Jangan Khawatir Jika Kita Masih Pemula/Newbie

Kemarin, saat berkunjung untuk maintenance sistem rutin di salah satu klien di Jatiasih, saya mendengar salah satu rekan staff IT support pihak klien berkata,

“Yang hebat itu si HXXXXX (menyebut nama salah satu rekannya yang juga merupakan alumni training di Excellent). Dulu dia bisa dibilang nggak tahu apa-apa, sekarang perkembangannya pesat. Dia sudah lancar dan terbiasa setting server Linux”

Saya mengamini ucapannya. Saat ia mengikuti training memang terlihat ia mau berusaha belajar dan mencoba. Meski ia belum memiliki dasar dari sisi pendidikannya, ia mau belajar dengan giat untuk mengejar ketertinggalannya. Ia mau membaca buku dan artikel yang terkait dengan pekerjaan yang ia jalani.

Semua orang berangkat dari kondisi sebagai pemula, tak perlu malu, takut, apalagi khawatir. Tidak ada orang yang lahir langsung menjadi mahir. Kursus menjahitpun ada tingkatannya : pemula, terampil, mahir 😀 . Justru jadi pemula itu enak, pikiran masih kosong, bisa diisi apapun tanpa ada praduga atau pretensi sebelumnya.

Coba deh lihat anak-anak yang masih polos pikirannya, mereka dapat dengan mudah belajar karena pikiran mereka tidak dibebani oleh masalah. Jika kita sudah masuk pada level pasca pemula (baca; advanced) biasanya jadi terlalu banyak pertimbangan. Bukan hanya soal pekerjaan, hobby juga terasa menarik dan awesome jika kita masih pemula. Saat saya menjadi blogger pemula, tanpa beban saya menulis apapun yang ingin saya tulis, yang tidak penting sekalipun. Begitu ngeblog sekian lama, saya jadi mikir jika menulis sesuatu yang dirasa terlalu lebay atau terlalu personal.

Setiap orang pada dasarnya adalah pemula dilingkungan yang baru ia jalani. Jika kita baru saja pindah kerja, justru disitu seni dan pengalaman menarik, yaitu saat-saat kita masih mencoba beradaptasi. Bahwa tidak semua orang mudah melakukan adaptasi, justru disitu pula letaknya keunikan masing-masing orang. Itu alamiah dan manusiawi kok.

Pemula juga tidak mengenal usia. Jangan lantas karena kita merasa sudah tua lantas kita tidak mau belajar karena toh sebentar lagi akan mati (duh, ngomongnya nggak disaring dulu 😛 ). Memangnya nasib dan usia kita yang menentukan. Andaikanpun kita meninggal dunia besok, apa salahnya hari ini kita masih mengisinya dengan belajar daripada mengisinya dengan maksiat atau hal negatif lainnya.

Bagi para pemula diseluruh dunia, anda tidak sendiri. Seorang pemula akan selalu dilahirkan setiap harinya. Tidak perlu khawatir jika kita belum bisa, karena disitulah fungsinya kita belajar. Jika kita menjadi seorang pemula dan terus menerus jadi pemula setelah sekian lama, barulah kita khawatir jangan-jangan ada yang salah dari diri dan mindset yang kita jalani.

Jika kita menjadi pemula, jangan mengalah pada keadaan, waktu dan suasana. Seseorang yang berhasil justru akan terlihat perbedaaannya jika ia mampu mengatasi kesulitan pada saat ia menjadi seorang pemula. Setiap orang bisa mengeluh, setiap orang bisa mengalah dan setiap orang bisa mencari pembenaran maupun alasan untuk tetap menjadi pemula. Jika kita selalu mengeluh, mengalah dan mencari pembenaran, lantas apa perbedaan kita dibandingkan dengan orang-orang lain yang kalah dan patah oleh keadaan.

Tetap semangat folks, menjadi pemula bukanlah hambatan meraih kesuksesan. Menjadi pemula justru langkah awal menuju kesuksesan.

Pin It

17 thoughts on “Jangan Khawatir Jika Kita Masih Pemula/Newbie

  1. Training deui klo masih bingung soal linuk 🙂 i’m Alaway Newbie dengan bgtu semangat belajar akan terus tumbuh jangan cepet puasa dengan apa yang sudah di miliki —Tumben bener gw comeng hari ini

  2. @Atik, Thanks ya Mbak Atik
    @Yayan, Alhamdulillah jika bermanfaat mas
    @Dede, Hehehe, kalau ini pesan sponsor dong jadinya 😀
    @Yyk, Iya mas, kemarin terinspirasi waktu ngobrol soal si mas H 😀

  3. Saya pemula lho Om…
    bermula dari setting DNS server sendiri..
    kalo udah berhasil DNS server nya, bermula setting Zimbra-nya.
    Kalo setting Zimbra-nya ga bisa juga, mula-mula kumpulin duit, kalo udah ngumpul duitnya, baru deh daftar sebagai siswa pemula di Excellent.
    hehehe….

  4. Tema dan materi yang hanya biasa, namun dikupas dengan gaya bahasa mengena dan memberi motivasi luar biasa…thks

  5. Pingback: Staff IT Salah Fokus | Social Engineer

  6. Pingback: Staff IT Salah Fokus | Bisnis Having Fun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*