Zimbra Appliance Didalam VirtualBox atau VMWare

opensuse-zimbraHari Minggu pekan lalu saya ada dirumah seharian, menemani Zeze Vavai bermain Counter Strike. Didepan rumah sedang ada tenda pernikahan milik tetangga samping rumah sehingga saya agak risih keluar masuk (nanti disangka minta makan :-P ) jadi saya lebih memilih untuk berada dirumah seharian.

Sambil bermain Counter Strike, saya mencoba melakukan percobaan remastering membuat server Zimbra Mail Server diatas openSUSE 11.1 menggunakan SUSEStudio. Proses ini saya tempuh untuk memudahkan rekan-rekan yang berminat untuk mencoba Zimbra Mail Server tanpa harus kerepotan melakukan setup secara manual. Semua library dan package sudah disertakan sehingga tidak perlu melakukan download ulang. Saya juga menyertakan script-script otomatisasi untuk memudahkan proses setup DNS Server dan proses instalasi Zimbra.

Zimbra yang sudah dibundel ini menggunakan basis dasar openSUSE JeOS (Just Enough Operating System). openSUSE JeOS dipilih agar aplikasi yang tidak perlu tidak disertakan sehingga Zimbra bisa secara penuh menggunakan fungsi-fungsi dan kemampuan openSUSE tanpa harus diganggu service yang tidak dibutuhkan.

Zimbra yang sudah dikemas langsung didalam image VMWare atau VirtualBox ini berguna untuk mempersingkat waktu untuk deployment sekaligus dapat digunakan secara berulang dan dapat dilengkapi dengan berbagai aplikasi yang diperlukan.

Mengingat Zimbra didedikasikan untuk menjalankan service Mail Server, saya membuatnya dalam modus non GUI alias text mode atas pertimbangan kinerja. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan penyertaan GUI standar jika banyak rekan-rekan yang membutuhkannya.

built-with-susestudio

SPESIFIKASI TEKNIS

  • Berbasis openSUSE JeOS versi 11.1
  • Menyertakan paket dasar untuk utilitas IP (Ping dkk)
  • Menyertakan paket Zypper dan Rsync. Zypper untuk installer package berbasis teks sedangkan Rsync digunakan jika dibutuhkan untuk proses transfer data
  • Menggunakan Zimbra terbaru versi 5.0.18
  • Tersedia dalam 2 pilihan, versi Standar dan versi Lite. Versi standar berukuran 660 MB, sudah menyertakan Zimbra Binary versi 5.0.18 sedangkan versi lite belum menyertakan versi binary Zimbra. Versi lite saya sertakan karena cukup banyak rekan-rekan yang sudah memiliki binary Zimbra sehingga tidak perlu melakukan download ulang binary sebesar lk 500 MB. Catatan : Versi standar masih dalam proses download dari SUSEStudio.
  • Saat ini tersedia dalam bentuk paket VMWare/VirtualBox dan versi LiveUSB. Versi iso akan disediakan menyusul

DOWNLOAD
Zimbra Remastering dapat didownload pada mirror utama Komunitas Zimbra Indonesia dan Mirror utama Komunitas openSUSE Indonesia :

PENGGUNAAN
Versi VMWare

  • Download Zimbra Remastering versi VMWare. Jika menggunakan Versi Lite, download pula file binary Zimbra 5.0.18 untuk openSUSE dari http://download.zimbra.web.id. File binary ini nantinya disatukan kedalam folder /opt/zimbra-auto.
  • Ekstrak ke suatu folder tertentu. Pastikan user name yang anda gunakan memiliki hak akses penuh pada file ekstrak tersebut
  • Buat suatu sistem baru di VMWare, untuk harddisk gunakan file vmdk hasil ekstrak. Pastikan konfigurasi memory (RAM) >= 512 MB dan konfigurasi Network sudah aktif sesuai keinginan
  • Jalankan sistem VMWare
  • Saat pertama kali dijalankan, Zimbra akan meminta konfigurasi nama komputer dan nama domain. Gunakan nama komputer sebagai hostname (misalnya mail atau mailserver) dan nama domain penuh (Fully Qualified Domain Name, misalnya vavai.com dan vavai.co.id). Pastikan pilihan “Change Hostname…” TIDAK dipilih.
  • Login dengan user name : root dan password : opensuse
  • Masuk ke folder /opt/dns-auto
    cd /opt/dns-auto
    
