Tips Zimbra Mail Server : Solusi untuk Zmamavis & ZmMTA (Postfix) yang Gagal Start

Hari Senin siang kemarin, 26 April 2010, saya dikontak seorang rekan Admin sebuah perusahaan. Ia menggunakan Zimbra Mail Server diatas sistem Linux Ubuntu 8.04. Masalah utamanya adalah Zmamavis dan ZmMTA (postfix) yang tidak running. Zmamavis adalah service yang berhubungan dengan anti virus sedangkan postfix adalah service yang digunakan untuk melayani transportasi email. Kedua service yang gagal start ini menyebabkan semua email tidak bisa terkirim (deferred) menumpuk di queue serta menyebabkan adminnya tidak tidur selama 2 hari (pengakuan yang bersangkutan, hehehe…)

Kecurigaan pertama saya terkait dengan masalah ini adalah soal ClamAV yang End of Life. ClamAV yang gagal start akan menyebabkan email jadi deferred karena port yang digunakan oleh ClamAV akan mengirimkan pesan : “Connection refused”. Meski demikian, masalah ini mestinya hanya berimbas pada masalah pengiriman email, tidak sampai menyebabkan postfix sampai gagal start.

Saya tanya pada yang bersangkutan, apakah memungkinkan jika saya mengakses mail servernya melalui SSH. Ia menyetujuinya dan membuatkan saya user temporary dengan akses sekelas root.

Masalah pertama yang saya atasi adalah ClamAV yang EOL. Saya menggunakan panduan “Tips : Cara Mudah Update ClamAV untuk Zimbra”. ClamAV berhasil saya update namun Zmamavis masih mogok bekerja. Setelah saya check dengan perintah : ps aux | grep zimbra, saya melihat banyak service amavis yang masih berjalan. Saya menghentikannya dengan perintah : kill -9 No-PID dan kemudian mencoba menjalankannya kembali. Sukses. Namun Postfix masih failed to start.

Saya melakukan restart semua service Zimbra dengan perintah zmcontrol stop disusul perintah zmcontrol start dan mengecek file log : /var/log/zimbra.log. Disana ada pesan, port 25 (SMTP/Postfix) is already use.

Saya check ulang dengan perintah netstat -an | grep 25 dan telnet localhost 25 barulah ketahuan masalahnya, yaitu ada service email lain yang berjalan, yaitu mailserver exim yang mungkin tertanam didalam Ubuntu dan entah mengapa servicenya running, padahal service ini (dan service mail server lain seperti postfix, qmail atau sendmail) defaultnya harus disable pada saat instalasi Zimbra

Saya menghentikan service exim dengan perintah sudo /etc/init.d/exim stop dan kemudian membuangnya secara total menggunakan perintah : sudo apt-get remove exim4 exim4-base exim4-config exim4-daemon-light. Setelah itu mengulang perintah restart service Zimbra : zmcontrol stop disusul zmcontrol start. Kali ini semua service running dan ketika saya check dengan perintah : tail -f /var/log/zimbra.log dan tail -f /opt/zimbra/log/mailbox.log, terlihat bahwa email sudah mulai terkirim dan proses sending-receiving email berjalan dengan baik.

Mission Accomplished.

Summary :

  1. Sebelum melakukan investigasi & perubahan pada server production, jangan lupa untuk BACKUP
  2. Jika mail server melayani trafik email yang tinggi dan jumlah account dalam jumlah besar, pertimbangkan untuk menyiapkan Zimbra HA (High Availability). Zimbra HA menggunakan paket aplikasi Zimbra, DRBD & Heartbeat atau Zimbra, DRBD, OpenAIS dan Pacemaker dan menyediakan fasilitas backup online yang mampu melakukan fail over jika service Zimbra bermasalah. Contoh tutorial dapat dibaca disini : Panduan Instalasi & Konfigurasi Linux High Availability & Fail Over Server pada openSUSE
  3. Jika ada beberapa service yang gagal start, investigasi service tersebut satu persatu karena ada kemungkinan service yang berikutnya memiliki ketergantungan pada service sebelumnya
Pin It

3 thoughts on “Tips Zimbra Mail Server : Solusi untuk Zmamavis & ZmMTA (Postfix) yang Gagal Start

  1. Thanks Pak buat sharenya, sangat berguna buat kita-kita yang jadi admin si Zimbra, sukses selalu

  2. Salam kenal mas … info yg amat sangat berguna sekali … semoga ilmu mas vavai semakin bertambah dg share ilmu ini.
    Oiya mas sy saat ini jg ada masalah pada mail server zimbra saya. Mta dan stats stopped postfix not running ..
    System ubuntu 12.04 64bit
    Zcs 8.0.6
    Sy sdh coba cari solusi di website2 terkait belum juga terpecahkaan. Jika berkenan mungkin mas vavai bs sdkt memberi masikan ke sy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*