Spam Undangan Facebook

facebook

Saya mungkin termasuk blogger kuno. Saya tidak berminat ikut Facebook, Plurk, Twitter, Friendster dan layanan sejenis lainnya. Alasannya sederhana, kalau saya memang tak suka kenapa juga saya memaksakan diri untuk mengikutinya.

Saya bukannya tidak pernah mencoba. Ada beberapa layanan yang saya coba namun ternyata saya kurang berminat mengelola account saya. Saya lebih berminat pada aspek tulis menulis secara komprehensif atau sekalian saja berkonsentrasi pada blogging for money, hehehe…

Popularitas Facebook yang semakin meningkat di Indonesia belakangan ini membuat saya malah disibukkan dengan spam undangan Facebook yang memenuhi mailbox saya. Saya memang ingin membuat filter untuk membuatnya terhapus secara otomatis namun kadang saya pingin juga melihat, siapa sih yang mengundang saya.

Saya tidak tahu mekanisme yang digunakan untuk mengirimkan undangan bergabung dengan Facebook ini. Apakah ada intervensi dari si member atau dikirimkan secara otomatis melalui address book yang terdaftar.

Ada kalanya undangan ini malah masuk ke milis dan saya terpaksa memblokirnya daripada kiriman yang sama dengan orang yang berlainan masuk berulang kali.

Buat teman, rekan, handai taulan dan kaum kerabat yang sudah berbaik hati mengirimkan saya undangan bergabung dengan layanan seperti Facebook dkk, mohon maaf banget kalau saya kerap mengabaikannya.

Bagaimana dengan anda, berapa kali undangan Facebook mampir di inbox anda ?

Posted by vavai on Feb 24th, 2009 and is filed under Blog. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

8 Responses to “Spam Undangan Facebook”

  1. hielmy February 24th, 2009, 12:03 pm

    Ya untuk urusan ikut2an layanan seperti ini memang masalah selera sih om.
    Contohnya saya, kalau facebook saya bisa dibilang addicted, tp untuk plurk pernah mencoba “mendalami” tapi tetep tidak tertarik, akhirnya ya ditinggalkan saja. paling2 saya sekarang agak rajin di Twitter, karena di Twitter saya bisa “nyeloteh” bebas, tanpa peduli respon dari orang, komentar, karma, dll. paling kalaupun ada yang menanggapi ya melalui @reply saja.

    Untuk undangan Facebook rasanya kok saya nggak pernah nerima ya? apa gara2 saya sudah terdaftar? jadi si FB secara otomatis tidak mengirimkan undangan ke alamat email yang sudah terdaftar di database-nya.

  2. ariekeren February 24th, 2009, 4:25 pm

    di email gmail saya itu ada filter kalau annoying cukup langsung hapus, di facebook saya set untuk jangan kirim email apapun juga. alasan kenapa saya harus ada di facebook, karena ada banyak teman-teman saya di seluruh dunia yang walau jauh tidak satu tempat tetapi selalu saling kontak, dan satu media yang membuat kita merasa masih berada dalam satu tempat ya facebook, walau tetap urusan yg lebih private saya prefer ke email/telepon cara konvensional biasa dan it works lah.

  3. berkamp February 24th, 2009, 5:21 pm

    Kalo undangan facebook mah saya gak pernah terima tuh…
    Justru berkat facebook saya bisa ketemu and kopdar sama temen2 lama saya, dari temen TK sampai teman SMU….

    Mungkin yg mengundang anda itu teman2 lama anda yg ingin bersua dg anda…
    Jadikanlah facebook (dan sejenisnya) itu sebagai intermezzo, masa sih mau nulis melulu….
    Dari facebook bisa juga lho dapet duit…. :P

  4. ambons February 24th, 2009, 7:59 pm

    Mungkin selanjutnya mas Vavai bisa buat Pages Fans! khan banyak yang nge-Fans ama mas Vavai

  5. kunderemp February 25th, 2009, 12:23 am

    Sudah sangat sering. Sebenarnya undangannya ke ajangforum at ajangkita dan saya sebagai admin forum tersebut ikut kena imbas.

    Ada juga yang sampai ke e-mailku langsung karena ternyata dia menggunakan fitur facebook ke semua orang yang ada di inbox-nya dia. Padahal aku cuma dua kali berkorespondensi dengan orang tersebut dan itu sudah lama sekali (dua tahun lalu). Jadi kami saling bertanya di manakah kami pernah bertmu.

  6. vavai February 25th, 2009, 10:47 am

    @Hielmy,

    Thanks buat tambahan infonya.

    @Arie,
    Saya pernah buat untuk linkedin dengan maksud yang mirip tapi kemudian saya telantarkan :-) . Thanks buat sharenya.

    @Berkamp,
    Ya, mungkin itu ada sanak saudara atau teman sekolah, makanya saya tidak langsung hapus meski jadi terasa mengganggu. BTW, menulis juga buat cari duit kok, hehehe…

    @Ambons,
    Usul yang brilian. Patut dipertimbangkan, :-P

    @Kunderemp,
    Ya seperti itu masalahnya boss. Mereka set agar kirim invite kesemua yang ada di inbox.

    Mungkin ada juga yang kenal saya tapi saya nggak ingat ketemu dimana atau lewat mana :-D

  7. yands February 28th, 2009, 3:29 pm

    salam kenal mas,
    betul sekali sy juga sering dapat invite fesbuk tp tidak saya tanggapi soalnya gak minat bikin account di FB hehe …sempet bimbang juga liat2 temen pada buka account disana trus popularitas FB yg makin menanjak..
    tp sy ingin hidup normal tidak ingin kecanduan, banyak hal laen yg lebih penting untuk dilakukan daripada berFB ria terutama di dunia nyata

  8. Didiet March 2nd, 2009, 11:31 pm

    He…he…he…
    Saya sebenernya gak maniak banget dengan fesbuk sih, gabung per september tahun lalu sampai sekarang hanya jam2 ttt saya buka, undangan, konfirmasi, update dll di e-mail hanya saya centang kemudian pindah ke kotak sampah, jam-jam ttt ketika lowong baru buka.
    Dari situ bisa tahu status teman2 (Fitrah yang baru menjomblo, mas Yamin yang tetap setia menjomblo, dll-dll)

    Dan dari situ juga akhirnya saya mendapatkan tambatan hati, he…he…he…

Leave a Reply