OOT yang Benar-Benar Out of Topic

keep-ootKalau kita ikut milis tentu pernah satu atau dua kali menerima email dengan subyek berawalan OOT. Subyek ini menandakan email yang dikirim merupakan email dengan topik diluar tema utama milis. Contohnya adalah Milis tentang Ibu dan Anak tetapi isi email berupa informasi mengenai tanaman beracun yang disiarkan di media massa.

Tag OOT cukup berguna karena kita sudah tahu bahwa relevansi isi email tidak terlalu pas dengan tema milis tapi yang jadi masalah, sejauh mana tingkatan tidak relevannya.

Apakah tag OOT dapat digunakan untuk semua berita yang “tidak nyambung” karena namanya saja sudah Out of Topic. Contoh misalnya milis yang membahas tentang Linux tapi ada email dengan subyek “Perang Israel Palestina” atau ada email tentang “Kebakaran Depo Pertamina di Plumpang”.

Ada satu respon yang menarik soal email OOT tentang kebakaran depo Pertamina di Plumpang, yaitu, “Apakah depo tersebut terbakar karena pakai Linux ? Ataukah depo itu terbakar dan terdeteksi karena menggunakan alarm yang dijalankan menggunakan Linux ?”. Pertanyaan yang cerdas untuk mempertanyakan tingkat relevansi berita yang diposting dengan tema milis secara keseluruhan.

Pada hemat saya, OOT boleh saja dilakukan namun semestinya tetap dalam lingkup 1 kategori. Misalnya, informasi tentang penggunaan Open Office di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), masih bisa dimaklumi untuk ditandai sebagai OOT dan dikirimkan ke milis Linux karena masih dalam lingkup sama-sama aplikasi Open Source atau lebih jauh lagi, masih berkenaan dengan komputer.

Bicara soal relevansi memang subyektif,  tergantung cara pandang dan kemampuan seseorang dalam menganalisa relevansi suatu artikel, namun saya yakin ada satu pola dan rujukan yang jelas jika kita mau berpikir sejenak soal email-email yang kita kirimkan ke milis.

Alasan utama seseorang mengirimkan email OOT ke milis adalah, “Sebagai informasi, kan bisa berguna…”

Alasan ini sekilas terlihat benar namun cenderung bermasalah dan ambigu. Mengapa ? Karena alasan ini pula yang menjadi penyebab utama mengapa banyak Hoax yang terkirim kesana-kemari dan menyebar dengan cepat. Jika kita bersikap profesional, mestinya kita juga paham bahwa kita harus memisahkan mana yang relevan dan mana yang tidak.

Orang berlangganan suatu milis tertentu karena ia membutuhkan berita dan artikel tentang topik pembahasannya. Mungkin saja ada orang yang ikut milis Trubus (milis pertanian, peternakan dan perikanan) namun tertarik pada otomotif, namun tentunya bukan berita otomotif yang ingin ia temukan di milis Trubus.

Contoh lain OOT misalnya adalah bertanya mengenai bagaimana cara melakukan setting Proxy Server menggunakan Windows Server dimilis Aktivis Linux. Opo tumon ? Lho kan OOT mas, boleh saja dong ah. Ya, memang OOT tapi OOT-nya kejauhan boss đŸ™‚

Dalam banyak kasus, OOT yang tidak relevan ini malah menuai pro-kontra yang tidak bermanfaat karena hanya bolak-balik antara pro dengan berita dengan yang kontra.

Alasan ini pula yang mendasari saya melakukan moderasi email OOT di milis openSUSE Indonesia. Jika ada yang mengirim artikel atau berita OOT yang benar-benar out, saya akan memperingatkannya dan meminta member milis untuk tidak membahasnya. Lebih baik bersikap tegas daripada berulang kali membaca email milis yang tidak bermanfaat. Jika ada berita penting, cukuplah kita mendapat informasi dari sumber lain.

Bagaimana menurut pendapat anda ?

Posted by vavai on Feb 12th, 2009 and is filed under Komunitas, Linux. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

4 Responses to “OOT yang Benar-Benar Out of Topic”

  1. feha February 12th, 2009, 9:46 pm

    kalau saya sih lebih suka cuekin pesan OOT yg masuk :p
    Mo itu bermanfaat kek mo ngga, biasanya klo udah ada OOT-nya, skip! :p

  2. vavai February 24th, 2009, 11:13 am

    @Ya, saya lama-lama juga ilfil pada email OOT boss.

Trackbacks

  1. Awam bin Newbie Sebagai Tameng | Blog Vavai
  2. Www.N49.com

Leave a Reply