Melakukan Kesalahan Saat Kerja : Manusiawi Asal Jangan Keseringan :-)

Jika kamu baru beberapa hari kerja dan dunia kerja terasa runtuh gara-gara melakukan kesalahan kerja, camkan ini : melakukan kesalahan kerja itu manusiawi, asal jangan terlalu sering :-D

Jika saat ini sedang sebel karena dimarahi atasan gara-gara melakukan kesalahan sewaktu kerja, tak usah bersedih dan bermuram durjana (aih, kelebihan huruf, kamsudnya bermuram durja :-P ), sadarilah bahwa orang-orang sukses-pun pernah melakukan kesalahan. Bedanya, mereka belajar dari kesalahan dan tidak malah menambah-nambah kesalahannya.

Meski sekarang saya cukup terbiasa melakukan kesalahan (lho??), maksudnya terbiasa mengelola dan belajar dari kesalahan, dulu saya pernah keringat dingin saat menyadari kesalahan-kesalahan saya yang banyak diantaranya terlalu culun dan memalukan jika dilihat sekarang ini. Apa saja itu, mari kita listing satu per satu :-)

1. SALAH HAPUS DATA, MASA KERJA : 1 BULAN

Saat menjadi programmer pemula (Microsoft Visual Basic versi 6 tahun 2000-an) dan baru kerja 1 bulan, saya pernah melakukan kesalahan fatal menghapus sekitar 3000 records data stock awal. Hal ini terjadi gara-gara saya baru belajar perintah SQL. Kronologi perintah yang membawa kecelakaan ini kira-kira sebagai berikut :

Check data stock awal :

Saya jalankan perintah : “SELECT * FROM Whs_T_Stock_Awal”. Hasilnya sukses, 3000 records tampil, hasil input awal staff administrasi Warehouse/Gudang

Check data stock awal untuk item tertentu :

Saya jalankan perintah : “SELECT * FROM Whs_T_Stock_Awal WHERE kode_brg=’A01007′”. Hasilnya sukses, tampil data stock untuk item dengan kode ‘A01007′ sebanyak 1 buah records

Hapus data stock awal untuk item tertentu :

Saya jalankan perintah seperti diatas namun mengganti perintah SELECT menjadi DELETE sebagai berikut : “DELETE FROM Whs_T_Stock_Awal WHERE kode_brg=’A01007′”. Hasilnya sukses, data stock awal untuk item dengan kode ‘A01007′ terhapus (sebanyak 1 buah records)

Kembali lihat data stock awal untuk semua item :

Saya menghapus parameter WHERE sehingga perintahnya menjadu  : “DELETE FROM Whs_T_Stock_Awal”. Hasilnya CELAKA, semua data stock awal sebanyak 3000 records terhapus dengan sukses. Yang terasa membuat saya lunglai, saya baru menyadarinya sekitar 1-2 detik selesai saya menekan tombol “Execute Query”. Aaaaaaah….

Tahu kan letak permasalahannya? Sepele. Saya mestinya bukan hanya menghapus paramater “WHERE” melainkan juga mengganti kembali perintah DELETE menjadi SELECT.

Saya sempat bengong seperti orang linglung selama sekitar 5-10 menit. Saya bingung bagaimana harus menjelaskan hal ini kepada atasan saya dan juga bagaimana mempertanggung jawabkan kesalahan penghapusan ini pada staff Administrasi Warehouse yang sudah melakukan input data. Terbayang macam-macam dibenak saya, mulai dari dimarahi atasan sampai kemungkinan terburuk dipecat dari pekerjaan saat baru 1 bulan menjalaninya.

Page 1 of 3 | Next page