Tutorial yang Panjang…

Waktu publish beberapa tutorial sebelumnya, khususnya tutorial instalasi Zimbra, saya sempat ditanya oleh salah seorang pembaca : “Mas, ternyata instalasi Zimbra rumit ya, panduannya saja sampai 4 bagian dan kalau dicetak bisa sampai 20 halaman…”

Oalah, instalasi Zimbra sebenarnya mudah saja. Mengapa saya sampai perlu menuliskannya menjadi 4 bagian dan cukup panjang, berikut adalah alasannya :

  1. Saya menulis tutorial saat senggang diwaktu kerja atau sewaktu dirumah. Kalau saya menulis artikel langsung dalam 1 posting sebenarnya bisa saja, tapi jadi kurang detail dan potensial menimbulkan kesulitan bagi yang mencobanya. Lebih baik saya tulis per bagian agar saya tidak terlalu seperti dikejar setoran 😀
  2. Tutorial sengaja  saya bagi kedalam 4 bagian atas pertimbangan bahwa instalasi Zimbra sebenarnya bisa dibagi kedalam fase-fase tertentu, yaitu persiapan sistem, konfigurasi DNS, instalasi software tambahan dan instalasi Zimbra. Pengelompokan ini dilakukan untuk memudahkan proses pemahaman tiap bagian
  3. Tutorial saya tulis sedetail mungkin agar rekan-rekan yang mencobanya pada komputer masing-masing 100% bisa dipastikan berhasil. Saya pernah punya pengalaman buruk di tahun 2006 saat mengikuti tutorial yang tidak lengkap dan mumet selama 2 hari karena salah proses 😛
  4. Tutorial saya tulis dan saya update berdasarkan pengalaman menulis tutorial sejenis (Instalasi Zimbra 4.X pada openSUSE 10.2). Tutorial itu direferensikan oleh beberapa website, namun saya melihat masih ada beberapa bagian yang membingungkan. Saya berusaha menghindari timbulnya kebingungan dan kesulitan seperti yang dialami para pengguna tutorial sebelumnya
  5. Tutorial saya rangkum dan saya lengkapi berdasarkan pengalaman mengajar training, jadi panduannya dibuat rinci dan terstruktur agar mudah diikuti dan dipahami. Arahnya adalah agar pembaca dapat mencobanya sendiri secara langsung tanpa harus didampingi oleh seorang instruktur.
  6. Saya melengkapi tutorial dengan gambar ilustrasi agar konfigurasi yang dilakukan tidak meleset dengan konfigurasi yang saya coba

Jadi intinya, jangan takut pada panjangnya artikel atau tutorial. Tutorial yang panjang tapi detail dan jelas pada hemat saya jauh lebih membantu dibandingkan tutorial yang irit kata-kata dan miskin imajinasi, hehehe… BTW, saya tetap apresiasi semua saran yang masuk kok. Tutorial yang panjang tapi menjemukan juga kan bikin BT 😀

Pin It

3 thoughts on “Tutorial yang Panjang…

  1. Pingback: Tweets that mention Tutorial yang Panjang… | Migrasi Windows Linux -- Topsy.com

  2. kepalanya mas vavai di klik kanan pilih copy trus kepalaku aku klik kanan juga pilih paste

    (andaikan bisa begitu mas ya……..)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*