Perspektif Nilai Uang

Ada 2 cerita favorit saya jika ada klien yang sensitif pada harga/biaya layanan di di Excellent, termasuk pelajaran bisnis yang kerapkali saya ulang ke seluruh team Excellent.

Pelajaran pertama adalah kisah tentang biaya berobat dan kisah kedua adalah tentang mindset bisnis antara Donal Bebek dan Paman Gober.

Untuk cerita pertama, seperti ini. Ada seseorang yang mengeluh kesehatannya kurang baik. Mudah lelah, sering mengantuk, badan semakin melar, gampang sakit-sakitan dan tidur sering tidak nyenyak. Dia mengeluhkan hal ini pada temannya. Temannya berkata,

“Oh, ini mudah obatnya. Cukup lakukan 5 hal, yaitu :

  1. Tidur jangan terlalu malam dan jangan sering begadang
  2. Makan teratur dan hindari minum es, makanan berminyak dan fast food
  3. Bangun lebih awal dan berolahraga setiap pagi, meski sekedar jalan kaki atau bersepeda
  4. Kurangi konsumsi garam dan gula
  5. Luangkan waktu untuk bersantai, lepaskan perangkat gadget, komputer dan benda elektronik selama beberapa saat

Itu saja kok, tidak terlalu sulit mestinya”.

Apakah hal ini dituruti dan dilaksanakan. Jawabannya : Belum tentu!

value

Lebih banyak yang akan cuek dan tidak peduli. Masih tetap melakukan kebiasaan sebelumnya dan tetap mengeluh hal yang sama.

Mengapa? Karena nasihatnya gratis.

Sekarang bandingkan situasinya dengan hal dibawah ini.

Ada seseorang yang mengeluh kesehatannya kurang baik. Mudah lelah, sering mengantuk, badan semakin melar, gampang sakit-sakitan dan tidur sering tidak nyenyak. Dia mengeluhkan hal ini pada dokter spesialis. Dokter berkata,

“Oh, ini mudah obatnya. Cukup lakukan 5 hal, yaitu :

  1. Tidur jangan terlalu malam dan jangan sering begadang
  2. Makan teratur dan hindari minum es, makanan berminyak dan fast food
  3. Bangun lebih awal dan berolahraga setiap pagi, meski sekedar jalan kaki atau bersepeda
  4. Kurangi konsumsi garam dan gula
  5. Luangkan waktu untuk bersantai, lepaskan perangkat gadget, komputer dan benda elektronik selama beberapa saat

Itu saja kok, tidak terlalu sulit mestinya”.

Ucapannya sama persis, hingga ke titik dan koma. Apakah hal ini akan dituruti dan dilaksanakan. Jawabannya : Kemungkinan besar, Ya!

Mengapa? Karena selesai mengucapkan hal diatas, dokter spesialis berkata, “OK pak, total biaya konsultasi dokter dan pengecekan kondisi totalnya 2 juta rupiah. Untuk sementara saya belum beri obat, hanya monitor keadaan bapak. Jika masih ada keluhan silakan datang lagi. Untuk pembayaran bisa dilakukan di kasir”

Nasihat diatas kemungkinan besar akan dituruti, karena membayar mahal untuk nasihat tersebut, meskipun nasihatnya sama persis. Ada kalanya sebagian dari kita (termasuk saya sih, hehehe…) yang memandang nilai sesuatu dari harga yang harus didapatkan.

Kalau di Excellent, analogi saya adalah : “Sama saja begini. Kalau kalian punya pasangan kurang menarik, bisa jadi easy come easy go, tapi kalau pasangan kalian menarik, pasti akan kalian pertahankan semaksimal mungkin”

Kira-kira demikian, untuk cerita Donal Bebek dan Paman Gobernya agak siang baru saya tuliskan, ini beres-beres pekerjaan Excellent dulu 😉

Catatan : Contoh sosok “dokter spesialis” hanya sekedar ilustrasi, bukan dalam kondisi sebenarnya ataupun bermaksud tidak hormat. Saya hormat sepenuhnya pada bapak/ibu dokter

Pin It

One thought on “Perspektif Nilai Uang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*