Instalasi dan Konfigurasi VMware vCenter Server Appliance (vCSA) Versi 5.5

APA ITU VMWARE VCENTER APPLIANCE?

Sebelum vSphere 5.0, kita hanya bisa menjalankan vCenter pada Windows Server, baik dijalankan pada server Windows fisik maupun pada virtual machine (VM). Mulai vSphere 5.1, tersedia pilihan untuk menjalankan vCenter dalam bentuk appliance yang otomatis mengurangi biaya lisensi Windows Server.

vCenter Server Appliance (vCSA) merupakan paket sistem berbasis SUSE Linux Enterprise Server 11 64 bit. Pada vCenter appliance versi awal, sudah menyertakan database IBM DB2 yang memadai untuk menjalankan maksimum 5 ESXi hosts dan maksimum 50 VM. Pada vCenter versi 5.5, VMware mengganti database IBM DB2 menjadi vPostgres dan meningkatkan kapabilitas vCSA sehingga 1 buah vCSA bisa menangani hingga 300 hosts dan sampai dengan 3000 VM.

Sama seperti vCenter berbasis Windows Server, vCenter appliance juga bisa dikelola menggunakan akses web maupun via vSphere client. Untuk versi 5.5 keatas, VMware menitikberatkan tambahan kemampuan untuk aplikasi berbasis web sehingga sebagian besar feature baru hanya bisa dikelola melalui akses vCenter web client.

vavai-excellent-vmware-vcenter

Keuntungan menggunakan vCenter appliance :

  1. Simplikasi Deployment, konfigurasi sistem dilakukan via web, tidak perlu melakukan instalasi vSphere client berbasis Windows. Bisa diakses baik via Windows maupun Linux dan Mac
  2. Biaya lisensi lebih rendah, karena tidak perlu membeli lisensi Windows Server untuk vCenter maupun Windows client (XP, Vista, 7, 8) untuk vSphere client
  3. Keseragaman Tampilan. User yang terbiasa mengakses vCenter tidak mengalami kendala karena tidak ada perbedaan akses via vSphere client ataupun via web
  4. Model Akses Aplikasi VMware Kedepan. Beberapa aplikasi VMware seperti vSphere Data Protection hanya bisa diakses menggunakan vSphere Webclient,  tidak bisa menggunakan vCenter yang diakses menggunakan vSphere Client berbasis Windows.

Kekurangan Menggunakan vCenter Appliance :

  1. vCenter Linked Mode. vCenter Appliance belum mendukung opsi link mode agar terintegrasi dengan vCenter lainnya
  2. Tidak Support Microsoft SQL Server. vCenter appliance tidak mendukung database Microsoft SQL Server
  3. Ipv6. vCenter appliance belum mendukung akses via IPv6

INSTALASI VMWARE VCENTER APPLIANCE

vCenter appliance bisa di download melalui http://vmware.com/download. Bisa didownload dalam bentuk file .ova maupun .ovf. Jika  mendownload file ovf, jangan lupa download juga file vmdk-nya

Sebelum melakukan instalasi/deployment vCenter Appliance, siapkan terlebih dahulu hal-hal sebagai berikut :

  1. Kecukupan resources untuk deploy VM dengan memory minimal 8 GB, processor minimal dual core dengan minimum kapasitas disk 125 GB (menggunakan mekanisme thick provision). vCenter Appliance bisa dijalankan sebagai VM pada VMware vSphere atau VMWare Workstation
  2. File vCenter Server Appliance versi OVF+VMDK atau versi OVA, dapat didownload melalui website VMWare
  3. Setting DNS Server (baik forward DNS maupun Reverse DNS) untuk mengenali nama host dari vCenter. Misalnya untuk vCenter diberi nama vcenter.excellent.co.id, baik A records maupun PTR recordsnya harus diset disisi DNS Server

Untuk deploy vCenter Appliance, silakan lakukan proses sebagai berikut :

  1. Buka vCenter Client dan koneksikan dengan host yang dituju
  2. Pilih menu File | Deploy OVF Template
    vavai-excellent-vmware-vcenter-appliance-deployment
  3. Pilih file .OVA atau OVF vCenter Server Appliance yang sudah didownload
  4. Ikuti wizard yang diberikan.
    vavai-excellent-vmware-vcenter-appliance-deployment-wizard

Setelah proses deploy dan restart, kita bisa melakukan konfigurasi lebih lanjut melalui menu konsole ataupun via web.

