Tabungan Pendidikan dan Tabungan Mapan

Mohon maaf, ilustrasinya masuk kaidah pornografi :-)

tabungan-pendidikanSekitar 3 minggu yang lalu saya secara iseng membuka rekening tabungan di Bank Niaga Kelapa Gading Jakarta, salah satu cabang Bank terdekat dari kantor saya. Sebab awalnya adalah waktu hendak melakukan testing Western Union, namun akhirnya saya sekalian membuka rekening tabungan Extra. Tabungan Extra adalah salah satu jenis tabungan di Bank Niaga yang featurenya mirip seperti  Tahapan BCA. Saat itu, karena mepet shalat Jum’at, saya hanya membuka rekening tabungan Extra dan ATM Niaga.

1 minggu kemudian saya kembali untuk mengurus account Internet Banking dan Phone Banking Bank Niaga. Saat itulah saya terpikir untuk membuka tabungan pendidikan untuk Zeze Vavai.

Saya pernah ditawarkan asuransi pendidikan, tabungan pendidikan atau something like that tapi selama ini cuma berputar-putar mikir tanpa realisasi. Daripada yang sekarang juga sama, ya lebih baik langsung saya daftarkan.

Saat ini Zeze Vavai berumur 3 tahun. Setelah menelpon isteri dan diskusi selama 2.37 menit :-P akhirnya saya memutuskan untuk mengambil tabungan pendidikan dengan pembayaran bulanan sebesar Rp. 250.000,- per bulan selama 14 tahun.

Masa 17 tahun saya estimasikan adalah masa disaat Zeze Vavai sedang persiapan ke perguruan tinggi. Untuk pendidikan TK hingga SMA saya estimasikan masih mampu membiayainya secara normal. Tentu saja ada banyak kemungkinan yang terjadi, misalnya resesi, devaluasi, krisis atau hal lain sejenisnya yang mungkin menjadikan tabungan pendidikan ini berkurang valuenya namun saya pikir saya harus mempersiapkan pendidikan Zeze Vavai sebaik-baiknya.

Saya tidak tahu usia saya sampai kapan dan sampai sejauh mana saya mampu memberikan persiapan yang terbaik untuk Zeze Vavai namun saya harus memulai dan mempersiapkannya agar andaikata terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, sudah ada antisipasi ke arah itu.

Awalnya isteri saya kaget saya mengambil tabungan pendidikan karena saya memang tidak bilang sebelumnya. Diskusipun hanya via telepon. Isteri saya juga terkejut saat saya bilang tabungan saya akan dipotong secara rutin sebesar Rp. 250.000,-

“Kenapa nggak 100 ribu saja ?”, tanya isteri saya setelah saya beritahu minimal tabungan adalah 100 ribu per bulan. Halah, kira-in saya mestinya mengambil tabungan pendidikan dengan pembayaran bulanan  500 ribu :-D

250 ribu saya ambil karena nilainya setelah 14 tahun saya estimasikan cukup untuk biaya masuk perguruan tinggi dan pembayaran bulanannya juga tidak terlampau memberatkan saya.

Teman-teman yang lebih mampu mungkin bisa mengambil tabungan pendidikan yang lebih besar namun pada hakikatnya yang utama adalah kepedulian kita pada masa depan putera-puteri kita.

Saya memang baru punya Zeze Vavai namun jika satu saat diberi amanah adiknya Zeze Vavai, saya juga harus mempersiapkan tabungan pendidikan yang sama agar mereka tidak terlalu risau pada masa depan yang menanti.

Takdir dan masa depan memang ada ditangan yang maha kuasa tapi kita sebagai manusia tidak ada salahnya berencana, begitu pikir saya.

