Catatan : Tulisan ini merupakan bagian kedua dari seri tips pindah hosting. Bagian pertama dapat dibaca disini.
Salah satu problem utama yang saya alami ketika melakukan pemindahan hosting adalah melakukan dumping data MySQL. Hal ini tidak perlu saya alami andaikata saya memiliki akses SSH full ke server hosting atau saya memiliki akses WHM (WebHost Manager) yang memiliki fasilitas Backup & Restore account.
Masalahnya, sebagian besar hosting tidak menyediakan fasilitas tersebut kecuali menggunakan layanan tambahan. Kalaupun mereka menyediakan tools untuk melakukan penanganan data, biasanya mereka menyediakan cpanel.
Cpanel yang saya gunakan memang memiliki kemampuan backup dan restore namun kemampuan yang ada hanya untuk melakukan restore data, tidak termasuk database dan isinya. Kalaupun ada fasilitas restore database, butuh waktu yang cukup lama melakukannya karena kita harus melakukan proses upload file SQL dan melakukan eksekusinya.
Sekedar contoh, blog pak Yusril Ihza Mahendra yang relatif tidak banyak isinya memiliki besar file SQL > 10 MB. Website openSUSE Indonesia memiliki file SQL > 30 MB sedangkan blog-blog pribadi yang saya miliki besar file SQL-nya mencapai kisaran 50-60 MB. Saat saya mencoba menggunakan PHPMyAdmin, batasan maksimal file SQL yang bisa dieksekusi adalah 512 KB. Olala.
Untunglah, setelah browsing sebentar saya bertemu dengan script kecil dan simple dalam bentuk script PHP yang mampu melakukan proses dump file SQL besar dalam waktu singkat. File SQL untuk blog saya dengan besar file > 50 MB bisa dieksekusi kurang dari 2 menit dan hasilnya benar-benar bagus, tak ada masalah dan langsung dapat saya gunakan.
Penggunaan scriptnya juga cukup mudah, kita hanya perlu memodifikasi konfigurasi koneksi database didalam script dan kemudian melakukan upload file php tersebut ke lokasi hosting. Untuk menghindari proses upload file dump SQL yang lambat, saya melakukan akses SSH ke server DreamHost saya, melakukan ekstrak hasil backup dari Cpanel dan mengambil file SQL yang hendak saya dump.
File SQL tersebut kemudian saya kirim ke web hosting yang baru menggunakan akses FTP dan diletakkan difolder yang sama dengan lokasi script. Cara ini menghindarkan saya dari proses download dan upload yang menyita waktu.
Berikut adalah cara penggunaan script :
// Database configuration$db_server = 'localhost'; $db_name = ''; $db_username = ''; $db_password = '';


DELIMITER ;; DELIMITER ; /*!40103 SET TIME_ZONE=@OLD_TIME_ZONE */; /*!40101 SET SQL_MODE=@OLD_SQL_MODE */; /*!40014 SET FOREIGN_KEY_CHECKS=@OLD_FOREIGN_KEY_CHECKS */; /*!40014 SET UNIQUE_CHECKS=@OLD_UNIQUE_CHECKS */; /*!40101 SET CHARACTER_SET_CLIENT=@OLD_CHARACTER_SET_CLIENT */; /*!40101 SET CHARACTER_SET_RESULTS=@OLD_CHARACTER_SET_RESULTS */; /*!40101 SET COLLATION_CONNECTION=@OLD_COLLATION_CONNECTION */; /*!40111 SET SQL_NOTES=@OLD_SQL_NOTES */; -- Dump completed on 2009-05-11 0:57:57
Sebagai backup script, saya membuat salinan scriptnya disini : bigdump
ihsan May 19th, 2009, 6:44 am
Terima kasih tipsnya, pak Vavai.
JazaakaLlaah khayr..
Suwahadi May 25th, 2009, 10:40 pm
Terima kasih Pak.
Ini yang menjadi kendala saya selama ini.
Sampai² stress sendiri mengatasi dump db yg begitu gede.
