Sinkronisasi Tomboy Menggunakan SSHFS

Salah satu aplikasi kecil favorit saya adalah Tomboy. Aplikasi ini berfungsi sebagai "taking note". Bisa juga diumpamakan sebagai Post-it tapi memiliki feature yang lebih canggih.

Dengan Tomboy, saya bisa membuat catatan daftar pekerjaan harian tanpa perlu membuka aplikasi agenda, task manager yang complicated, Spreadsheet dan Pengolah kata yang berat maupun aplikasi yang membutuhkan akses web. Saya hanya perlu membuka Tomboy dan mulai menuliskan apa saja catatan yang saya perlukan.

Setelah memiliki komputer lebih dari 1 dikantor (satu saya gunakan untuk kegiatan personal dan satunya untuk develop program Java), saya membutuhkan Tomboy dikedua komputer tapi tidak ingin punya 2 catatan yang berbeda. Saya ingin dikomputer manapun yang saya pakai, saya tetap bisa mengakses catatan tersebut dan jika saya melakukan perubahan, perubahan tersebut bisa disinkronisasi oleh komputer lain.

Secara default, Tomboy menyediakan 3 buah pilihan sinkronisasi, yaitu lokal folder, webdav dan sshfs. Lokal folder dan webdav sudah otomatis diaktifkan, sedangkan sshfs mesti diaktifkan secara manual.

Awalnya saya coba melakukan sinkronisasi lokal folder pada folder yang saya mount tapi ternyata Tomboy tidak bisa mengaksesnya. Setelah mencoba beberapa kali, saya memutuskan menggunakan sshfs yang bisa berjalan sukses sesuai dengan apa yang saya inginkan.

Berikut adalah tahapan aktivasi sinkronisasi Tomboy menggunakan sshfs.

  1. Install Tomboy. Tomboy sudah include dalam DVD OpenSUSE 10.3. Kalau mau install yang paling update, silakan install melalui fasilitas one-click-install
  2. Install paket fuse dan sshfs
  3. Buat / edit file .bash_profile pada home folder untuk melakukan setting path. Tambahkan baris berikut
    export PATH=$PATH:/sbin
  4. Fungsi path diatas adalah menghindari pesan kesalahan waktu menentukan lokasi modprobe (locate modprobe). Perintah diatas bisa saja diketikkan langsung melalui konsole tapi tidak permanen. Berikut adalah pesan kesalahan yang saya alami (ada di file .tomboy.log) saat melakukan sinkronisasi :
    1/24/2008 10:02:35 AM [DEBUG]: Unable to locate ‘modprobe’ in your PATH
    1/24/2008 10:02:35 AM [WARN]: modprobe not found
    1/24/2008 10:02:35 AM [DEBUG]: Using ‘/usr/bin/gnomesu’ as GUI ‘su’ tool
    1/24/2008 10:02:35 AM [DEBUG]: Failed to find necessary system tools for
  5. Logout dari OpenSUSE, kemudian login kembali
  6. Aktifkan pilihan sshfs melalui menu Tomboy | Preferences | Addins | Synchronization. Klik sshfs dan klik Enable.

  7. Pilih Tab Synchronization, kemudian pilih sshfs pada combo box dan isi alamat ssh server

  8. Klik Save
  9. Jika ada notifikasi, ikuti wizard yang diberikan

  10. Setelah selesai, kita sudah bisa melakukan sinkronisasi melalui menu Tools | Synchronize yang ada pada Tomboy

Pin It

One thought on “Sinkronisasi Tomboy Menggunakan SSHFS

  1. Wahahaha, pengguna tomboy juga toh 😀
    btw, kalau pakai versi svn bisa modifikasi port sesuai kebutuhan. Jadi gak selamanya pakai port 22 (SSH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*