  • Jalankan file dns-auto dan ikuti panduan yang diberikan (keterangan lebih lengkap mengenai Setting DNS secara otomatis menggunakan dns-auto dapat dibaca pada artikel saya : Otomatisasi Settting DNS pada openSUSE menggunakan DNS Auto)
    ./dns-auto.sh
    
  • Test konfigurasi DNS dengan perintah nslookup, contoh : nslookup mail.vavai.com atau nslookup mailserver.vavai.co.id. Respon yang benar akan menyatakan IP lokal dari Zimbra yang sedang anda setting
  • Masuk ke folder Zimbra-Auto dan Jalankan script install Zimbra secara otomatis. ikuti wizard yang diberikan.
    cd /opt/zimbra-auto
    ./install-zimbra-opensuse-11-1.sh
    

PERTANYAAN DAN SOLUSI
Sangat saya sarankan untuk bergabung dengan milis Komunitas Zimbra Indonesia atau milis Komunitas openSUSE Indonesia. Petunjuk untuk bergabung dapat dibaca disini dan disini.

Posted by vavai on Aug 19th, 2009 and is filed under Linux, Personal. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

23 Responses to “Zimbra Appliance Didalam VirtualBox atau VMWare”

  1. nanks306 August 20th, 2009, 6:50 am

    Bravoo…langsung coba ke TKP :)

  2. Raffaell August 20th, 2009, 1:36 pm

    Mantaps mas….. nanti wa coba publish lagi ya :D

  3. riq surya August 25th, 2009, 5:21 pm

    wah .. kudu nyobain nih .. sip…sip .. thx yah! :)

  4. eethore August 31st, 2009, 8:29 am

    btw, username dan password setelah install-nya apa ya?
    any info?

    gw pake yang Zimbra_openSUSE_Standard.i686-11.1.4.iso

  5. eethore August 31st, 2009, 8:41 am

    ups, udah dapet, ternyata login : root & password : opensuse.

    Btw, setelah beres install, kalau kita reboot…dns auto-nya itu jalan terus ya? gmn caranya supaya ga jalan terus? Apakah di abort aja?
    maklum, masih newbie nih…

  6. Vavai August 31st, 2009, 9:19 am

    @eethore,

    Maksudnya dns-auto jalan itu DNS Servernya ? kalau pakai DNS Server lain, bisa gunakan perintah ini :

    chkconfig named off
    service named stop

    BTW, DNS Server di Zimbra itu digunakan untuk keperluan dia sendiri, jadi misalkan sudah ada DNS Server tidak bermasalah karena tidak akan bentrok.

  7. eethore August 31st, 2009, 9:31 am

    btw, berapa space requirementnya ya?
    gw pake vmware 20GB, tapi katanya spacenya kurang.

    thanks a lot…

  8. Vavai August 31st, 2009, 9:37 am

    32 GB, pakai dynamic storage saja, secara total sewaktu belum diapa-apakan secara fisik besarnya masih kurang dari 5GB kok.

  9. eethore August 31st, 2009, 10:40 am

    masih problem dengan space.
    padahal pas gw cek di filenya, ga gede kok, baru 500MB-an.
    aneh jg…
    padahal gw udah set jadi 30GB.

    ini terjadi waktu gw jalanin install zimbranya.

    pas proses “tar…” dia bilang : Cannot write, no space left…”

    apa zimbra installernya harus di download ulang?
    bukannya harusnya udah ada di .iso-nya?

