Tips Membiayai Tabungan Pendidikan & Tabungan Mapan

Bagi rekan-rekan yang belum membaca artikel tentang tabungan pendidikan dan tabungan mapan, silakan merujuk ke artikel bagian 1, bagian 2 dan bagian 3.

money-onlineSemua orang tahu bahwa tabungan merupakan sesuatu yang penting sebagai antisipasi keadaan yang tidak diinginkan, namun masalahnya, bagaimana menutup biaya atau setoran untuk tabungan jika pendapatan kita selama ini hanya habis untuk keperluan belanja bulanan ? Apakah kita harus berhenti makan sekian hari untuk memenuhinya ? :-P

Menyisihkan sebagian dana merupakan cara yang lebih baik namun bagaimana jika tak ada lagi dana yang bisa disisihkan. Alih-alih menabung sebagai bagian dari manajemen resiko, kita malah terkena resiko yang tidak diinginkan karena dana yang kita siapkan untuk keperluan hidup harus dibagi lagi untuk keperluan tabungan.

Ada cara yang lebih elegan untuk itu tanpa harus mengganggu pendapatan rutin bulanan yaitu dengan meningkatkan pendapatan. Caranya bisa dengan bermacam upaya, baik yang memerlukan modal atau tidak tapi saya akan menitik beratkan pada upaya yang sudah saya lakukan karena cara ini semestinya bisa dilakukan oleh setiap blogger, hanya saja cara ini memerlukan kerja keras yang berbeda antar blogger.

Cara yang lebih elegan dan sudah saya praktekkan adalah dengan cara mencari pendapatan secara online, dalam hal ini mengikuti paid review dan menempatkan link berbayar.

Mungkin ada yang langsung ilfil begitu mengetahui cara ini, padahal jika dikelola dengan baik, kita tidak perlu ilfil seperti itu.

online-earningPertama, paid review yang selama ini saya lakukan (ada di reviewme) bisa saya kelola tanpa harus kehilangan esensi tulisan sebagai sumber informasi. Kedua, keikut sertaan saya pada program paid review yang umumnya menggunakan bahasa Inggris adalah sebagai bagian saya belajar berbahasa :-P . Ketiga, kita bisa memilih untuk menerima atau menolak review yang kita inginkan.

Nilai pembayarannya memang relatif kecil (tergantung ranking blog kita) namun secara umum saya menikmatinya karena paid review ini menyumbang cukup besar meski saya baru 2 bulan ikutan (ikutnya sih sudah lama tapi selama ini saya cuekin :-D ).

Saya menikmati kegiatan menulis ini karena tulisan saya memang diarahkan sebagai artikel feature, dalam arti saya memilah mana artikel yang bisa saya kelola dan saya sesuaikan dengan kegiatan yang saya lakukan. Sebagai contoh, salah satu review yang saya lakukan adalah tentang hosting yang memiliki relasi dengan kegiatan ngeblog yang saya lakukan dan tentang kostum ulang tahun untuk anak-anak yang ada kaitannya dengan rencana ulang tahun Zeze Vavai 26 Maret 2009 ini.

Yang kedua adalah menempatkan link berbayar. Pilihannya beragam. Yang saya ikuti antara lain dari Text Link Ads (TLA), Backlinks, Intellilinks dan Infolinks.

Syaratnya memang bervariasi, ada yang memperbolehkan blog berbahasa Indonesia dan ada yang minta blog berbahasa Inggris. Meski demikian, jika kita memiliki blog dengan PageRank yang cukup lumayan (minimal 4) dan memiliki pengunjung tetap yang cukup lumayan, umumnya sebagian besar layanan menerima kita.

Untuk mendaftar juga tidak terlalu sulit. Jika anda pengguna blog berbasis WordPress, tersedia plugin yang bisa langsung diaktifkan kok. Untuk register TLA, silakan gunakan link berikut (link ini menggunakan referal saya, silakan gunakan link ini jika tidak mau menggunakan referal dan ingin submit langsung)

Mekanisme kerja TLA adalah mendeteksi entry/posting artikel kita menggunakan plugin yang sudah terinstall, kemudian mengambil keyword-keyword tertentu. Jika keyword yang diambil dari blog kita ada peminatnya, TLA secara otomatis menempatkan hyperlink untuk keyword tersebut. Simple tanpa campur tangan kita.

Backlinks, Infolinks dan Intellilinks cara kerjanya mirip dengan TLA. Kita memasang link advertiser dan kita menerima pembayaran untuk hitungan bulanan.

