Samba PDC+OpenLDAP+File Server Pengganti Windows AD+File Server Bagian 2

Artikel sebelumnya : Samba PDC+OpenLDAP+File Server Pengganti Windows AD+File Server Bagian 1-Pendahuluan

INSTALASI OPENSUSE 11.2 VERSI SERVER

Sebelum memulai instalasi LDAP server dan melakukan konfigurasi LDAP client, kita harus menyiapkan sistemnya terlebih dahulu, jadi langkah pertama adalah instalasi openSUSE 11.2 versi Server.

Panduan instalasi openSUSE 11.2 versi server bisa dibaca disini : Tutorial Instalasi openSUSE 11.2 Versi Server Berbasis GUI

Pastikan bahwa server openSUSE diinstall hingga tuntas termasuk setting repo karena setting tersebut akan digunakan pada tutorial berikutnya.

INSTALASI LDAP SERVER

Setelah openSUSE 11.2 versi server selesai diinstall, kita bisa mulai melakukan konfigurasi LDAP. Berikut adalah panduannya :

  1. Buka YAST | Software | Software Management
    `
  2. Pilih View | Pattern
  3. Scroll ke bagian Server Function
  4. Berikan tanda centang pada File Server, DHCP and DNS Server, Directory Server (LDAP)
    `
  5. Klik tombol Accept
  6. openSUSE akan otomatis mendeteksi dependency package. Klik saja tombol Continue
    `
  7. Tutup YAST kemudian buka lagi agar service didalam YAST merefresh paket yang baru diinstall
  8. Pilih menu YAST | Network Service | LDAP Server
  9. Pilih Yes, pada opsi Start LDAP Server. Jika menggunakan Firewall, klik tanda centang pada pilihan Open Port in Firewall. Pilihan lain biarkan demikian adanya. Klik Next
    `
  10. Untuk saat ini saya tidak akan menggunakan opsi TLS, jadi biarkan tidak di klik. Jika lebih prefer menggunakan opsi TLS, aktifkan pilihannya, kemudian buat Certificate dengan memilih tombol Launch CA Management Module dan mengikuti wizard pembuatan certificate. Klik Next.
    `
  11. Pada basic database setting masukkan pilihan berikut :
    Database Type : hdb
    Base DN : dc=namadomain, dc=tld
    Contoh,
    jika nama domain = vavai.co.id, Base DN = dc=vavai, dc=co, dc=id
    jika nama domain = vavai.com, Base DN = dc=vavai, dc=comAdministrator DN : cn= Administrator. Biarkan pilihan Append Base DN terpilih
    Jangan lupa masukkan LDAP Password
    
    Tanda centang pada "Use this database as the default for OpenLDAP biarkan terpilih
    

    Kalau sudah, klik Next
    `

  12. Klik Finish
    `

Tutorial akan berlanjut ke setting LDAP Client

Pin It

5 thoughts on “Samba PDC+OpenLDAP+File Server Pengganti Windows AD+File Server Bagian 2

  1. Pingback: Samba PDC+OpenLDAP+File Server Pengganti Windows AD+File Server Bagian 1 | Migrasi Windows Linux

  2. Pingback: Samba PDC+OpenLDAP+File Server Pengganti Windows AD+File Server Bagian 3 | Migrasi Windows Linux

  3. Pingback: Samba PDC+OpenLDAP+File Server Pengganti Windows AD+File Server Bagian 4 | Migrasi Windows Linux

  4. Pingback: Tweets that mention Samba PDC+OpenLDAP+File Server Pengganti Windows AD+File Server Bagian 2 | Migrasi Windows Linux -- Topsy.com

  5. Pingback: Guyub – Konsultan F/OSS » Blog Archive » Samba PDC+OpenLDAP+File Server Pengganti Windows AD+File Server Bagian 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>