  10. vavai August 31st, 2009, 10:56 am

    Halo mas,

    Kalau pakai iso, install dulu ke dalam sistem dengan menjalankan perintah ini :

    yast, kemudian pilih miscellaneous, live installer.

  11. eethore August 31st, 2009, 11:18 am

    di YAST, ga ada option miscellaneous.

    Cuma ada “software, network services, support”.

    jadi ceritanya, itu belum ke install ya?

  12. vavai August 31st, 2009, 11:23 am

    Ya, belum terinstall (karena itu formasinya livecd). Coba install pakai konsole :

    zypper in yast2-live-installer

    kemudian buka lagi yast dan menu miscellaneousnya.

    BTW, mau gabung di milis Zimbra Indonesia/openSUSE Indonesia nggak ?

  13. eethore August 31st, 2009, 11:47 am

    Permission to access ‘http://download.opensuse…respon.xml.asc” denied.

    Akses internet untuk si OpenSUSE sudah di allow bos.

    boleh banget bos join milis zimbra…

  14. vavai August 31st, 2009, 11:51 am

    Bisa koneksi ke internet nggak ? Kalau bisa ping ke internet, coba jalankan perintah berikut untuk mengubah repo :

    zypper mr -da
    zypper ar http://mirror1.opensuse.or.id/distribution/11.1/repo/oss/ oss-m1
    zypper ar http://mirror1.opensuse.or.id/distribution/11.1/repo/non-oss/ non-oss-m1
    zypper ref
    zypper in yast2-live-installer

    Alamat mirror1 bisa diganti dengan repo lokal.

    Gabung ke milis Zimbra, baca keterangan disini : http://zimbra.web.id/milis

  15. eethore August 31st, 2009, 2:14 pm

    bos, gw bisa contact lu dimana?
    gw liat lu jual jasa migrasi ke linux jg ya?
    kantor gw mo migrasi dari exchange server ke zimbra.

    gw udah submit di toko.vavai.biz.
    reply ke eethore@gmail.com ya bos.

    thx

  16. eethore August 31st, 2009, 3:35 pm

    waktu retreving yang non-oss denied bos.
    ada repository yang lain ga ya yang bisa dipake?

  17. vavai August 31st, 2009, 3:44 pm

    @Eethore,

    Saya akan contact via email.

    Untuk repo bisa ganti dengan perintah ini :

    zypper mr -da
    zypper ar http://mirror.unej.ac.id/opensuse/distribution/11.1/repo/oss/ oss-unej
    zypper ar http://mirror.unej.ac.id/opensuse/distribution/11.1/repo/non-oss/ non-oss-unej
    zypper ref
    zypper in yast2-live-installer

  18. eethore September 1st, 2009, 8:08 am

    masih sama, waktu zypper ref, mentok di repo/non-oss…
    kenapa ya?
    padahal internet udah dibuka lo…ping ke google dan lain-lain reply…

  19. eethore September 1st, 2009, 9:50 am

    mas vavai, kita configurasi zimbra dulu atau install yast2 itu dulu ya?
    dummy question sih, tapi jadi bingung aja urutannya…
    soalnya ga dijelaskan di tutorialnya.

    thanks

  20. Vavai September 1st, 2009, 10:01 am

    @eethore,

    1. Untuk Zimbra Appliance versi LiveUSB dan ISO harus diinstall dulu
    2. Untuk Zimbra VMWare/VirtualBox bisa langsung digunakan.

    BTW, bisa kirim pesan kesalahan saat menggunakan zypper ref ?

  21. eethore September 1st, 2009, 1:03 pm

    saya akhirnya coba pakai yang vmx.
    supaya tidak perlu install dulu :)
    thx

Trackbacks

  1. Zimbra Appliance Versi LiveUSB dan ISO Image | Blog Vavai
  2. Pertemuan Gabungan Komunitas openSUSE & Komunitas Zimbra | Blog Vavai

Leave a Reply