Ingat bahwa kita punya hak untuk menerima atau menolak link yang diberikan jadi kita akan diberikan konfirmasi (sesuai setting yang kita pilih) jika ada peminat terhadap link yang kita sediakan. Beware, ada kabar bahwa Google tidak menyukai link berbayar dan akan melakukan penalti penurunan PageRank, meski hal ini tidak terjadi pada blog yang saya miliki.

Pembayaran dari Link berbayar dan Paid Review ini lebih dari cukup menutup Tabungan Pendidikan dan Tabungan mapan yang saya ambil meski tidak berlebihan amat. Minimal saya bisa mengurangi defisit anggaran melalui side effect dari kegiatan yang merupakan hobby saya yaitu menjadi seorang Blogger.

Posted by vavai on Mar 24th, 2009 and is filed under Personal, Resensi. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

8 Responses to “Tips Membiayai Tabungan Pendidikan & Tabungan Mapan”

  1. berkamp March 24th, 2009, 12:04 pm

    ini tips atau promosi….. :D

  2. Masim "Vavai" Sugianto March 24th, 2009, 4:53 pm

    @Promosi boss. Promosi Bank dan promosi TLA, siapa tahu saja ada yang nyangkut, hehehe…

  3. prast March 25th, 2009, 8:01 am

    wah sama mas..
    saya bayar prulink dan tabungan pendidikan anak dari kegiatan online.
    selama ini sudah cukup dan tidak ngambil dari kerja offline.

  4. indra permana May 19th, 2009, 12:58 pm

    makasih ya bang artikelnya,,,thax bwat referensi

  5. mbotee June 28th, 2009, 7:26 pm

    saya harus banyak belajar dari bapak niy, maklum masih nubie dan baru sebulan ikut bisnis online ini, hehehehe..

    sukses ya pak..

  6. zhoi April 14th, 2010, 5:14 pm

    Hi Semua..

    Sejarahnya, kebetulan saya pernah penasaran dengan produk apa yang terbaik untuk biaya pendidikan anak di masa yang akan datang.
    Saya buka mata-buka browser-buka otak, trus melototin ke website2 dan buku2 para financial planner..trus mule Saya belajar rumus Present Value-Future Falue..dkk, termasuk function di excel-nya

    saya dapat kemungkinan:
    1. Asuransi Pendidikan,
    Lalu saya cari info, sampai akhirnya saya nemu 1 produk yang memang bagus dan juga diterbitin oleh asuransi yang syariah murni.
    lalu saya prediksi pake logika, kayanya gak kekejar nih sama inflasi.
    2. Reksadana
    Alhamdulillah, saya udah familiar dengan reksadana karena punya produk reksadana (dengan nominal gak seberapa) dan dah jalan 4 tahun
    saya baca2 lagi dokumen browsingan 4 tahun sambil ngapdet info eh malah nemu website: portalreksadana.com untuk belajar dan mencari info produk2 reksadana beserta metode investasinya.
    Di portalreksadana saya jadi tahu ternyata selain metode dollar cost averaging alias setor rutin tanpa peduli trend pasar, ada juga metode value averaging (nah yang ini saya masih belajar/cari info juga)

    mulailah oprak-aprik tuwh rumus ke excel sambil melongok ilustrasi dari agen asuransi pendidikan syariah. Saya berusaha untuk tetap mempertimbangkan unsur asuransi pendidikan sebagai kombinasinya.

    Walhasil, Alhamdulillah saya bikin spreadsheet excel sendiri yang jeroannya berisi rumus PV,PMT,FV dkk (kurang lebih-nya metode setorannya menganut metode dollar cost averaging).
    Saya upayakan tampilannya seapik dan user-friendly juga pemakaiannya, dikasih nama: SkoLaPlan V10
    Link-nya ada di http://www.ziddu.com/download/8875032/SkoLaPlanV10rev0803.xls.html

    Sekarang saya lagi berusaha bagaimana kira-kira simulasi-nya untuk memprediksi apabila berinvestasi menggunakan emas/logam mulai/Dinar

    Mudah-mudahan cukup membantu dan mudah digunakan.

    Salam Sakinah

    Zhoi

  7. Asuransi May 1st, 2012, 9:07 am

    nice,,tips,,tp intinya investasi dan tabungan gk beda jauh sehh cm fisiknya aj yg beda

Trackbacks

  1. Tips Membiayai Tabungan Pendidikan & Tabungan Mapan | Blog Vavai | Bisnis Online

Leave a Reply