Oh ya, bagi teman-teman yang tertarik untuk membuka tabungan pendidikan dan bingung dengan istilah tabungan atau asuransi pendidikan, pada dasarnya kedua istilah ini sama saja hanya titik beratnya yang berbeda. Tabungan pendidikan ini juga disertai asuransi pendidikan yang akan meneruskan pembayaran tabungan bulanan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada si nasabah. Waktunya mungkin berbeda-beda, misalnya beberapa tabungan pendidikan mempersyaratkan masa tabungan minimal 2-3 tahun baru mendapat cover dari asuransi, sedangkan tabungan pendidikan yang lain akan melakukan cover asuransi sejak awal.

Saya akan membahas tabungan mapan sebagai proteksi masa hari tua (THT/JHT, Tabungan Hari Tua/Jaminan Hari Tua) pada posting berikutnya.  Sekarang kerja dulu lha yau :-P

Artikel yang cukup berguna :

  1. Memilih Asuransi atau Tabungan Pendidikan ?
  2. Asuransi Pendidikan Vs Tabungan Pendidikan
Posted by vavai on Mar 20th, 2009 and is filed under Personal. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

5 Responses to “Tabungan Pendidikan dan Tabungan Mapan”

  1. Aris P March 20th, 2009, 2:21 pm

    Saya tunggu posting selanjutnya om Vai. Karena saya juga berencana untuk membuat tabungan pendidikan ini, tapi masih bingung pilih ke Bank/Asuransi :)

  2. vavai March 21st, 2009, 7:41 am

    @Aris P,
    OK mas, pagi ini sudah saya posting detailnya.

  3. zhoi April 14th, 2010, 5:14 pm

    Hi Semua..

    Sejarahnya, kebetulan saya pernah penasaran dengan produk apa yang terbaik untuk biaya pendidikan anak di masa yang akan datang.
    Saya buka mata-buka browser-buka otak, trus melototin ke website2 dan buku2 para financial planner..trus mule Saya belajar rumus Present Value-Future Falue..dkk, termasuk function di excel-nya

    saya dapat kemungkinan:
    1. Asuransi Pendidikan,
    Lalu saya cari info, sampai akhirnya saya nemu 1 produk yang memang bagus dan juga diterbitin oleh asuransi yang syariah murni.
    lalu saya prediksi pake logika, kayanya gak kekejar nih sama inflasi.
    2. Reksadana
    Alhamdulillah, saya udah familiar dengan reksadana karena punya produk reksadana (dengan nominal gak seberapa) dan dah jalan 4 tahun
    saya baca2 lagi dokumen browsingan 4 tahun sambil ngapdet info eh malah nemu website: portalreksadana.com untuk belajar dan mencari info produk2 reksadana beserta metode investasinya.
    Di portalreksadana saya jadi tahu ternyata selain metode dollar cost averaging alias setor rutin tanpa peduli trend pasar, ada juga metode value averaging (nah yang ini saya masih belajar/cari info juga)

    mulailah oprak-aprik tuwh rumus ke excel sambil melongok ilustrasi dari agen asuransi pendidikan syariah. Saya berusaha untuk tetap mempertimbangkan unsur asuransi pendidikan sebagai kombinasinya.

    Walhasil, Alhamdulillah saya bikin spreadsheet excel sendiri yang jeroannya berisi rumus PV,PMT,FV dkk (kurang lebih-nya metode setorannya menganut metode dollar cost averaging).
    Saya upayakan tampilannya seapik dan user-friendly juga pemakaiannya, dikasih nama: SkoLaPlan V10
    Link-nya ada di http://www.ziddu.com/download/8875032/SkoLaPlanV10rev0803.xls.html

    Sekarang saya lagi berusaha bagaimana kira-kira simulasi-nya untuk memprediksi apabila berinvestasi menggunakan emas/logam mulai/Dinar

    Mudah-mudahan cukup membantu dan mudah digunakan.

    Salam Sakinah

    Zhoi

Trackbacks

  1. Tabungan Pendidikan dan Tabungan Mapan Part 2 | Blog Vavai
  2. Tips Membiayai Tabungan Pendidikan & Tabungan Mapan | Blog Vavai

Leave a Reply