Akhirnya minta bantuan pihak hosting untuk men-dump nya, hahaha.
Kalo ada script ini, gak perlu lagi dech minta bantuan pihak hosting, hehehe…
hkg May 30th, 2009, 4:43 pm
waduh saya bingung pada tahap 3. Upload ke hosting bersama file SQL yang hendak didump
??
upload via ftp maksudnya??? ato gmn klo via ft ke folder yg mana??
Suwahadi July 9th, 2009, 2:57 am
@hkg: Upload via file bigdump.php dari web Anda juga bisa (asal CHMOD 777),
Atau kalo via FTP upload file sql tersebut pada folder yg sama dengan lokasi bigdump.php. Atau lebih enaknya, Anda taruh file ‘bigdump.php’ pada lokasi folder tertentu. Misal: ” /public_html/dump/”.
Jadi Anda bisa eksekusi dumping sql via address: “www.web-anda.com/dump/bigdump.php”
Semoga bisa membantu juga. Terima kasih.
Buat Pak Vavai, sekali lagi terima kasih banyak share ilmunya. Malam ini saya lakukan dump sql untuk website engine Joomla saya dan sukses menggunakan cara ini…
Aswandi August 17th, 2009, 1:21 am
thanks infonya dan barusan saya coba, namun masih ada masalah yaitu tdk bisa import sql yg ada extended-nya. BigDump will fail processing large tables containing extended inserts
sangprabo October 2nd, 2009, 4:06 pm
Terima kasih infonya Bo!
Sebagai tambahan, daripada mengedit file dump sql yang berukuran besar, mungkin bisa mengedit file bigdump.php dengan menambah baris berikut di comment section
$comment=’DELIMITER ;’;
Moga membantu dan mohon koreksi, maklum masih pemula..
NoY October 29th, 2009, 3:43 pm
mohon pecerahannya… saya gagal trus nih… trus nyoba delet2 sql eh malah ga kena sama sekali hiKz..
Error at the line 114486: /*!40103 SET TIME_ZONE=@OLD_TIME_ZONE */;
Query: /*!40103 SET TIME_ZONE=@OLD_TIME_ZONE */;
MySQL: Unknown or incorrect time zone: ‘NULL’
Stopped on error
mohon petunjuk… obatnya apa ya ?
EasyMakesMoney.com April 3rd, 2010, 4:52 pm
Makasih infonya. Sebelumnya saya stress banget gak bisa transfer database dari hosting lama ke hosting baru. Udah coba pake import, gak bisa diimport juga, pake menu backup dan restore juga gak bisa. Mungkin masalahnya file yang gede kali. Sampai berhari-hari saya coba tetap gak bisa. Pas dapat info disini, ternyata gampang banget, 5 menit langsung siap. Syukur, dah bisa pindah database ke hosting baru.
Terima kasih buaaaayak……….
Hariez July 14th, 2010, 11:50 am
kalo ada errror beginian knapa ya :
Stopped at the line 347.
At this place the current query includes more than 300 dump lines. That can happen if your dump file was created by some tool which doesn’t place a semicolon followed by a linebreak at the end of each query, or if your dump contains extended inserts. Please read the BigDump FAQs for more infos.
Hariez July 14th, 2010, 11:53 am
eh iya nambah…
file dumping sqlku kan 300Mb…
nah cara ngatasinya bijimane, kalo dibuka pake notepad kudu nunggu lama biar kebuka blum lagi kompi heng…
ada gak tools/cara buat buka file segede itu….
thx
abe August 24th, 2010, 11:37 pm
Sebenarnya bisa dengan cara copy aja file database (biasanya berbentuk folder) ke directory database MySQL.
itu yang saya gunakan untuk menghindari kesulitan-kesulitan tersebut hehehe..
Bravo Vavai..keep help Us…!
Jeffry Michand November 16th, 2010, 6:59 pm
Hi, this is my first time visiting your site. Conggrat.you have one more followers now
Regard Indonesia News Aggregator