Beberapa Catatan Terkait VMware vSphere 5.5

vavai-ilustrasi-vmwareSelain memuat improvement terhadap VMware vSphere versi 5.1, VMware versi 5.5 juga memuat beberapa perlakuan baru, terutama dari sisi akses klien.

Bagi rekan-rekan yang hendak mencoba atau hendak melakukan implementasi VMware vSphere versi 5.5, berikut adalah beberapa catatan yang perlu menjadi perhatian, terutama jika menggunakan VMware versi free edition. Catatan ini cukup penting agar tidak terkunci saat  melakukan manajemen vSphere host maupun VM yang ada diatasnya.

Catatan tersebut meliputi beberapa hal dibawah ini :

  1. vSphere Client Versi Windows. vSphere Client versi 5.5 tidak bisa diinstall pada Windows XP atau Windows 2003 32 bit. Jika menggunakan Windows XP 64 bit atau Windows 2003 64 bit, ikuti workaround disini : vSphere Client and vSphere PowerCLI may fail to connect to vCenter Server 5.5 due to a Handshake failure (2049143).

    Saran : Sebaiknya gunakan Windows 7 atau Windows 8 jika ingin tetap menggunakan VMware vSphere Client berbasis Windows. Alternatif lain, gunakan vSphere Web Client yang bisa diakses dari browser pada sistem operasi Windows, Linux maupun Mac. Catatan : vSphere Web Client membutuhkan vCenter Server

  2. Virtual Hardware Versi 10. Hati-hati saat memilih Virtual Hardware. Jika menggunakan virtual hardware versi 10 (memiliki kompatibilitas dengan vSphere 5.5 dan versi terbaru berikutnya), VM tidak bisa diedit setting menggunakan vSphere Client berbasis Windows. Edit Setting hanya bisa dilakukan menggunakan vSphere Web Client yang tentunya membutuhkan vCenter Server.

    Jika menggunakan vSphere versi free dan ingin tetap bisa melakukan edit setting, sebaiknya pilih Virtual Hardware versi 9 yang memiliki kompatibilitas dengan vSphere 5.1 keatas atau Virtual Hardware versi 9 yang memiliki kompatibilitas dengan vSphere 5.0 keatas

  3. vSphere Web Client. Sebagian besar fasilitas dan feature baru vSphere hanya tersedia pada vSphere Web Client, sebagai bagian dari upaya VMware melakukan migrasi tools dan manajemen yang awalnya berbasis aplikasi Windows menjadi sistem berbasis web yang lebih independen. Hanya sebagian kecil fasilitas yang masih tergantung pada vSphere Client berbasis Windows, misalnya aplikasi vSphere Update Manager (VUM) dan vCenter Site Recovery Manager (SRM)
    vavai-vsphere-client-5-5

    vSphere Client 5.5, memiliki limitasi dibandingkan vSphere Web Client

  4. Fasilitas Enhanced vMotion. Fasilitas Enhanced vMotion (Migrasi VM baik dari sisi host maupun data store saat VM dalam posisi aktif/running) hanya bisa dilakukan menggunakan menggunakan vSphere Web Client, tidak bisa dilakukan menggunakan vSphere Client berbasis Windows
    Enhanced vMotion, Tidak Bisa Dilakukan Menggunakan vSphere Client Berbasis Windows

    Enhanced vMotion, Tidak Bisa Dilakukan Menggunakan vSphere Client Berbasis Windows

    Enhanced vMotion, Pilihannya Aktif Saat Menggunakan vSphere Web Client
    Enhanced vMotion, Pilihannya Aktif Saat Menggunakan vSphere Web Client
  5. vCenter Server Appliance 5.5. vCenter Server Appliance (vCSA) sebagai bagian dari vSphere 5.5 kini menggunakan database vPostgres dan berdasarkan dokumentasi resmi bisa digunakan untuk melakukan manajemen 300 host server dan 3000 VM. Peningkatan kemampuan vCSA ini membuatnya menjadi pilihan menarik dibandingkan vCenter Server berbasis Windows Server (minimal dari segi biaya lisensi yang bisa dihemat)
  6. VMware vSphere Data Protection. Jika menggunakan vSphere Data Protection (VDP) untuk proteksi dan backup data, lakukan upgrade atau deployment VDP menjadi versi 5.5. VDP versi 5.1 tidak memuat dukungan (compatibility matrix) pada vSphere 5.5.
  7. vSphere Replication. Jika hendak menggunakan vSphere Replication (VR) 5.5, lakukan upgrade host dan vCenter ke versi 5.5 terlebih dahulu agar tidak ada masalah terhadap vSphere Replication. Detail informasi ada disini : “Updated: What you need to know before upgrading to vSphere Replication 5.5”

Semoga catatan-catatan diatas bermanfaat jika hendak belajar atau hendak melakukan deployment sistem virtualization berbasis VMware vSphere 5.5

Pin It

8 thoughts on “Beberapa Catatan Terkait VMware vSphere 5.5

  1. Pingback: PC untuk Simulasi dan Hands on Lab VMware vSphere | Bisnis Having Fun

  2. Pingback: Tips VMware vSphere 5.5 : Instalasi Secara Nested | Bisnis Having Fun

  3. mau nanya mas vavai di kantor saya mau pake failover server pake vmware,apa bisa paket VMWare vSphere Essentials kit plus ?

  4. Pingback: Instalasi dan Konfigurasi VMware vCenter Server Appliance (vCSA) Versi 5.5 | Bisnis Having Fun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*