vavai-excellent-vmware-vcenter-cli
Catatan : Ada kalanya saat instalasi selesai dilakukan, konfigurasi network belum disetting sehingga kita tidak dapat mengakses tampilan web. Jika ini yang terjadi, silakan masuk ke menu konsole dengan user name : root dan password : vmware kemudian menjalankan perintah :

/opt/vmware/share/vami/vami_config_net

vavai-vcenter-setup1
Setelah selesai melakukan instalasi dan konfigurasi network, silakan akses menu web https://IP-Address-vCenter:5480, misalnya https://192.168.1.24:5480 atau https://vcenter-lab.excellent.co.id. Login menggunakan user default : root dan password default : vmware

vavai-vcenter-setup2

 

Pada langkah pertama, klik “Accept License Agreement”. vCenter akan melakukan proses pengecekan dan restart service. Tunggu beberapa saat hingga proses restart service selesai dan sistem masuk ke wizard berikutnya

 

vavai-vcenter-setup3

Tahap selanjutnya adalah konfigurasi setting vCenter. Disini kita bisa melakukan upgrade setting dari vCenter sebelumnya, import file konfigurasi vCenter dari backup konfigurasi maupun dari vCenter lain atau melakukan konfigurasi secara custom sesuai keinginan. Karena saat ini baru pertama kali setting vCenter, biarkan setting seperti adanya dan pilih opsi Configure with Default Settings”

vavai-vcenter-setup4

Klik Start agar vCenter mulai melakukan konfigurasi sistem yang akan digunakan. Prosesnya akan membutuhkan waktu antara 5-10 menit. Jika terjadi kegagalan proses setup pada tahap ini, check ulang spesifikasi vCenter atau konfigurasi yang dipilih. Berdasarkan pengalaman, jika vCenter hanya memiliki memori 4 atau 6 GB, ada kalanya terjadi kegagalan proses setup sehingga prosesnya terpaksa diulang kembali

vavai-vcenter-setup5

vavai-vcenter-setup6

Setelah proses konfigurasi selesai, klik tombol Close. vCenter akan secara otomatis menampilkan halaman dashboard sistem seperti contoh gambar berikut ini

vavai-vcenter-setup7

Untuk melakukan manajemen VM atau host menggunakan vCenter, kita bisa menggunakan akses web client dengan cara membuka alamat https://IP-vCenter atau http://hostname-vCenter, misalnya https://192.168.1.24 atau https://vcenter-lab.excellent.co.id kemudian memilih menu Log in to vSphere Web Client yang ada pada sudut kanan atas.

vavai-vcenter-setup8

Setelah tampil, login dengan menggunakan user name root dan password : vmware.

vavai-vcenter-setup9

Berikut adalah tampilan vCenter web client saat pertama kali diakses.

vavai-vcenter-setup10

kita bisa mengakses vCenter Server Appliance melalui web (vCenter Webclient) dengan membuka alamat URL/IP dari vCenter atau mengaksesnya menggunakan aplikasi VMware vSphere Client berbasis Windows.

vavai-excellent-vmware-vcenter-web

Berikut adalah contoh tampilan akses menggunakan web via browser. Kita bisa mengaksesnya baik pada sistem Windows, Linux maupun Mac.

vavai-excellent-vmware-vcenter-webclient-login

vavai-excellent-vmware-vcenter-webclient

Selain akses via vSphere web client, vCenter juga bisa diakses menggunakan aplikasi vSphere client  yang berjalan disistem Windows.

vavai-vcenter-setup11

Setelah melakukan instalasi dan konfigurasi sistem vCenter, kita bisa melanjutkan proses manajemen sistem Virtualization berbasis VMware vSphere secara lebih leluasa karena sebagian besar feature advanced dari vSphere dikelola menggunakan vCenter

Catatan Advertorial 😉 : Artikel ini merupakan bagian dari modul panduan Training VMware vSphere Fundamental & Medium (High Availability). Jadwal training terdekat bisa dicheck pada informasi Schedule Training Excellent. Jika mengalami kendala untuk mengikutinya atas pertimbangan waktu, jarak, lokasi atau hal lainnya, Excellent menyediakan Modul Panduan & CD/DVD Training untuk Training Mandiri 

Pin It

3 thoughts on “Instalasi dan Konfigurasi VMware vCenter Server Appliance (vCSA) Versi 5.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*