mudah adalah project saya dalam bentuk Zimbra Appliance, sistem operasi berbasis Linux openSUSE yang dikhususkan dan dioptimasi untuk keperluan implementasi Zimbra Mail Server & Collaboration Suite. Daripada membuatnya dalam beberapa posting terpisah dan mengulang penjelasan-penjelasan yang sama, akan jauh lebih efektif jika saya membuatnya dalam 1 halaman khusus yang memuat informasi mengenai apa itu Zimbra Appliance, apa keuntungannya, bagaimana bentuk  tampilannya, bagaimana cara melakukan download dan instalasi, apa saja artikel yang terkait dan rencana apa yang akan diimplementasikan pada versi berikutnya.

Penyatuan informasi kedalam 1 halaman tertentu ini dalam pandangan saya semestinya akan mempermudah pembaca dalam mengakses informasi yang terkait dengan project tertentu. Saya juga bisa mendapat benefit dari penyatuan ini karena hanya perlu melakukan update pada satu bagian penjelasan tertentu tanpa harus membuat duplikasi keterangan.

Untuk membuat blog ini saya tidak memerlukan tool khusus karena HTML Editor bisa dalam bentuk aplikasi text editor biasa semacam GEdit, KWrite, Kate atau Notepad sekalipun. Meski demikian, saya akhirnya memilih bluefish HTML Editor dan Kompozer sebagai HTML Editor untuk semakin mempermudah proses editing. Keduanya tersedia pada halaman One-Click-Install milik openSUSE.

Dari percobaan akses yang saya lakukan, blog tanpa database ini memang terasa lebih cepat untuk diakses. Sesuatu yang wajar karena browser bisa langsung menampilkan halaman HTML, tanpa harus mengakses database maupun melakukan parsing kode-kode program PHP seperti halnya yang berlaku jika menggunakan engine blog semacam WordPress dkk. Satu-satunya kemungkinan masalah akses adalah tampilan gambar yang harus dipilih secara cermat agar tidak menjadi faktor yang menjadi penyebab keterlambatan akses.

Posted by Masim "Vavai" Sugianto on Sep 20th, 2009 and is filed under Blog. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

4 Responses to “Mungkinkah Membuat Blog Statis Tanpa Database?”

  1. geblek September 21st, 2009, 8:20 am

    hemmm apa ndak ribet bikin blog tanpa database lebih2 make html
    setiap mau posting bongkar htmlnya ?

  2. christiono September 21st, 2009, 10:39 pm

    @atas : saya rasa untuk tujuan pak vavai, dengan keterbatasan hosting yang dimiliki, solusi yang dibuat sudah ok :)

  3. iang September 22nd, 2009, 4:43 pm

    bikin blog di blogger.com lalu set supaya si blogger upload blog ke server kita via ftp =D

    cara lain bisa pake iWeb-nya iLife-nya Apple http://www.apple.com/ilife/iweb/ Database, design, content segala macem ada di local harddisk. Ntar si program bakal generate html pages yg bisa diupload.

    cara lain bisa nginstall locally blog engine yg bisa generate static html files, misalnya movable type. install di kompi lokal trus upload html files ke server.

    bisa juga pake blog engine yg bisa menghasilkan clean url. Instal lokal, lalu bikin content dg url serapi mungkin termasuk link internalnya. Sedot blog pake wget dg opsi make relative link atau dg web copier lain. Upload hasilnya ke server.

  4. aldo October 8th, 2009, 4:35 pm

    klo engine y pke plain text sbg dbase?hrsnya lmyan cepet kn?

Leave a Reply