Saya biasanya membaca komentar-komentar di Detik.com sambil lalu sekedar lucu-lucuan. Mengapa ?Memang ada cukup banyak komentar yang bagus disana namun belakangan ada banyak komentar yang rasanya sekedar sambil lalu. Isi komentar biasanya cukup menghibur dan tidak disaring. Ada kalanya isi komentar yang sama tertulis berkali-kali (sampai-sampai saya mau SMS Andry, “Boss, itu nggak ada duplicate comment trapping ya”
) . Kali lain ada banyak komentar yang nggak jelas ujung pangkalnya. Mungkin ada baiknya Detik mempertimbangkan metode moderasi yang dilakukan seperti saat ini mengingat jika benar dimoderasi, ada banyak komentar yang duplikat selain ada juga komentar yang rasanya kurang pantas ditayangkan.
Barusan saya lihat ada komentar aneh bin ajaib, panjang bener sampai cerita soal kisah kerajaan kura-kura dan kelinci. Ini Saya kasih screenshotnya
Cukup menghibur dan bisa menjadi cerita pengantar tidur, hehehe…
Ini link berita dan komentarnya : SBY: Kalau Peragu Mosok Saya Sampai di Posisi Sekarang
hafidz June 10th, 2009, 3:47 pm
hihihi… moral dari isi comment nya apa pak? *lagi males baca*
musik.um.ac.id October 6th, 2009, 3:13 pm
cooment ini saya jd teringan film lucinya upin dan ipn cerita kura2 dan kancil..he..he
guest June 15th, 2010, 3:24 pm
lam kenal, baru nemu blog ini. btw, yang dibikin screenshotnya di atas itu dari sini ya?
http://www.detiknews.com/commentpaging/2009/06/04/124246/1142588/700/2/sby-kalau-peragu-mosok-saya-sampai-di-posisi-sekarang
guest June 15th, 2010, 3:30 pm
oh ya, saya gak baca terusannya.
“Cukup menghibur dan bisa menjadi cerita pengantar tidur, hehehe…
Ini link berita dan komentarnya : SBY: Kalau Peragu Mosok Saya Sampai di Posisi Sekarang”