Instalasi & Konfigurasi DHCP Server Menggunakan GADMIN-BIND Pada Ubuntu 10.04.2 LTS

Bagi sebagian Sysadmin, CLI (Command Line Interface) kerap menjadi pilihan utama saat melakukan instalasi dan konfigurasi service pada sistem operasi Linux dibandingkan menggunakan aplikasi berbasis GUI (Graphical User Interface). Meski demikian bagi sebagian orang tentunya tidak ada salahnya untuk mencoba melakukan konfigurasi service dengan menggunakan bantuan GUI. Kalau pada Linux SLE/openSUSE sudah terbiasa menggunakan YaST lalu bagaimana pada Linux Ubuntu? bagi yang mau mencoba alternatif melalui GUI bisa menggunakan GADMIN.

GADMIN sendiri bisa digunakan untuk melakukan administrasi ISC BIND DNS server, ISC DHCPD server, Proftpd standalone, Samba filesharing, Apache webserver, Squid proxy server, RSYNC backup server & client serta OpenVPN Server/Client.

Tutorial kali ini menjelaskan langkah-langkah instalasi dan konfigurasi Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) server menggunakan GADMIN-DHCPD yang dijalankan pada Ubuntu 10.04.2 LTS (Lucid Lynx).

Instalasi

Berikut ini langkah-langkahnya:

  • Jalankan Terminal (Applications | Accessories | Terminal).
  • Install paket/aplikasi yang diperlukan dengan perintah:
sudo apt-get install dhcp3-server gadmin-dhcpd
  • Jalankan GADMIN-DHCPD melalui Applications | System Tools | GADMIN-DHCPD. Tampilan awal GADMIN-DHCPD terlihat seperti gambar di bawah ini:

Konfigurasi

  • Bagian yang pertama kali akan dikonfigurasi adalah bagian Settings. Pada bagian ini yang harus dipastikan adalah:
    1. Path to dhcpd.conf : /etc/dhcp3/dhcpd.conf
    2. Path to dhcpd.leases : /var/lib/dhcp3/dhcpd.leases
    3. Default lease time : 600 (satuan dalam detik, merupakan waktu default)
    4. Setingan yang lainnya seperti DDNS update style dan DDNS updates biarkan mengikuti default. Kemudian tekan tombol Apply.

  • Bagian berikutnya yang harus disetting adalah Scopes. Pilih Scopes jika kita akan melakukan konfigurasi DHCP untuk client dengan rentang IP Adress dan pilih Single hosts untuk satu IP Address yang langsung merujuk pada satu client. Pada tutorial kali ini dpilih Scopes.
  • Pada setings Scopes yang harus diisi adalah:
    1. Network card, isi dengan network interface yang akan digunakan untuk DHCP. Pada contoh di atas yang digunakan adalah interface wlan0 (wireless). Jika menginginkan interface yang lain (misalnya eth0, eth1) sesuaikan dengan kebutuhan.
    2. Network address, isi dengan IP address network anda bukan dengan IP address server DHCP. Pada contoh di atas saya menggunakan 192.168.1.0
    3. Subnet mask, isi dengan subnet atau netmask network anda. Pada contoh di atas saya menggunakan 192.168.1.0.
    4. Kemudian tekan tombol Add.

  • Pada bagian Shared IP-address ranges isi dengan range IP address yang akan disewakan. Pada contoh di bawah ini saya memberikan range IP mulai dari 192.168.1.51 sampai 192.168.1.55, artinya nantinya akan ada 5 IP address yang akan disewakan. Tekan tombol Add.

  • Selanjutnya yang akan diubah adalah bagian Client settings. Pada bagian ini yang disetting adalah:
    1. Domain name, isi dengan domain yang anda gunakan. Misalnya excellent.com.
    2. Broadcast address, isi dengan Broadcast IP address. Misalnya 192.168.1.255
    3. Routers, isi dengan IP address router yang ada pada jaringan anda. Misalnya 192.168.1.1
    4. Domain name servers, isi dengan IP address nameserver anda. Misalnya : 192.168.1.1, 8.8.8.8, 208.67.222.222
    5. NTP servers, isi dengan IP address Network Time Protocol (NTP) server yang anda gunakan, Jika tidak menggunakan NTP server maka kosongkan saja.
    6. Jika sudah yakin tekan tombol Apply.

  • Kemudian jalankan service DHCP dengan menekan tombol Activate dan pastikan statusnya dalam keadaan Activated.
  • Untuk menghentikan service DHCP tekan tombol Deactivate

Pengecekan Melalui Log

Buka Terminal kemudian jalankan perintah:

wdzgouch@server:~$ tail -f /var/log/syslog
Jul 8 15:43:28 server dhcpd: DHCPDISCOVER from 08:00:27:a7:17:2c (pc1) via wlan0
Jul 8 15:43:28 server dhcpd: DHCPOFFER on 192.168.1.51 to 08:00:27:a7:17:2c (pc1) via wlan0
Jul 8 15:43:28 server dhcpd: DHCPDISCOVER from 08:00:27:a7:17:2c (pc1) via wlan0
Jul 8 15:43:28 server dhcpd: DHCPOFFER on 192.168.1.51 to 08:00:27:a7:17:2c (pc1) via wlan0
Jul 8 15:43:28 server dhcpd: DHCPREQUEST for 192.168.1.51 (192.168.1.104) from 08:00:27:a7:17:2c (pc1) via wlan0
Jul 8 15:43:28 server dhcpd: DHCPACK on 192.168.1.51 to 08:00:27:a7:17:2c (pc1) via wlan0
Jul 8 15:43:28 server dhcpd: DHCPREQUEST for 192.168.1.51 (192.168.1.104) from 08:00:27:a7:17:2c (pc1) via wlan0
Jul 8 15:43:28 server dhcpd: DHCPACK on 192.168.1.51 to 08:00:27:a7:17:2c (pc1) via wlan0

Selain melalui log, untuk mengetahui IP address yang disewakan bisa dilihat di GADMIN-DHCPD bagian Leases.

Selamat mencoba 😀

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*