Intermezzo : Perjalanan Mendapatkan Project Implementasi Sistem

Akhir pekan lalu, saat saya sedang berkunjung ke Pangkal Pinang-Bangka Belitung untuk memberikan inhouse training,  saya menerima telepon dari salah seorang “calon” klien. Inti pembicaraan adalah bahwa apakah memungkinkan mengundang saya untuk mengecek sistem mail server di kantornya-sebuah perusahaan produk optik kecantikan & kesehatan-di kawasan industri Pulogadung.

Sistem mail server calon klien ini mengalami masalah berat berupa terkena blacklist beberapa kali, diserbu ribuan spam dan masalah pengiriman maupun penerimaan email. Intinya adalah bahwa mail servernya bermasalah dan mengganggu operasional sistem. Karena saya masih berada di Pangkal Pinang dan staff-staff Excellent lainnya sedang mengerjakan project di klien lain, saya menanyakan apakah memungkinkan jika saya berkunjung pada hari Senin, 26 September 2011. Ternyata pihak calon klien setuju.

Hari Senin 26 September 2011 sebenarnya saya cadangkan untuk istirahat sepulang dari Pangkal Pinang, namun mengingat pekerjaan presentasi tidak terlampau melelahkan dan kawasan industri Pulo Gadung bisa saya capai dalam waktu sekitar 1 jam, saya bisa dengan mudah memenuhi permintaan ini.

Karena waktu perjanjian disepakati pukul 13.00 WIB, saya berangkat dari rumah sekitar pukul 11.30 WIB untuk menyiapkan hand out materi presentasi. karena hanya presentasi, saya sebenarnya cukup mempersiapkan materi overview & best practise mail server namun daripada 2x kerja, saya siapkan juga proposalnya, siapa tahu aza bisa deal sekalian 😛

Cilaka, ternyata selepas menjilid materi dan hendak meneruskan perjalanan ke pintu tol Bekasi Barat , ban belakang si Jupie MX yang saya kendarai ternyata bocor. Jadilah saya belok dulu ke tambal ban di dekat tempat penjilidan. Ternyata nyaman juga, saya bisa sekalian makan bakso yang pas kebetulan lewat (rezeki dan takdir abang bakso lewat pas saya nambal ban) dan minum es teh botol dingin berembun yang menyenangkan disaat terik panas 😀 . Biaya tambal ban = Rp. 5.000,-, Bakso = Rp. 5.000,- dan es teh botol = Rp. 3.500,-. Ternyata rasa nikmat itu tergantung niat, suasana dan rasa hati 😀

Selepas menambal ban, saya meneruskan perjalanan dan menitipkan si Jupie MX di samping Giant Hypermarket Bekasi. Mengapa saya membawa si Jupie MX selain karena ada kepentingan melakukan penjilidan, alasan lain adalah karena ingin menghemat 40 ribu rupiah perjalanan naik ojek pulang pergi, hehehe…

Sekitar pukul 13.00 WIB lewat sedikit saya sampai di kantor klien. Saat diperkenalkan dengan pihak IT staff dan SysAdmin yang menangani mail server, spontan ia berkata :

“Oh, ini yang namanya pak Vavai. Wah kalau pak Vavai sih saya sering baca tulisannya pak.”

Ehm, gluk, saya berkata dalam hati, “kayaknya deal nih kalau sambutannya seperti ini, hehehe…”. Ini mungkin bisa dibilang sebagai benefit tidak langsung dari personal branding yang dibangun melalui tulisan di blog dan website.

Pertemuan dilanjutkan dengan penjelasan mengenai situasi mail server yang sedang berjalan, kendala yang dihadapi dan keinginan dari pihak klien. Saya kemudian merangkum dan menjelaskan mengenai latar belakang masalah,kemungkinan penyebab, cara mengatasi dan persiapan apa yang perlu dilakukan. Ternyata berguna sekali apa yang saya persiapkan karena setelah melihat proposal dan mendengar penjelasan saya, pihak klien langsung menyetujuinya.

Selepas presentasi dan deal selesai, saya diminta menunggu sesaat untuk pembuatan Purchase Order yang menjadi dokumen Surat Perintah Kerja (SPK) pelaksanaan instalasi dan improvement sistem. Jadilah saya pulang ke Bekasi sekitar pukul 17.00 WIB dengan membawa serta deal project dalam bentuk Purchase Order Jasa Implementasi Sistem.

Moral dari  pengalaman saya diatas :

  1. Persiapkan segala pekerjaan sebaik-baiknya. Lebih baik mempersiapkan sesuatu yang mungkin ternyata belum dibutuhkan daripada menyesal karena tidak menyiapkannya. Jangan menyesali hasil kerja keras dan persiapan kita
  2. Jangan menyesali hambatan yang terjadi. Mungkin hambatan itu memberikan pilihan yang lebih baik bagi kita, menyelamatkan kita atau memberikan kebaikan bagi kita. Tetap berpikir positif dan nikmati saja apa yang bisa kita nikmati dari keadaan tersebut
  3. Personal branding ternyata bisa dibentuk dari tulisan-tulisan kita di blog/website. Jika personal branding kita cukup kuat, ada banyak peluang yang bisa didapatkan dari personal branding tersebut
  4. Jika kita bergerak di dunia bisnis, apalagi bisnis IT Solution, fokuslah pada niat membantu klien. Jika klien puas, kita tidak perlu meminta mereka tetap menjadi klien kita. Mereka yang akan meminta kita menjadi vendor mereka
  5. Nikmati pekerjaan yang kita lakukan. Cara termudah adalah menjadikan hobby sebagai pekerjaan. Jika saat ini belum bekerja sesuai dengan hobby, mungkin waktunya belum pas atau sedang dalam fase persiapan. Bukan pekerjaan yang membuat kita tidak enak menjalaninya melainkan sikap kita yang menentukan nyaman tidaknya suatu pekerjaan

Semoga share ini bermanfaat 😉

Pin It

10 thoughts on “Intermezzo : Perjalanan Mendapatkan Project Implementasi Sistem

  1. Alhamdulilkah mas vavai. kalo emang rejeki gak akan kemana.
    btw, sampean pernah mengulas tentang tarif jasa pekerjaan yang anda lakukan.

    Nah mas untuk saya sebagai pemula seperti ini kadang ada ketakutan (takut kemahalan atau takut terlalu murah)

    Gimana mas solusinya, ada range2 nya gak mas… thanks

  2. saya senang karena tlah bertemu dng pa vavainya langsung orangnya sangat baik dan rendah hati tidak sombong mau berbagi dng ilmu yang dimilikinya pokoe maju hebatlah buat pa vavai…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*