Overload Email, Instant Messenger & Social Media Buzz

mail-overloadDulu waktu pertama kali bertemu dengan mas Romi Satria Wahono, founder IKC, saya bilang padanya bahwa saya termasuk beruntung bisa chatting dengan dia beberapa waktu sebelumnya, karena ditahun 2004 saya coba chatting namun dicuek-in. Saya bilang padanya, ditahun 2004 itu saya anggap dia sombong nggak mau jawab chatting. Anggapan yang salah tentunya, karena boss RSW baik hati dan tidak sombong serta mau berdiskusi secara ringan dan humoris. Kalau nggak percaya coba saja ikut perkuliahannya :-)

Sekarang meski nggak sepopuler boss RSW dan juga nggak sehebat dia, saya baru merasakan apa yang mungkin ia alami di tahun 2004. Sudah sejak 3 bulan belakangan ini rasanya saya overload email, instant messenger dan kegiatan sosial lainnya.

Dalam sehari saya menerima email sekitar 1000-2500. Mungkin relatif sedikit dibandingkan dengan orang lain tapi buat saya email sebanyak itu membuat hidup saya tak lagi sederhana.

Sebagian email itu berasal dari Milis, padahal milis yang saya ikuti relatif terbatas. Selain milis openSUSE Indonesia dan Zimbra Indonesia yang memang saya kelola, saya hanya berlangganan milis openSUSE.org dan SUSE Studio. Saya bahkan sudah unsubscribe dari milis Qt-interest meski saya masih interest dengan Qt. Saya juga sudah unsubscribe dari milis Java meski saya masih suka pakai Java. Sebagian besar milis ternyata datang dari personal.

Banyaknya email kadang membuat saya tidak fokus dan ada email teman-teman yang terlompati, tidak sempat dan lupa saya reply. Oleh karenanya, kalau ada teman-teman yang kirim email ke saya namun saya belum reply, itu bukan karena somsom or something like that tapi kemungkinan besar saya kelupaan reply.

Sekarang saya sudah memilah dan memilih email agar tidak terlalu memusingkan untuk direply. Saya juga melakukan filtering agar email dapat dikelola prioritasnya dengan baik.

Overload lain adalah dari sisi instant messenger. Belakangan karena saya ada pekerjaan diluar kantor, saya sering offline karena kalau kelupaan online, saya nggak enak hati ada banyak pertanyaan yang tidak sempat saya jawab.

Dua hal tersebut belum ditambah dengan respon-respon dari Facebook dan social-media lainnya. Kesibukan terhadap email, instant messenger dan social media ini setidaknya membuat saya lupa berkebun selama beberapa waktu.

Saya memang online baik dikantor maupun dirumah (dan juga secara mobile) tapi kalau sedang tidak memungkinkan untuk online penuh, saya lebih memilih untuk menonaktifkan instant messenger daripada membuat orang lain kecewa.

Ini baru situasi yang saya alami yang notabene bukan siapa-siapa. Saya lagi mikir bagaimana situasi yang dialami oleh para seleb blog dan seleb-seleb lainnya, mungkin hidup saya hanya sempat untuk membalas email dan chatting jika saya ditakdirkan jadi mereka :-P

Bagaimana dengan pengalaman masing-masing ?

Posted by Masim "Vavai" Sugianto on Sep 10th, 2009 and is filed under Personal. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

8 Responses to “Overload Email, Instant Messenger & Social Media Buzz”

  1. andif September 10th, 2009, 9:43 am

    wadoh ribuan Email?? itu semua bisa terbaca mas?

  2. Masim "Vavai" Sugianto September 10th, 2009, 9:55 am

    @Andif,
    Justru itu mas, membacanya jadi seperti dikejar setoran, nggak fokus dan loncat-loncat.

  3. Kunderemp R Hardjito September 10th, 2009, 2:39 pm

    Dan itu alasan saya menahan diri untuk tidak nge-klik nama Mas yang tau-tau muncul di pojok kanan di facebook. Takut menganggu sampeyan. Cukuplah sampeyan saya ganggu di blog saja. hehehehe

  4. Masim "Vavai" Sugianto September 10th, 2009, 2:41 pm

    @Kunderemp,

    Kalau kau yang click bolehlah langsung aku Add. Ini juga ada di Facebook karena nyari temen lama di SMAN 2 Bekasi :-)

  5. ndoro kakung September 10th, 2009, 4:31 pm

    saya sudah berbulan-bulan tak buka messenger. email pake filter. tapi ngeblog jalan terus :)

  6. Masim "Vavai" Sugianto September 10th, 2009, 4:43 pm

    @Ndoro Kakung,
    Berarti nge-buzz ndoro paling gampang pakai komentar di blog aza ya :-D

  7. prast September 11th, 2009, 2:10 pm

    kalo saya sering invis mas…
    cuma sialnya kadang pake meebo..jadi ketahuan deh..hehehe

    iya, online tapi gak bales message mereka jadi gimana gitu..

  8. eka October 21st, 2011, 11:11 am

    hahaha.. saya juga pernah chat tp dicuekin sama mas vavai.. mungkin karena sibuk kali ya. maklum..

Leave a Reply