Tips VMware vSphere 5.5 : Instalasi Secara Nested

Catatan : Artikel ini merupakan bagian dari seri penulisan tutorial mengenai VMware vSphere. Beberapa artikel terkait :

  1. Tips : Tahapan Belajar Virtualization Technology Berbasis VMware vSphere
  2. Beberapa Catatan Terkait VMware vSphere 5.5
  3. VMware vSphere 5.5 Versi Free : Kebutuhan Sistem, Spesifikasi, Limitasi & Link Download
  4. Training VMware Certified Associate (VCA) dan Transkrip Sertifikat
  5. Tips VMware : vCenter Server Appliance Menggunakan Account Active Directory
  6. PC untuk Simulasi dan Hands on Lab VMware vSphere
  7. Belajar Teknologi Virtualisasi (1) : VMWare vSphere Hypervisor™ ESXi
  8. Belajar Teknologi Virtualisasi (2) : Instalasi VMWare vSphere Hypervisor™ ESXi
  9. Belajar Teknologi Virtualisasi (3) : Instalasi VMWare vSphere Client

Artikel lainnya bisa dibaca disini : http://vavai.com/tag/vmware

APA ITU NESTED INSTALL

vavai-ilustrasi-vmwareSalah satu fasilitas dari VMware vSphere yang memudahkan proses pembelajaran dan simulasi sistem adalah kemampuan melakukan nested install. Nested install artinya vSphere bisa diinstall diatas vSphere. Jika processor dan RAM cukup memadai, semua simulasi sistem dalam lingkungan data center real bisa disimulasikan dalam 1 server saja. Semua server dan perangkat lainnya dibuat dalam bentuk Virtual Machine (VM) sehingga lebih hemat biaya, baik dari sisi investasi hardware maupun dari sisi power (listrik dan AC) yang dibutuhkan.

Selain diatas vSphere, kita juga bisa menggunakan VMware Workstation (berjalan diatas Linux maupun Windows) dan VMware Fusion (Berjalan diatas Mac) untuk melakukan simulasi. Untuk hasil terbaik, saya menyarankan instalasi nested diatas vSphere. Dalam artikel ini, saya melakukan instalasi vSphere menggunakan PC untuk Simulasi dan Hands on Lab VMware vSphere dan melakukan manajemen melalui laptop.

PERSIAPAN INSTALASI NESTED

  1. Siapkan PC server untuk instalasi host vSphere
  2. Aktifkan Intel-VT/EPT atau AMD-V/RVI pada BIOS.
  3. Lakukan instalasi dengan mengikuti panduan ini : Belajar Teknologi Virtualisasi (2) : Instalasi VMWare vSphere Hypervisor™ ESXi
  4. Lakukan instalasi vSphere Client di laptop dengan menggunakan panduan ini : Belajar Teknologi Virtualisasi (3) : Instalasi VMWare vSphere Client. Jika resources PC cukup, lakukan instalasi vCenter Server agar bisa mengakses server simulasi menggunakan vCenter. Panduannya bisa dibaca disini : “Tips : Instalasi dan Konfigurasi VMWare vCenter Appliance”
  5. Masukkan file ISO installer untuk VMware Hypervisor, dapat didownload melalui  link ini. Jika membutuhkan akses lokal, silakan akses melalui link berikut : http://mirror.excellent.co.id/vmware
  6. Check apakah host memiliki kemampuan nested 64 bit OS guest dengan mengakses alamat URL berikut : https://IP-atau-Hostname-vSphere/mob/?moid=ha-host&doPath=capability contoh : https://192.168.1.99/mob/?moid=ha-host&doPath=capability atau https://vsphere.excellent.co.id/mob/?moid=ha-host&doPath=capability. Cari parameter NestedHVSupported apakah True atau False seperti contoh gambar dibawah ini :
    vavai-nested-vsphere-5-5-10
    Jika ternyata false, nantinya kita tidak bisa menjalankan OS 64 bit diatas vSphere nested yang kita buat. Pada contoh gambar diatas, hardware yang saya gunakan mendukung OS 64 bit secara nested.

PEMBUATAN VM VSPHERE NESTED

  1. Buatlah sebuah VM menggunakan vSphere Client atau vSphere Web Client. Jika menggunakan vSphere 5.5 dan tidak menggunakan vCenter, pilih Virtual Hardware Compatibility versi 9, karena virtual hardware versi 10 tidak bisa diedit menggunakan vSphere Client.
    vavai-nested-vsphere-5-5-1
    vavai-nested-vsphere-5-5-2

    vavai-nested-vsphere-5-5-3

    vavai-nested-vsphere-5-5-4

  2. Pilih sistem operasi Linux | Others 64 bit saat memilih tipe sistem operasi. Nantinya pilihan ini bisa diubah menggunakan menu Edit Settings 

    vavai-nested-vsphere-5-5-5

  3. Untuk kapasitas harddisk sistem vSphere cukup 4 GB saja. Kita nanti bisa menambahkan harddisk virtual kedua yang digunakan untuk simulasi data VM
  4. Ikuti wizard hingga selesai
  5. Setelah selesai, pilih VM yang baru dibuat kemudian klik menu Edit Settings
  6. Pada bagian Virtual Hardware-CPU, aktifkan pilihan Exposed Hardware Assisted Virtualization to the Guest OS. Jika menu ini posisinya redup/disable berarti hardware yang kita gunakan tidak memiliki kemampuan nested VT 64 bit untuk guest OS alias tidak bisa membuat OS guest berbasis arsitektur prosessor 64 bit

    vavai-nested-vsphere-5-5-6

  7. Pada VM Options, pilih tipe sistem operasi : Other dan Version : vSphere 5.x

    vavai-nested-vsphere-5-5-7
  8. Pada virtual hardware CD/DVD, pilih Data Store ISO File dan pilih file vSphere Hypervisor Installer yang sudah disiapkan pada tahap persiapan. Jangan lupa berikan tanda checklist pada bagian Connect at Power On agar sistem guest otomatis booting menggunakan CD/DVD

    vavai-nested-vsphere-5-5-8

  9. Setelah selesai semua, klik OK

INSTALASI SISTEM

  1. Klik VM yang sudah dibuat kemudian klik menu Power On 
  2. Klik menu Open Console dan kemudian lakukan instalasi vSphere sebagaimana biasa jika vSphere diinstall diatas server fisik. Prosedurnya bisa mengikuti panduan disini : Belajar Teknologi Virtualisasi (2) : Instalasi VMWare vSphere Hypervisor™ ESXi
  3. Setelah selesai, vSphere host bisa dikelola menggunakan vSphere Client maupun vCenter seperti halnya vSphere yang diinstall diatas mesin fisik

    vavai-nested-vsphere-5-5-9

Seperti terlihat dalam uraian artikel diatas, proses instalasi vSphere secara nested berlangsung secara mudah dan cepat dan tidak memiliki perbedaan signifikan dengan proses instalasi diatas server fisik. Dengan menggunakan mekanisme nested, kita bisa melakukan simulasi sistem vSphere dalam 1 lingkungan data center secara lengkap.

Catatan Iklan : Excellent memiliki layanan training reguler, special class training, training online dan inhouse training terkait materi Virtualization Technology menggunakan VMware vSphere. Jadwal training terdekat saat tulisan ini dibuat adalah schedule Training VMware vSphere Fundamental & Medium (High Availability), 7-8 Desember 2013.

Untuk detail informasi jadwal training dapat merujuk pada halaman ini : Jadwal Training Excellent

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*