Setelah 2 hari kemarin “Trauma dengan Bank“, per hari Jum’at pagi saya mulai mencoba resolve masalah yang terjadi. Buku tabungan BCA dapat saya temukan di laci kantor sedangkan buku tabungan Bank Muamalat ternyata ada dirumah orang tua saya di Tambun. Benar-benar orang yang rapi dan cermat,
Saya mencoba mengatasi masalah yang terjadi dengan bank Muamalat. Seperti saya jelaskan pada posting tersebut, masalah terjadi saat saya melakukan penarikan menggunakan kartu ATM Bank Muamalat di mesin ATM Bank BCA di Alfamart Duren Jaya Bekasi Timur. Uang tidak saya dapatkan namun saldo saya berkurang. Saya sudah berhitung, pasti prosesnya akan lama namun karena nilainya cukup membeli es cendol cukup banyak, saya akan tetap mencoba mengurus pengembaliannya.
Saya menduga prosesnya akan lama karena saya menggunakan ATM Muamalat di ATM BCA meski antara bank Muamalat dengan BCA sudah ada kerja sama namun saya tidak terlalu berharap prosesnya akan cepat karena saya tidak mau kecewa berharap terlalu banyak.
Setelah semua dokumen saya siapkan, saya menelpon ke customer service Salam Muamalat, 021-2511616. Diterima oleh seorang customer service officer wanita yang dengan ramah melayani saya dan kemudian menanyakan masalah saya. Setelah saya jelaskan, ia melakukan verifikasi identitas pribadi saya, termasuk beberapa pertanyaan yang sifatnya khas sehingga ia benar-benar yakin bahwa saya adalah pemilik rekening yang dimaksud.
Setelah melakukan verifikasi, ia menjanjikan penyelesaiannya dilakukan paling lambat keesokan hari jam 1 siang. Sebenarnya bisa dilakukan per hari itu juga setelah jam 1 siang (waktu kliring antar bank) namun karena KTP saya yang sekarang berbeda dengan KTP yang dulu saya pergunakan untuk mendaftar, prosesnya butuh waktu sedikit lama. Saya berterima kasih untuk proses yang akan dilakukan dan kemudian menutup telepon.
Sekitar pukul 14.00 WIB saya mengambil izin dari kantor untuk mengurus problem 1 lagi, yaitu terkait pemblokiran account internet banking Bank BCA yang berakhir dengan kegagalan karena saya harus tetap membawa kartu ATM padahal kartu ATM saya sudah hilang sejak 1-2 tahun yang lalu
. Mengambil via buku tabunganpun mempersyaratkan adanya kartu ATM sehingga saya tidak punya pilihan lain selain mengurus surat kehilangan ke kepolisian.
Keluar dari kantor cabang BCA, saya iseng check saldo Bank Muamalat di ATM dan surprise, ternyata saldo saya sudah dikreditkan kembali sejumlah uang yang gagal saya tarik. Respon yang cukup cepat karena hanya butuh waktu beberapa jam saja padahal saya sudah berasumsi akan butuh waktu sekian hari.
Terima kasih bank Muamalat. Pertahankan respon cepat dan berkualitas seperti ini. Sayangnya saya lupa menanyakan nama customer service officer yang membantu saya. Paling tidak melalui posting ini saya mengucapkan terima kasih padanya.
Dedhi July 19th, 2009, 8:46 am
“Mengambil via buku tabunganpun mempersyaratkan adanya kartu ATM ”
Geblek BCA, lha kalo gitu ada buku tabungan buat apa?
tetra pak July 19th, 2009, 10:47 am
biar aman, pak. kadang merepotkan sih. tapi demi alasan keamanan..
kuya August 21st, 2009, 10:00 am
BCA emang geblek.. saban ari orang ngantre ngga ada pelayanan yg meningkat. Masa di BCA tambun loket transaksi kurang dari 10 juta cuma dibuka 1 counter eehh yang lebih dari 10jeti ada 3 counter. Lha padahal yg nyemut disitu mayoritas mau transaksi kurang dari 10jetu. Antrian BLT tak terhindarkan padahal loket 3 counter lumayan melompong. Kampret BCA
dika September 10th, 2009, 10:51 pm
ATM ku hilang ky mn caranya………..
Ade Truna March 25th, 2010, 6:48 pm
dari tadi pagi coba cek saldo via muamalat banking, tapi ‘time out’ terus…cape deh!
oia, salam kenal, dari bandung
fairuz June 10th, 2011, 6:14 am
syukron bank muamalat…..smg tetap dpt melayani dg baik dan maju seiring dg arus persaingan bank dg tetap mengutamakan syariah2nya