Solusi untuk masalah Ath0_Rename atau Wifi0_Rename

2 hari kemarin saya sempat mengalami problem dengan Wireless LAN Card yang saya miliki. Karena komputernya saya gunakan sebagai ujicoba, saya sering berubah-ubah kernel. Awalnya menggunakan kernel 2.6.22.5.31 default dari OpenSUSE 10.3. Setelah memasang Wireless LAN Card, saya update kernel menjadi versi 2.6.22.16 sesuai dengan driver madwifi yang saya gunakan. Tak lama kemudian, saya lakukan online update dan mendapatkan kernel stabil 2.6.22.17. Saya sendiri membatasi pada kernel ini karena kernel versi stabil yang tersedia di repositori utama OpenSUSE adalah versi ini, meskipun sudah ada versi terbaru kernel 2.6.24 atau 2.6.25 rc hasil build developer OpenSUSE.

Yang jadi masalah, entah karena saya menumpuk driver madwifi atau saya melakukan update tanpa meremove driver sebelumnya, tiba-tiba saja ada keanehan pada Wireless LAN Card saya. Wireless LAN Card saya terdeteksi ada 2 (padahal secara fisik hanya ada 1 ) dan saya hanya bisa mendapatkan IP dinamis dari DNS Server. Keanehan lain, nama wireless LAN saya adalah wifi0_rename yang kemudian berganti menjadi ath0_rename, padahal semestinya adalah ath0 dan wifi0 atau wlan0.

Setelah melakukan remove dan modprobe -r tanpa hasil, saya mencoba melakukan edit manual file /etc/udev/rules.d/70-persistent-net.rules dan menonkatifkan baris tentang wlan0 sebagai berikut :

# This file was automatically generated by the /lib/udev/write_net_rules
# program run by the persistent-net-generator.rules rules file.
#
# You can modify it,as long as you keep each rule on a single line.
# PCI device 0x10ec:0x8136 (r8169)
# PCI device 0x168c:0x0013 (ndiswrapper)
# SUBSYSTEM==”net”, DRIVERS==”?*”, ATTR{address}==”00:1b:11:bb:50:dd”, NAME=”wlan0″
SUBSYSTEM==”net”, DRIVERS==”?*”, ATTR{address}==”00:1a:4d:f6:0e:ab”, NAME=”eth0″

Setelah melakukan edit baris tersebut dan menyimpannya, saya melakukan proses restart dan Voila, sekarang namanya sudah normal menjadi ath0 (karena saya menggunakan chipset Atheros) dan saya bisa memberikan IP statis untuknya.

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*