Reportase Training Zimbra di Surabaya : Bagian I

Sesuai dengan rencana, hari Sabtu 15 Agustus 2009 saya berangkat ke Surabaya untuk mengisi acara training Zimbra yang diadakan oleh teman-teman dari Komunitas openSUSE Indonesia Perwakilan Wilayah Surabaya. Acara training sendiri akan diadakan pada hari Minggu, 16 Agustus 2009.

Saya berangkat dari Bekasi pukul 08.00 WIB, diantar oleh Zeze Vavai dan mamanya ke pool bus DAMRI di hypermart Giant. Saya sendiri berencana naik Lion Air dari Bandara Soekarno Hatta untuk waktu keberangkatan pukul 10.10. Sempat kaget juga ketika sampai di Bandara suasananya sangat crowded. Sibuk dan ramai sekali. Mungkin karena holiday season Agustusan. Sempat ruwet juga waktu hendak check-in karena harus antri lumayan lama, apalagi petugas reservasi Lion Air kelihatannya kurang responsif. Entah karena masalah sistem atau karena masalah lain, saya membutuhkan waktu hampir 1 jam untuk check in. Sangat berbeda dengan suasana yang saya alami saat terakhir kali ke Semarang dengan Garuda. Selain sepi karena bukan waktu liburan, antrian tidak terlalu ramai dan saya hanya butuh waktu 5 menit untuk check-in.

Antri Check In

Antri Check In

Selesai check-in menjelang pukul 10 dan saya sempat lari-lari kecil ke Gate A-5 karena si petugas bilang agar saya cepet boarding. Meski berusaha santai, saya sempat ngacir karena suami-isteri yang antri didepan saya sempat tertinggal pesawat yang hendak ke Padang.

Karena nggak pernah olah raga, lari kecil dari tempat check-in ke Gate keberangkatan membuat saya ngos-ngosan dan sampai ditempat boarding sudah ramai sekali. Sempat telp Zeze Vavai dan mamanya, tiba-tiba terdengar pengumuman bahwa penumpang Lion Air tujuan Surabaya dengan nomor Penerbangan JT-574 diminta untuk pindah ke Gate A-1 karena pesawatnya parkir disana. Kali ini saya santai saja tidak perlu lari-lari lagi, hehehe…

Antrian di Bandara

Antrian di Bandara

Saat pesawat take-off waktu menunjukkan kisaran waktu pukul 10.15-an, jadi lumayan on time. Landing di Juanda sekitar pukul 11.30 WIB. Saat berjalan ke pelataran, ternyata sudah ada Didiet Agus Pambudiono, komandan openSUSE Indonesia wilayah Surabaya yang menjadi inisiator dan koordinator acara training ini. Di pelataran juga sudah ada 2 orang peserta training yang datang dari Makassar sehingga kami akhirnya berbarengan mencari hotel.

Sampai di hotel, saya langsung istirahat sampai sore, tidur-tiduran sambil baca buku dan koran sambil sesekali SMS-an sama Zeze Vavai :-) .

Sore menjelang, Didiet menjemput saya untuk datang mengecek lokasi training di Indigo Center. Disana saya bertemu dengan teman-teman openSUSE Indonesia Wilayah Surabaya. Ada Taufiqrom yang aktif di KOELIT (Kelompok Linux Trunojoyo), ada juga Taufiq thyspyr yang pernah bertemu dengan saya hampir 1 tahun yang lalu saat saya pertama kali berkunjung ke Surabaya untuk pembukaan kantor group perusahaan di kawasan Margomulyo dekat pelabuhan Tanjung Perak. Selain keduanya ada juga masghandul yang baru saya jumpai kala ini. Sekitar pukul 19.00 WIB datang pula mas Kirman, yang cukup aktif di openSUSE Indonesia wilayah Jabotabek saat ia tinggal di daerah Jakarta. Sekarang ia ambil kuliah lagi di ITS Surabaya.

Persiapan Training di Indigo Center

Persiapan Training di Indigo Center

Pengecekan yang saya lakukan adalah upaya memastikan tidak adanya gangguan saat pelaksanaan training besok. Benar saja, ternyata ada beberapa PC dengan VGA Card ATI yang memerlukan driver tersendiri agar resolusinya dapat dideteksi dengan baik. Saya juga sempat melakukan ujicoba instalasi Zimbra sampai selesai sehingga secara normal semestinya tidak ada masalah yang mengganggu.

Selepas pengecekan, kami makan malam. Saya pulang kembali ke hotel sekitar pukul 22.00 WIB dan baca-baca sambil nonton Mission Impossible-nya  Tom Cruise :-)

Posted by vavai on Aug 17th, 2009 and is filed under Linux, Personal. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.